
H 4 P P Y R 3 4 D I N G🤗
•
•
•
•
•
✨🌹💕🌹✨
Di ruang keluarga mereka berbincang riang dengan segala pembahasan membuat masing-masing dari mereka tertawa bahagia, tanpa merasa Cinta dan Bagas belum datang bergabung.
"Iqbal rencana kamu mau berapa anak? satu, dua atau tiga?" Tanya Dimas memberi pilihan opsi.
"Tidak ada." Singkat Iqbal mengagetkan mereka mendengar jawaban Iqbal.
"Lho serius tidak ingin punya anak? terus ngapain nikah kalau ujung nya gak mau punya keturunan mending gak usah nikah aja. Iqbal lho sungguh-sungguh aneh dan pria langkah yang kita kenal, di zaman sekarang berbondong-bondong orang yang menikah ingin punya anak, tapi kamu lihat lah tidak ingin sama sekali." Jelas panjang lebar Dimas ceramahi Iqbal.
"Iqbal kamu serius tidak ingin punya anak dari Cinta, apa kamu tidak merasa iri melihat orang-orang memiliki anak. Kalau saya berada di posisi kamu, saya tidak akan membuang waktu membuat Cinta hamil segera, kapan lagi memiliki anak dari wanita yang di impikan banyak pria di luar sana. Cinta cantik, baik dan memiliki semua yang tidak mungkin bisa di miliki banyak kaum perempuan di luar sana." Timpah Radit pada ucapan Dimas yang juga kaget seperti yang lain.
Iqbal mendengar mereka yang salah paham dengan ucapan nya hanya bisa menggeleng kepala, kenapa mereka bisa sebodoh ini, mana ada sepasang suami istri yang menikah tidak menginginkan keturunan untuk menjadi pelengkap keluarga.
__ADS_1
Semua yang menikah tanpa di tanya sudah jelas menginginkan anak, ini malah kebalik asumsi sahabatnya.
"Sudah selesei asumsi nya? jika belum silakan lanjutkan saya akan siap mendengar semua perkataan yang keluar dari mulut kalian, baru saya akan bicara." Balas Iqbal memandang mereka saling pandang makin bingung mendengar perkataan Iqbal.
Menurut mereka Iqbal sangat aneh."Maksud kamu gimana? asumsi? siapa yang asumsi, di sini hanya menanggapi apa yang keluar dari mulut kamu." Ucap Radit menggaruk kepala yang tidak gatal.
"Iqbal kalau kamu mau menjelaskan silakan jelaskan sekarang, jangan membuat kita di sini makin bingung dengan perkataan kamu." Angkat bicara Rafa sejak tadi diam menyimak, ia juga sama bingung dengan mereka, diam nya dia berpikir Iqbal akan menjelaskan ternyata salah Iqbal makin membuat ia dan mereka pusing 7 keliling.
"Bisa kah kalian diam mengoceh? sejak tadi kalian tidak membiarkan aku sedikit kesempatan untuk bicara? sekarang sudah begini malah menyalahkan saya dasar aneh." Umpat Iqbal.
Dia bingung yang salah siapa, yang kena juga siapa, nyesal ia mengajak mereka ikut kalau tau ujung nya begini ia tidak akan mengizinkan.
🌺🌿🌺
Di kamar Cinta dan Bagas diam saling memandang dengan senyum yang tidak bisa di jelaskan arti dari senyuman tersebut.
"Kakak setuju, tapi ingat jangan sampai ada yang tau termasuk Al, semua ini cukup Kakak dan kamu yang tau, tidak boleh ada yang lain." Memperingati Bagas memainkan jari tangan menghitung sesuatu entah apa itu hanya dia yang tau.
"Kakak tenang saja aku pasti ingat. Tapi apa kakak yakin untuk tidak memberitahu ini kepada Abang Iqbal? bagaimana jika abang tau pasti akan sangat marah, hubungan pernikahan kakak akan hancur dengan tidak ada nya keterbukaan satu sama lain. Apa kakak siap menerima resiko nya?" Sersah Bagas dengan pertanyaan nya dengan menyisipkan nasihat di celah pertanyaan yang ia ajukan saat ini.
"Tenang lah Bagas jangan khawatir semua nya akan baik-baik saja, jika Al tidak mendengar ini dari aku dan kamu semua nya aman, dari mana lagi Al tau selain kita, bukan nya kamu bisa berpikir tau nya Al bukan dari orang lain atau orang luar, melainkan dari kita berdua yang mengetahui." Menenangkan Bagas untuk tidak berpikir terlalu jauh.
