Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 46


__ADS_3

" kau tahu Bris, waktu kita penelitian di desa itu gue pernah balik ke kota dan saat itu gue dapet masalah di jalan pas mau balik ke desa. gue tidak sengaja menabrak mobil seseorang dan untungnya tu mobil kaga kenapa Napa, terus orang nya marah marah, gue minta maaf sama orang nya tapi dia tetap saja marah, karena gue kesal jadi gue nonjok tu hidungnya" ucap Indri sedikit kesal mengingat kejadian itu.


" wah seru tuh, terus terus ?" tanya Bris antusias


" ya harusnya seru shi, tapi karena gue ingat janji yang pernah kita buat, gue milih pergi walaupun gue yakin tu cowok bukan cowok lemah dan pastinya bakalan seru kalau di ajak baku wah" ucap Indri lagi


" ya udah deh kalau gitu, lain kali kalau Lo ketemu tu orang Lo langsung tonjok ajha nggak usah nungguin gue, anggap saja kompensasi, karena kemarin gue kaga ngajak lo.' ucap Bris membuat Indri senang,


' Ok, deal." ucap Indri antusias dan bahkan kini dia sudah berencana sepulang ia dari kampus, dia harus melatih kemampuan nya terlebih dahulu agar bisa memberikan pelajaran kepada pria yang membuat nya kesal.


" oh ya nanti Bryan akan mengadakan pesta ulang tahun perusahaan nya, Lo datang ya." ucap Bris dan di angguki oleh Indri.


lama mereka bercerita sambil melepas rindu yang kini mereka jarang bertemu.


###

__ADS_1


seminggu telah berlalu, terlihat pesta ulang tahun perusahaan Bryan sangat mewah dan meriah, banyak tamu undangan dari kalangan atas baik itu seorang pengusaha atau artis. dan banyak pula dari mereka yang menjadikannya sebagai ajang pencarian jodoh.


bahkan sejak tadi, banyak wanita yang terus memandangi wajah tampan Bryan namun tak ada seorang pun yang berani mendekatinya karena mereka tahu Bryan sangat tidak menyukai jika ada wanita yang mendekatinya dan karena itu juga banyak dari mereka mengira Bryan adalah seorang gay.


" hallo tuan Bryan, apa kabar ?" ucap tuan Gozi, salah satu rekan bisnis Bryan sambil berjabat tangan.


" baik, " jawab Bryan singkat dan di tanggapi dengan senyuman oleh tuan Gozi karena sudah terbiasa dengan sifat cuek dan dingin dari Bryan.


lama mereka bercerita, walaupun tuan Gozi lebih banyak bertanya dan selalu mendapat jawaban singkat dari Bryan. sampai akhirnya tuan Bara datang dan Bryan memilih pergi dari sana.


" Bryan, " panggil seorang gadis yang berjalan mendekati Bryan


" kenapa, kau terkejut melihat ku ada di sini " tanya Flow teman lama Bryan yang berada di di New York.


"iya, dan kau di sini bersama siapa ?" tanya Bryan lagi

__ADS_1


" aku bersama Daddy, oh ya kamu mau kemana acaranya kan belum di mulai." tanya Flow pada Bryan.


" saya ada urusan, saya permisi " ucap Bryan namun saat Bryan mau melangkah Flow ingin memegang tangan Bryan namun Bryan segera mehindar dan segera pergi dari sana namun sebelum pergi dia memberikan tatapan tajam dari Flow karena sudah berani mau menyentuhnya sebab sejak dulu Flow tahu kalau Bryan membenci jika ada wanita menyentuhnya termasuk dirinya.


" bahkan sampai sekarang kamu belum berubah Bryan, tapi kita lihat saja secepatnya kamu akan menjadi milikku, selamanya. " gumam Flow sambil membayangkan rencana yang telah di susunannya.


###


" Chiki kenapa sampai sekarang istriku belum juga datang," marah Bryan karena sejak tadi ia menunggu Bris namun tak kunjung tiba.


" Tuan, nona Bris saat ini sedang melaksanakan ujian proposal nya" ucap Chiko karena tahu dia memiliki kesalahan yang lainnya.


" what, bukankah saya sudah katakan buat Bris melakukan wisudanya tanpa harus melakukan penelitian, atau ujian " marah Bryan pada Chiko


" maaf tuan, tapi ini semua keinginan nona Bris, dan jika kita mengganggu ujian nya dia akan marah" ucap Chiko lagi masih menunduk

__ADS_1


" kalau begitu kita ke sana sekarang, saya tidak mau di hari penting nya saya tidak berada di samping nya." ucap Bryan melangkah ke luar namun di hentikan oleh Chiko.


" Jangan tuan, kalau tuan ke sana Nona Bris tidak akan pernah mau di umumkan sebagai istri tuan hari ini." ucap Chiko membuat Bryan nenggeram frustasi karena Kata kata yang di buat Bris membuat nya ia memutuskan untuk kembali ke Aula.


__ADS_2