
H 4 P P Y R 3 4 D I N G🤗
•
•
•
•
•
•
✨🌹💕🌹✨
𝐹𝑙𝑎𝑠ℎ 𝑜𝑛
"Kayak nya ada yang lagi gembira nih." Sindir Dimas melihat kedatangan Iqbal terus tersenyum wajah nya berserih riang.
"Bukan kayak nya lagi, sudah jelas dari wajah nya seperti menang arisan ibu-ibu." Tertawa Radit menimpah ucapan Dimas kepada Iqbal.
"Bro apa yang membuat kamu gembira?" Penasaran Rafa
"Mau tau?" Tanya balik Iqbal memandang semua sahabat nya yang duduk di ruang keluarga.
"Iya dong, kalau tidak ngapain kita semua tanya lebar sama lho bego." Kesal Dimas dengan Iqbal yang rese tanya balik.
"Oh gitu...." Singkat Iqbal membuat sahabat nya makin kesal dengan jawaban yang di ucapkan 6 kata tidak lebih.
Iqbal merasa puas sudah mengerjai sahabat nya ini yang selalu ingin tau apa yang terjadi, sekali-kali mengerjai tidak ada salah pikir Iqbal yang benar terbukti mereka sangat kesal dengan balasan Iqbal tidak sesuai yang mereka harapkan.
Iqbal tau jalan pikiran mereka yang ingin mendengar sesungguh nya, tapi ia tidak ingin membeberkan, kasihan nanti sahabat nya bisa jadi pemain wanita karena ingin merasakan setelah ia bercerita.
"Jangan diam saja kita ingin mendengar apa yang membuat mu bahagia seperti ini atau... kam_"
"Kamu apa?" Ucap Iqbal cepat memotong perkataan Dimas dengan memandang nya."Makanya nikah biar tau alasan saya tersenyum, bukan asal tebak gak jelas kayak gini."
"Belagu amat lho mentang-mentang sudah nikah sekarang." Ucap Dimas.
__ADS_1
" Biarin, makanya nikah biar tau artinya surga duniawi." Senyum mengembang puas dengan kegiatan nya tadi bersama Cinta.
"Gila lho senyum-senyum sendiri, kasihan kita sama Cinta, masa baru nikah di tinggal suami hanya karena suami nya gila harus di larikan ke rumah sakit jiwa." Ejek Iqbal yang masih tersenyum seperti orang sinting.
"Tuh mulut kalau bicara di jaga, jangan sembarangan bicara omongan adalah doa. Mau kalian lihat Cinta sedih kalau saya di rumah sakit?"
"Tidak mau, saya gak mau sepupu saya sedih karena kamu, jika itu terjadi maka saat ini juga saya akan memisahkan kalian berdua. Saya tidak mau sepupu saya sedih hanya karena kamu. Sudah cukup penderitaan nya selama ini yang dia rasakan, sekarang waktu nya bahagia, jika ada yang mencoba menghalangi itu habis lah orang itu saat ini juga." Tegas Kenan serius tanpa ada kebohongan dalam perkataan nya.
"Kamu tenang saja saya bukan pria brengsek yang akan menyakiti wanita yang saya cintai seperti Cinta wanita sempurna di mata saya." Yakin Iqbal dengan perkataan nya.
Iqbal mencintai Cinta melebihi dirinya sendiri, tidak akan ia biarkan orang lain menyakiti Cinta sekecil apa pun, sejengkal saja tidak ia biarkan.
Semua terlihat berlebihan bagi mereka yang menilai Iqbal, tapi semua karena cinta yang besar terhadap Cinta.
🌺🌿🌺
Di kamar Cinta baru selesei mandi setelah membereskan seprei yang berantakan ia ingin menemui mereka yang sudah berada di ruangan, namun langkah nya berhenti dengan dering telpon berbunyi.
Cinta menatap layar ponsel melihat nomor tak di kenal menghubungi nya, Ia ragu untuk mengangkat sambungan telpon, tapi di sisi lain ia takut ada hal penting yang ingin di sampaikan.
