Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 57


__ADS_3

###


" Chiko, tadi paman Tom, menyuruhku untuk kembali ke Bali hari ini karena ada pasien yang harus kutangani dan tolong sampaikan salam ku pada Daddy Bara dan mom Naina ." ucap Zeyin dan di angguki oleh Chiko


setelah kepergian Zeyin kini tinggallah Chiko dan Indri di sana .


" gue lapar mau beli makanan di luar mau nitip nggak ?" tanya Indri pada Chiko.


" tidak usah keluar, kamu mau makan apa biar bawahan saya yang beli " ucap Chiko tanpa menoleh


" owhhh gitu ya, yaudah kalau gitu samain aja deh dengan pesananmu " ucap Indri kembali duduk. sedangkan Chiko menelpon bawahannya dan tak butuh waktu lama pesanan mereka datang.


" permisi tuan, ini pesanannya " ucap salah satu bawahan Chiko datang membawa makanan.


" letakkan di meja dan kamu boleh keluar " ucap Chiko lagi dan langsung di turuti oleh bawahan


" sini, biar gue yang siapin " ucap Indri yang baru saja keluar dari toilet saat melihat Chiko yang sedang menyiapkan makanan dengan susah payah.


" itung itung buat Nebus kesalahan gue ke Lo " ucap Indri lagi.


" jadi sekarang kamu sudah mengakui kalau kamu itu salah " ucap Chiko sambil melirik Indri.

__ADS_1


" jangan mulai deh, ku tonjok lu ya " ucap Indri kesal


" gitu aja marah, " ucap Chiko


Indri yang tidak ingin mengubris, memilih makan bubur ayam yang ada di depannya tanpa mempedulikan Chiko lagi.


suasana hening melanda ruangan itu, bahkan kini telah selesai dengan makanan mereka, mereka memilih sibuk dengan kegiatan masing-masing sampai terdengar ketukan pintu dari luar membuyarkan mereka.


tok tok tok


" masuk," ucap Chiko dingin seolah tahu siapa yang akan datang.


" tuan, di luar ada tuan dan nyonya " ucap bawahannya


"( apa tuan Bryan dan Bris ada di luar, tapi kenapa Chiko seperti tidak menyukainya )" batin Indri, namun ia kembali mengernyitkan dahinya saat melihat pasutri paru baya yang masih terlihat tampan dan cantik yang dia yakini itu bukanlah Daddy dan mommy tuan Bryan sehingga ia makin bertanya tanya dalam hati, siapakah mereka sehingga membuat Chiko terlihat begitu dingin. dan dia memilih diam tidak ingin mencampuri urusan Chiko saat ini.


" sayang, kenapa kamu bisa begini ?" tanya ibu paru baya terlihat begitu khawatir


" please mom, jangan lebay aku baik baik saja " ucap Chiko malas meladeni mommy yang sangat lebay jika mengetahui dirinya terluka, dan ia tahu pasti ini pasti kelakuan Zeyin sampai kedua orangtuanya tahu dia ada di RS sekarang sedangkan Indri kini ia hanya membulatkan matanya saat mengetahui bahwa tuan dan nyonya yang di maksud tadi adala kedua orang tua Chiko.


" tidak bisa sayang mommy harus membuat perhitungan dengan orang yang sudah membuatmu seperti ini " ucap mommy Chiko lagi yang mana itu semua membuat Indri jadi takut, karena satu kelemahannya, dia tidak bisa melawan seorang ibu.

__ADS_1


" mampus gue, kalau tu ibu ibu tau gue yang buat anaknya masuk RS " batin Indri takut


" udahlah mom, lagian orangnya udah mau bertanggung jawab kok " ucap Chiko seketika membuat Indri keringat dingin


" mampuslah gue " batin Indri panik


" bertanggung jawab ?, apa dia sekarang sudah di buat seperti kamu saat ini, atau dia udah mati di kasih Ali ?" ucap mommy Chiko dan mendapat gelengan kepala dari Chiko.


" lah, terus tanggung jawab seperti apa yang kamu maksud nak", ucap mommy Chiko lagi


" dia sudah mau merawat Chiko sampai sembuh " ucap Chiko lagi "


" owhhh terus dimana dia, kenapa dia tidak bersamamu " ucap mommy Chiko lagi tanpa mengalihkan pandangannya.


" dia di sana mom " ucap Chiko sambil menunjuk Indri yang sedang terlihat tegang.


" Hay Tante, " ucap Indri grogi. saat mommy Chiko melihat kearahnya


" owhhh, jadi kamu yang buat anak kesayangan mommy seperti ini ?" ucap mommy Chiko sok galak.


" Tan.. Tante aku bisa jelasin sem.." ucapan Indri terpotong begitu saja saat ada wanita seksi masuk sambil teriak.

__ADS_1


" babbyyyyyyyyyy, kamu kenapa " teriak wanita seksi tersebut sambil berlari dan langsung memeluk Chiko.


__ADS_2