
brak
" apa kau cemburu denganku ?" tanya Babby saat memasuki ruangan.
" Babby, " gumam Bryan dan di dengar jelas oleh Bris
" Babby, hmmm omong kosong apa ini, baru saja ia bilang tidak ada perselingkuhan dan sekarang ini apa , bahkan selingkuhan nya dengan wajah polos dan tanpa dosanya muncul di hadapan ku" batin Bris memutar bola matanya malas.
" jika kalian ingin berselingkuh sengganya jangan di hadapanku juga," ketus Bris
" what,, selingkuh ?, astaga Bris sudah ku katakan padamu tidak ada yang selingkuh." ucap Bryan kini mengerti akan kesalah pahaman Bris padanya.
" bisakah kau berhenti memanggilnya Babby ?" ucap Bris geli mendengarnya
" kenapa apa kau cemburu ?" tanya Babby mengulum senyumnya
" gue geli mendengarnya" ucap Bris ketus " dan lagian kalau gue cemburu ya wajar dia itu kan suamiku" tambah Bris
Bryan yang tidak sanggup lagi melihat Bris yang menurutnya sangat menggemaskan saat cemburu segera melabuhkan banyak kecupan manis di seluruh wajahnya.
__ADS_1
cup cup cup
dan saat Bris ingin melayangkan protes Bryan kembali mengecup bibirnya
" oh astagah bisakah kalian tidak bermesraan di hadapanku" ucap Babby ketus karena merasa keberadaan nya tidak di anggap
" kenapa kau tidak suka atau kau cemburu ?" tanya Bris kemudian menarik tengkuk Bryan dan kembali mencium bibir Bryan dan sedikit ******* nya. sedangkan Babby melihat hal itu memutar bola matanya.
" kak, aku kesini mau pamit sama kakak dan sekalian menjenguk kakak ipar, tapi sayangnya...." belum kelar Babby berbicara segera dipotong oleh Bris
" what, kakak, kakak ipar ?" tanya Bris speechless segera mendorong Bryan.
" iya, kenalkan aku Babby adik kandung Bryan yang kakak ipar anggap selingkuhan dari kakakku" ucap Babby sengaja menekan kata selingkuhan, karena sejak tadi Bris menganggap ia sebagai orang ketiga
"kak Bris, Babby jalan dulu ya, Nex time kita harus mengobrol banyak dan satu lagi kakak juga nggak boleh melarang siapapun memanggilku Babby" pamit Babby dan dibalas anggukan kepala yang masih dalam selimut. melihat hal itu membuat Bryan makin gemas pada Bris sedangkan Babby yang tidak ingin menjadi obat nyamuk lagi segera melangkah keluar karena sang Deddy and mommy sedang menunggu di mansion.
" hey Babby sudah pergi buka selimutnya " ucap Bryan menarik selimut Bris
'" kenapa Lo nggak ngasih tau gue sih kalau dia adikmu?'' tanya Bris kesal
__ADS_1
" ya kamunya juga nggak nanya " ucap Bryan santai sedangkan Bris hanya meliriknya sinis .
" hey kenapa kau melihatku seperti itu ?" tanya Bris segera memeluk erat tubuh Bris.
" apa kau tau Bris, sepertinya aku sudah mencintai mu !" ucap Bryan sambil memeluk Bris
" gue nggak percaya " ucap Bris sambil mendongakkan kepalanya melihat Bryan.
" kau bisa mendengar detak jantungku berdegup kencang saat bersamamu" ucap Bryan membuat Bris meletakkan kepalanya di dada Bryan
deg deg deg deg
" apa kau mendengarnya " tanya Bryan dan dibalas anggukan oleh Bris
" bagaimana denganmu, apakah kamu juga mencintaiku ?" tanya Bryan
" aku tidak tahu," ucap Bris membuat Bryan lesuh
" tapi aku akan belajar untuk mencintaimu karena aku hanya ingin menikah sekali seumur hidup " ucap Bris membuat Bryan summuringah dan segera mencium bibir istrinya yang awalnya pelan namun lama-kelamaan menuntut membuat si Jeki yang sempat mati suri kembali memberikan reaksi yang bahkan kini sesak di balik sana.
__ADS_1
Bryan segera melepaskan tautannya dia takut tidak bisa mengendalikan si Jeki berakhir dia menculik Bris membawanya ke apartemen, sedangkan Bris sedang terluka saat ini.
" bibirku rasanya bengkak " ucap Bris polos membuat Bryan gemas dan kembali mencium singkat bibir Bris.