Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 14


__ADS_3

Zeyin memutuskan untuk menginap di villa peribadi keluarga Thomson, karena ingin tau siapa wanita tadi. dan mengapa trauma nya bisa kembali.


" apa ada kaitannya dengan wanita tadi.?" gumam Zeyin, tidak ingin larut memikirkan siapa gadis itu, Zeyin segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


disisi lain, di rumah kecil di pinggir danau, terlihat Bris sedang menatap Bryan yang tertidur dengan memeluk tangannya.


" hufff,,, sampai kapan gue kayak gini, iya kali gue tidur lagi dengan dia." gumam Bris mencoba menarik tangannya dari dekapan Bryan.


" apa tadi katanya..? si Bryan mesum ini alergi terhadap wanita, heh dasar dokter gadungan. kalau si Bryan mesum ini alergi sentuhan wanita, lah emang gue apa..? wanita jadi jadian..?," gerutu Bris kesal saat mengingat ucapan Zeyin tadi.


setelah beberapa kali mencoba melepaskan tangannya dari dekapan Bryan tidak berhasil, akhirnya Bris memutuskan untuk tidur, dengan posisi duduk.


###


"Mas buruan, Bryan saat ini sedang membutuhkan kita." ucap Naina cemas saat mengetahui trauma putranya kembali dan memutuskan segera ke Bali menyusul putra semata wayangnya.

__ADS_1


ya sebelumnya, setelah Zeyin tau trauma Bryan kembali, ia segera menghubungi mommy dan Daddy Bryan karena dia tau saat ini Bryan membutuhkan dukungan dan semangat dari kedua orang tuanya.


setelah menempuh perjalanan panjang, keluarga Thomson akhirnya tiba di villa puku 02.30 dini hari, dan memutuskan besok pagi saja untuk mengunjungi Bryan.


#


pagi telah menyapa terlihat nyonya Thomson membangunkan Zeyin dan Chiko karena dia tidak menemukan Bryan di kamarnya.


" di mana Bryan berada, mengapa dia tidak ada di villa ini ???" tanya Naina pada kedua sahabat anaknya yang juga sudah dianggap seperti anaknya sendiri setelah mereka di ruang tengah.


" astaga mom, dia tidak di villa..! " belum juga kelar berbicara, sudah di potong terlebih dahulu oleh Naina.


" mom, Bryan bukan di rumah sakit, tapi dia di rumah kecil pinggir danau." jelas zeyin kesal.


" mengapa kalian membiarkan dia sendiri di sana ??" kata Naina segera berlari menuju danau dekat villa, dan di susul oleh tuan Thomson.

__ADS_1


" mereka akan terkejut, saat mengetahui kalau Bryan tidak sendirian di sana." gumam Chiko dan di balas anggukkan oleh Zeyin. kemudian mereka ikut menyusul Naina.


brak


" sayang kau,,,,," ucapan Naina menggantung di udara saat melihat Bryan tertidur dengan memeluk seorang wanita. ia kembali menutup pintu dan duduk di sofa bersama sang suami.


" ada apa, apa Bryan baik baik saja..?" tanya Bara pada sang istri.


" Bryan baik baik saja, bahkan sangat baik " ucap Naina dengan raut wajah yang sulit di artikan.


sedangkan Zeyin dan Chiko seakan tahu apa yang Naina lihat. namun saat zeyin dan Chiko membuka kamar yang di tempati Bryan, reaksi mereka juga sama dengan Naina, kemudian mereka menutup pintu dan kembali duduk dengan raut wajah yang sulit diartikan. tuan Bara yang melihat itu segera membuka pintu dan apa yang dilihatnya membuat dia melototkan matanya.


" Bryan apa yang kau lakukan ha ?." teriak tuan Bara membuat Bryan terbangun namun tidak dengan Bris.


" Deddy..? , apa yang Deddy lakukan di sini..? tanya Bryan belum menyadari bahwa saat ini dia sedang memeluk Bris.

__ADS_1


" seharusnya Daddy yang bertanya saat ini Bryan !!!" ucap tuan Bara dengan nada yang cukup tinggi membuat Bris terbangun dan tersadar Bryan sedang memeluknya membuat Bris Marah dan langsung menendang Bryan, membuat terjerambat di bawah tempat tidur.


" dasar om om mesum, sudah kukatakan jangan selalu memelukku." teriak Bris, membuat tuan Bara bingung mengerutkan keningnya.


__ADS_2