
sesampainya di rumah sakit, Bryan langsung di tangani oleh dokter. sedangkan Bris merasa dongkol dan malu sekaligus
" astaga, kalau gini ceritanya gue nggak bakalan mau ikut Bryan di periksa. " batin Bris kesal segera melangkahkan kakinya keluar, namun baru saja melangkah dokter kembali memanggilnya.
sedangkan Bryan saat sedang tertidur, sebab sebelumnya dokter memberikan dia obat tidur dengan dosis tinggi karena fisik Bryan yang kuat. dan itu semua atas izin dari Bris karena dia kasian melihat Bryan tidak tidur karena rasa sakit yang dirasakan akibat ulahnya.
" iya dok ? " ucap Bris berbalik
" ada yang ingin saya bicarakan mengenai tuan Bryan , berhubung nona istri dari tuan Bryan, nona harus tahu mengenai keadaannya" ucap pak dokter
" baik dok, mari duduk " ucap Bris mempersilahkan dokter untuk duduk di sofa
" jadi gini nona, akibat benturan yang sangat keras di bagian vital tuan Bryan, mengakibatkan nya alat vitalnya akan sulit menerima rangsangan." jelas dokter panjang lebar
" apa ? , jadi Bryan..., eh maksudnya suamiku sekarang..." tanya Bris dengan mencontoh kan jari telunjuk nya bengkok.
" iya nona, tapi nona Tenang saja tuan Bryan begitu hanya sementara saja mungkin paling lambat 2 bulan nona." jelas dokter lagi. dan Bris hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.
" jadi, kapan bisa pulang dok,?" tanya Bris
" besok pagi tuan Bryan sudah bisa pulang. dan istrahatlah nona Sekarang sudah mau jam 3 pagi sebaiknya saya permisi.
" baik dok silahkan" ucap Bris ikut berdiri.
setelah kepergian pak dokter Bris terus memandangi wajah tampan Bryan
__ADS_1
" ternyata gue dinikahi sama pria yang sangat tampan, bukan hanya tampan tapi dia juga sangat kaya," gumam Bris
lama Bris memandang wajah tampan Bryan sampai akhirnya dia tertidur.
###
07.00
" pah, kok Jia sama suami nya nggak ada di kamar yha ?" tanya Anita pada suami nya.
" semalam Abang liat Bris membawa suaminya, yang seperti nya sedang sakit mah, karena Bris memapanya sampai di mobil." ucap Chris. mendengar hal itu Anita segera menelpon Bris .
drrt drrt drrt
sudah panggilan ke tiga namun telponnya belum juga di angkat dan saat panggilan ke 4 terdengar suara seseorang dari sebrang telpon namun itu bukan suara Bris.
" Halo , maaf mba yang punya handphone di mana ?" tanya Anita
" nona Bris sedang tidur Bu, apa ada yang bisa saya bantu " tanya seseorang di balik telpon
" anak saya di mana saat ini dan apakah dia baik baik saja ?" tanya Anita khawatir
" nona Bris baik baik saja, sedangkan tuan Bryan sedang dirawat di RS Mahardika Kota." ucap seseorang tersebut, dan Anita langsung mematikan sambungan telepon sepihak dan segera mengambil tasnya.
" pah , ayo kita ke RS Mahardika Kota sekarang." ucap Anita dan langsung di ikuti oleh Antonio
__ADS_1
" Mah Abang ikut, kebetulan hari ini Abang tidak masuk kerja. " ucap Chris dan mereka langsung bergegas ke rumah sakit.
Skip di rumah sakit
" Nak, kamu tidak boleh seperti itu, jika seorang suami meminta haknya, kita sebagai istri harus mau nak, emang kamu mau suamimu mencari makan di luaran sana." ucap Anita
dan Bris hanya mendengarkan apa yang di katakan oleh sang mama tanpa menjawab, agar mamanya cepat selesai berpidato.
sedangkan keluarga Thomson belum mengetahui keadaan Bryan saat ini karena tuan Thomson sedang melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri bersama sang istri.
.
.
.
setelah beberapa hari Bryan keluar dari rumah sakit, kini dia sudah bisa berjalan seperti biasa dan melakukan rutinitas nya yaitu bekerja.
sedangkan Bris sedang menikmati hari liburnya yang tinggal 2 Minggu lagi, yang sebenarnya bukan libur melainkan waktu penelitian selama sebulan. tapi mengingat dia tidak ikut jadi menganggap ini sebagai hari libur.
" senangnya..... akhirnya gue bisa menghirup udara segar tanpa ada yang menganggu ku, gumam Bris memakirkan motor kesayangannya di dekat danau dan menghirup udara sebanyak banyaknya.
Bris yang sedang melempar lempar batu ke Air, di kejutkan dengan dering teleponnya yang menggelegar.
" siapa sih yang memang dering seperti ini " umpatnya segera mengangkat panggilan nya.
__ADS_1
"halo, ada apa tant ?" tanya Bris
" iy, Bris ke sana sekarang.