"Kenapa kakak sangat yakin? bukan nya semua bisa terjadi dari meraka. Kakak tau mereka ingin menghancurkan kakak, jadi segala cara akan mereka lakukan membuat hidup kakak menderita." Bagas meragukan keyakinan Cinta."Come on, don't think short, just think long. I don't want to see them win with your sister's way of thinking. It's not that you know that they are people who are good at manipulating lies into truth, if we continue to follow and see what they are doing, we will lose and fall. Do you want that to happen? (Ayolah kak jangan berpikir pendek, sekali saja berpikir panjang. Aku tidak ingin melihat mereka menang dengan cara pikir kakak begini. Bukan nya kakak tau mereka orang yang pandai memanipulasi kebohongan menjadi kebenaran, jika kita terus mengikuti dan melihat perbuatan mereka, kita yang akan kalah dan terjatuh. Apa kakak mau itu terjadi?)" Sambung Bagas dengan bahasa inggris.
Menyimak perkataan Bagas ada benar nya juga, Kecil kemungkinan Al akan tau dari mereka yang akan menghalalkan segala cara untuk melihat nya menderita.
__ADS_1
Cinta terus kepikiran apa sebaiknya ia jujur saja sama Iqbal. Tapi bagaimana jika Iqbal tau?sudah dapat di pasti kan, tanpa berpikir panjang Iqbal akan menyuruh ia berhenti dalam rencana yang sudah ia dan Bagas susun secara rapi.
Hal itu tidak bisa untuk Cinta mundur, jika terus berdiam keselamatan keluarga menjadi ancaman menekan dirinya. Hati makin gelisah pikiran melayang berbagai cabang, entah apa itu hanya Cinta yang tau, ia akan memancing mereka tanpa di curigai.
"Ayo kak sekarang kita turun, jangan sampai mereka curiga belum datang nya kita. Mungkin sekarang mereka belum menyadari, tetapi mereka akan sadar sendiri kurang nya aku dan kakak di sana." Ajak Bagas melihat diam nya Cinta berpikir cemas.
"Kamu duluan saja, jika kita bersamaan itu akan menimbulkan kecurigaan lebih besar pada mereka. Nanti kakak akan ke bawah 5 menit setelah kamu." Balas Cinta memberi penjelasan ajakan Bagas.
"Kakak ada benar nya, itu akan lebih kuat membuat mereka berpikir. Yah sudah kalau begitu aku duluan." Bagas balik berjalan memunggungi Cinta dan pergi.
Setelah kepergian Bagas tidak terlihat lagi, Cinta segera mengambil laptop yang sengaja ia bawa untuk berjaga-jaga seperti situasi genting mengancam begini. Dan ternyata perkiraan nya tepat sasaran hal semacam ini benar terjadi.
Dengan pandai dan lihai mengotak-atik laptop di pangkuan Cinta segera menelpon seseorang di sebrang sana.
📞:"Finden Sie schnell die Adresse heraus, die ich gerade gesendet habe! Finden Sie ihn so schnell wie möglich und tun Sie nichts ohne meine Anweisung!(Cepat cari tau alamat yang saya kirim barusan! temukan dia secepat nya, dan jangan melakukan apa pun tanpa arahan dari saya!)" Perintah Cinta berbicara bahasa jerman.
...BERSAMBUNG...
________________💞💞💞________________
🌟 𝐊𝐮𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚 𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐛𝐢𝐚𝐬𝐚 𝐭𝐞𝐫𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐝𝐚𝐥𝐚𝐦 𝐤𝐞𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩𝐚𝐧 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐞𝐧𝐮𝐡 𝐦𝐚𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡, 𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐤𝐮𝐧𝐜𝐢 𝐩𝐞𝐫𝐜𝐚𝐲𝐚 𝐡𝐚𝐧𝐲𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐲𝐚𝐤𝐢𝐧 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐚𝐢𝐤-𝐛𝐚𝐢𝐤 𝐬𝐚𝐣𝐚 .🌟 𝐵𝑦: 𝐶𝑖𝑛𝑡𝑎 𝐾𝑢𝑠𝑢𝑚𝑎🌹💕
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....
__ADS_1
...Bantuan jempol mu membantu author untuk semangat menulis....
...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...