Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
kesialan Bris


__ADS_3

disisi lain seorang gadis sedang mengupat tidak jelas, dia sedang terlihat kesal karna dosen killer nya memberikan tugas yang membuat hari liburnya terganggu.


ya dia adalah Bris yang mengumpat pak Tarno karena memilihnya menjadi MC di acara anak FEKON esok hari.


" sial, kalau gini jadinya kan besok gue harus bangun pagi, !" umpat Bris sambil mengendarai motor kesayangannya


di saat dia sedang menikmati kesialannya, tiba tiba dia merasa seperti ada yang mengikutinya, terlihat ada satu mobil dan tiga motor sedang mengawasinya sedari tadi.


"siapa mereka, perasaan gue nggak ada musuh deh , lagian siapa sih yang mau musuhan Ama gue, udah cantik,keren,manis baik pula." gumam Bris sedekit narsis


" kalau gue ajak main dikit boleh lah ya,.? gumam Bris kembali dengan smirk di wajahnya, namun sedetik kemudian ia kembali menimang ucapannya," tapi kalau gue main ntar besok gue telat bangun,bisa abis gue diamuk sama pak botak. udah ah kabur aja." ucap Bris yang menambah laju kecepatan motor nya, membuat orang-orang suruhan Bryan kehilangan jejak nya.


ya, orang orang yang mengikuti Bris adalah suruhan Bryan,namun mereka tidak menyangka kalu Bris sangat lihai dan jago membawa motor.andai orang tua dan abangnya tidak melarang dia untuk mengikuti balapan liar.


mungkin sja dia akan menjadi Queen racing di daerahnya.


" hummm aman," ucap Bris ketika sampai di rumahnya, dan merebakan tubuhnya di pulau ternyaman nya, tak lama kemudian ia terlelap dalam mimpinya, Bris adalah salah satu orang yang gampang tertidur dan sangat sulit untuk bangun.

__ADS_1


Bu Anita yang memasuki kamar anak gadis semata wayangnya terlihat menggelengkan kepalanya, melihat putrinya tidur terlentang tanpa membuka sepatu bahkan tas punggungnya pun masi ia gunakan.


" astaga kenapa ada anak gadis pemalas seperti ini," ucap Bu Anita sambil membuka sepatu dan tas serta mengganti pakaian yang dikenakan Bris dengan piyama, agar sang anak nyenyak tidur, walaupun sebenarnya tanpa menggantinya juga sama aja tidurnya tetap lelap. karna Bris seorang maniak tidur.


###


"Hallo, apa kalian sudah menemukan gadis itu.?" tanya Bryan pada anak buahnya melalui sambungan telepon.


" maaf boss, kami kehilangan jejaknya." ucap seseorang di balik telpon


" kenapa aku tidak kefikirka dari kemarin, hmm gadis itu membuatku terlihat bodoh." gumamnya segera mengambil laptop dan segera meretas CCTV yang terakhir kali yaitu di lampu merah.


" sial kenapa gadis sangat sulit di temukan, bahkan jalanan yang di tempunya saja hanya ada beberapa CCTV saja." gumam Bryan frustasi karena di pastikan olehnya anak buanya tidak akan mudah menemukan informasi tentang gadis urakan itu.


tidak ingin larut memikirkan gadis urakan itu, dia segera masuk kamar mandi membersihkan diri, karena tadi sempat berkeringat membuat dia gerah.itulah seorang Bryan maniak kebersihan. setelahnya berbaring di kasur empuknya hanya menggunakan boxer karena itu sudah menjadi kebiasaan nya dan menyalakan TV untuk menemaninya di malam panjang ini, karena dia memiliki penyakit insomnia, susah tidur, terkadang pukul 04.00 dia akan tertidur dan 06.00 dia akan terbangun.


kini waktu menunjukkan pukul 07.00 terlihat Bryan baru saja keluar dari ruang olahraga pribadinya. lain halnya dengan Bris yang sedang mandi dengan terburu-buru, karena dia hari ini akan menjadi MC jadi menyempatkan diri untuk mandi, walaupun sekedar mandi bebek. tidak sampai 15 menit terlihat dia sudah siapa dengan pakaian sepatu dan rangselnya bersiap untuk berangkat ke kampus bahkan kini dia melupakan sarapan pagi yang sudah di siapkan oleh ibu tercintanya.

__ADS_1


" Bris sarapan dulu nak.!" ujar sang ibu yang melihat Bris keluar dari kamarnya melewati meja makan.


" Bris nggak sempat mah, buru buru soalnya."ucap Bris sambil berlari kemotor kesayangannya.tak lama kemudian terdengar suara motor yang meninggalkan pekarangan rumah.melihat hal itu ibu Anita hanya menggelengkan kepalanya.


" udah mah, biarin aja nanti juga bakalan sarapan di kantin kampusnya. dia kan nggak bisa liat makanan. bawaannya mau makan terus." jawab Cris Abang Bris yang di sertai tawa kedua orang tuanya.


#


tidak sampai 30 menit Bris sudah sampai di kampus, terlihat dia sedang memarkirkan motornya, dan segera berlari menuju Aula karna 15 menit lagi acara akan di mulai.


Bugh


" eh maaf maaf pak, saya sedang buru buru." ucapnya tanpa melihat siapa yang di tabraknya. dan segera berlari menuju sang sahabat sedang mondar mandir menunggunya.sedangkan pria yang di tabraknya sedang tersenyum misterius dan segera menelpon seseorang.


" dia ada di sini, setelah acara selesai bawah dia ke apartemen ku." kemudian segera mematikan sambungan telepon sepihak.


"kau tak akan kubiarkan lolos lagi"

__ADS_1


__ADS_2