Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 55


__ADS_3

" mom, kapan mommy tau kalau Daddy punya istri dan anak selain kita '' tanya Dika pada sang ibu.


" sebenarnya saat mommy tahu Daddy selingkuh, mommy sangat marah bahkan saat itu mommy langsung ke rumah mereka dan saat mommy sampai ada seorang wanita yang akan melahirkan di pinggir jalan sedang menunggu taxi dan karena mommy kasian padanya mommy memutuskan untuk mengantar terlebih dahulu wanita itu bahkan mommy menemaninya saat bersalin karena suaminya sedang dalam perjalanan terkena macet. dokter memberikan bayi merah tersebut pada mommy, mommy sangat bahagia saat mengetahui kalau bayi itu perempuan, saat mommy asyik dengan bayi tersebut mommy di kejutkan dengan seorang pria berbaju hitam serta mengenakan topi yang baru tiba sambil berteriak sayang dan langsung memeluk dan mencium ibu dari bayi tersebut. yang membuat mommy terkejut adalah suara dari pria itu yang sangat familiar bagi ibu, dan dugaan mommy ternyata benar saat pria itu membuka masker dan topinya dia adalah Daddy mu dan karena mommy tidak ingin merusak kebahagiaan mereka mommy memutuskan untuk pergi dari sana sebelum Daddy melihat mommy." cerita mom Rika pada Dika.


" apa mommy tidak marah pada saat itu ?" tanya Dika lagi.


" mommy marah, sangat marah tapi mama tidak ingin merusak kebahagiaan seorang wanita yang baru saja melahirkan, bahkan perjuangannya saat melahirkan tanpa suami dan mama tau betul saat itu suaminya ada di mana dan mama yakin saat itu dia juga tidak tau kalau dia menjadi seorang selingkuhan Daddy mu" ucap mom Rika,


" kamu tau nak, mommy sangat menyayangi anak itu, bahkan mommy sering diam diam mengikutinya. Mommy sangat ingin memeluknya tapi mommy takut dia mempertanyakan siapa mommy, mommy ingin mengenalinya tanpa harus memalsukan identitas mommy ". ucap Rika lagi


" kalau begitu kita temui saja dia mom, Dika juga ingin menemuinya " ucap Dika semangat


" apa dia akan menerima kita sebagai keluarganya ?, mommy tidak yakin apa lagi kemarin dia melihat mommy bersama mommy dan dia menatap kami dengan penuh kebencian" ucap Rika sedih.


" kalau begitu biar Dika yang mendekatinya terlebih dahulu walau itu mungkin tidak akan mudah " ucap Dika dan di angguki oleh sang mommy.


" Dika berangkat dulu Mom, mau ke kampus " pamit Dika.


###


" Hallo, Bris kemarin pas kegiatan di desa lembar data kerja penelitian ada di ransel Lo kan ?" tanya Indri pada Bris melalui sambungan telepon


" iya, emang Napa ?" tanya Bris


" lu bisa nggak bawain ke kampus Sekarang, sekalian Lo temanin gue " ucap Indri lagi

__ADS_1


" ya udah Lo tunggu, gue langsung otw '' ucap Bris dan langsung mematikan telponnya sepihak


saat Bris mematikan telponnya, Indri memutuskan untuk menunggunya di taman yang ada di samping fakultasnya. dan tak lama kemudian Bris datang membawa berkas yang di minta Indri.


" kita langsung ke lab aja " ucap Bris dan mereka langsung bergegas ke sana.


" permisi kak, kita mau ngumpul data penelitian" ucap Bris.


" ya udah masuk di dalam ada kak Dika, kalian kumpul sama dia " ucap salah satu asisten lab dan langsung meninggalkan mereka berdua.


" Bris, gue malas ketemu sama dia " ucap Indri


" ya elah, santai ajha kali lagian dia belum tau juga. jadi Lo bertingkah biasa aja di depannya " ucap Bris dan di angguki oleh Indri yakin


" permisi kak, kita mau ngumpul data penelitian " ucap Indri santai


" oh ya udah kalau begitu ayo masuk " ucap Dika senang saat melihat sosok yang ingin dilihatnya. jika biasanya orang itu adalah Bris maka kali ini adalah Indri adiknya.


setelah beberapa saat mereka berdiskusi tentang laporan penelitian, Dika memberanikan diri untuk berbicara empat mata dengan Indri.


" Bris saya ingin berbicara empat dengan Indri, bisakah kau meninggalkan kami berdua di sini " tanya Dika pada Bris.


" oke, silahkan " ucap Bris dan langsung keluar


namun sebelumnya ia meyakinkan Indri melalui tatapan matanya.

__ADS_1


" kak Dika, mau bicara apa sama saya ?" tanya Indri yang berusaha untuk seperti biasa


" saya ingin menanyakan, kalau kita ada ikatan darah, apa kamu akan menerima saya sebagai saudaramu ?" tanya Dika to the point.


" maksudnya ?" ucap Indri lagi masih berusaha terlihat biasa saja.


" saya ingin mengatakan kalau kita adalah saudara kandung beda ibu " ucap Dika membuat Indri terkejut.


deg


"( apa dia juga sudah tau )" batin Indri terkejut.


" Indri, apa kau mendengarkan ku ?" tanya Dika membuat Indri sadar dari keterkejutannya.


" g.gu.gue tidak mengerti maksud kak Dika " ucap Indri berbohong


" Indri, gue rasa ini waktu yang tepat bagi kalian untuk menyelesaikan masalah ini, " ucap Bris yang memilih kembali masuk dalam ruangan setelah capek menguping di balik pintu.


" apa kamu tau kalau saya dan Indri saudara ?" tanya Dika terkejut


" ya begitupun dengan Indri, dia hanya tidak siap untuk memulainya " ucap Bris lagi membuat Dika kini tidak ingin menunda lagi maksud dan keinginannya pada Bris.


" Indri, kakak senang kamu sudah tahu semuanya, tapi kamu tenang saja kakak tidak akan memaksamu untuk menerima kakak, kakak tau itu cukup sulit untukmu " ucap Dika senang.


dan ingin sekali memeluk adiknya saat itu juga namun saat melihat Indri yang menghindarinya saat didekatinya dia kembali mengurungkan niatnya.

__ADS_1


__ADS_2