📞:"Hallo." Sapa Cinta di ujung telpon mengangkat sambungan.
📞:.......
📞:.......
📞:"Hallo apa kamu mendengar saya, jika tidak saya matikan sambungan telpon nya." Ancam Cinta kesal sejak tadi sapaan nya tidak di sahut.
Tut
Tut
Tut
Cinta segera mematikan sambungan telpon saking kesal dengan penelpon terus diam saat di ajak bicara.
"Apa salah sambung, mungkin iya kali." Tanya dan jawab sendiri pada perkataan nya.
Sekali lagi saat langkah kaki Cinta ingin berjalan keluar, handphone nya kembali berdering notifikasi pesan masuk.
__ADS_1
Cinta segera melihat pesan tersebut tanpa mengenal nomor siapa, karena nomor pengirim tidak tersimpan di kontak handphone Cinta.
"Pesan apa ini, kenapa nomor nya tidak tertulis di kontak ku." Batin Cinta mulai membaca.
Cinta kaget membaca isi pesan tersebut, tanpa ia sadari handphone nya terjatuh di lantai bawah kaki tempat ia berdiri sekarang.
"Kenapa isi nya begini, siapa pengirim nya, apa dia orang yang sama sudah mengirim paket beberapa hari kemarin. Bagaimana sekarang jika ancaman nya benar, apa yang harus aku perbuat, aku tidak ingin mereka kena dampak dari ini semua." Monolog Cinta khawatir dengan isi pesan tersebut.
"Yah Tuhan lindungi Semua yang berada di sekeliling ku, jangan biarkan mereka kena dampak karena aku yang ingin mereka celakai. Aku tidak ingin mereka jadi korban." Sedih Cinta berharap doa nya di kabulkan.
Tanpa Cinta sadari ada seseorang mendengar semua perkataan nya barusan, Ia kaget mengetahui kenyataan selama ini Cinta tau siapa orang yang mengirim paket berisi ancaman untuk diri nya sendiri.
Yang membuat ia bingung kenapa Cinta terus diam tanpa bercerita siapa orang tersebut, ia masih belum tau apa alasan Cinta menyembunyikan ini dari mereka semua.
"Kakak." Panggil nya mengangetkan Cinta tunduk sedih memikirkan pesan ancaman.
"Kamu sejak kapan di sini?" Panik Cinta takut bagas mendengar ucapan nya barusan.
Yah orang yang mengintip Cinta sejak tadi adalah Bagas, ia mendengar semua ucapan tanpa terlewatkan.
"Sudah lama bahkan aku mendengar semua ucapan kakak, kenapa kakak menutupi ini dari kita semua, apa yang kakak takut kan hingga terus menyimpan ini sendiri? apa kakak sadar dengan kakak terus merahasiakan, bukan membuat semua akan membaik, tapi semakin buruk. Apa kakak sadar itu? please don't make things worse, I don't want to get hurt."
"Brother knows it's Bagas, isn't it frankly telling you that it's going to make things worse. The more people who help, the more desperate he will be to harm those of you who want to help me." Jelas Cinta menggunakan bahasa Inggris.
"Not. Brother is wrong the more help the sooner we find him. Brother, don't believe his threats, all of that is just his tactic so that you will be fooled when you are negligent, he will attack." Menyakinkan Cinta agar tidak memakan mentah ancaman orang tersebut."I hope you can think clearly before you act, don't be rash or you will be hurt yourself." Sambung nya lagi menasehati Cinta.
...BERSAMBUNG...
________________💞💞💞________________
🌟Menyembunyikan demi keselamatan orang tersayang bukan solusi terbaik, kadang solusi itu dapat berbalik dari yang kita pikirkan.🌟
𝐵𝑦: 𝐵𝑎𝑔𝑎𝑠 𝐾𝑢𝑠𝑢𝑚𝑎.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....
...Bantuan jempol mu membantu author untuk semangat menulis....
__ADS_1
...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...