Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 26


__ADS_3

Bryan yang baru saja selesai meeting di ruang meeting room, terlihat memasuki lift menuju lantai teratas di mna ruangan CEO berada.


ceklek


Bryan terkejut saat melihat sosok wanita yang sangat dirindukan nya berada di ruangan nya.


" Babby, kau kah itu ?" tanya Bryan pada gadis cantik di depan nya.


" hu'um bahkan aku menunggumu lama di sini" ucapnya cemberut


" harusnya kamu memberitahuku jika kamu ke Indonesia, biar ku jemput di bandara, Babby " ucap Bryan dan segera memeluk sosok yang sudah lama di rindukannya.


namun tiba-tiba pintu di dobrak begitu kencang membuat mereka terkejut.


brak.


" aku ikut terharu melihat kalian sedang melepas rindu karena lama tak ketemu." ucap Bris dengan wajah terharu yang di buat buat


flashback on


saat Bryan keluar dari kamar, Bris berpura-pura tidur kembali, namun ia kembali tertidur dan terbangun saat mendengar telpon dari sang dosen kesayangannya.


drrt drrt drrt


" hallo pak, !" tanya Bris saat mengangkat panggilan dari pak Tarno


" Bris, bapak tidak mau tau besok kamu harus datang ketempat dimana teman teman kamu penelitian, jika tidak bapak tidak akan mengeluarkan nilaimu." ucap pak Tarno segera mematikan sambungan telepon sepihak.

__ADS_1


hufff


"padahal gue ingin menyelidiki si Bryan." ucap Bris menghela nafas panjang segera bersiap siap untuk pergi ke kampus.


saat ia akan ke kampus, ia teringat motornya masih di bengkel, dan hari ini rencananya ia mengambilnya. dan pada akhirnya ia memutuskan ke kantor Bryan terlebih dahulu untuk meminta ongkos kerja motornya yang baru di modifikasi.


#


" permisi mba, saya mau ketemu pemilik perusahaan, di mana yha ?" tanya Bris santai pada resepsionis kantor.


"maaf mba, apa sudah ada janji dengan tuan Bryan ?" tanya sang resepsionis pada Bris


" belum, emang harus ya mba ?" tanya Bris kembali


" iya mba, kalau ingin bertemu dengan petinggi perusahaan harus membuat janji terlebih dahulu apalagi sama CEO perusahaan," jelas sang resepsionis dan Bris hanya mengangguk anggukan kepalanya.


" tapi kalau Adel mau, Adek bisa menunggu di sana." ucap sang resepsionis sambil menunjukkan kursi sofa.


" maaf pak, di sini ada wanita yang ingin bertemu dengan tuan Bryan." ucap sang resepsionis


" saya akan menemuinya terlebih dahulu, kebetulan meeting sudah selesai." ucap Chiko di sebrang telpon


" baik tuan," ucap sang resepsionis


Ting


bunyi pintu lift terbuka memperlihatkan Choki dengan gaya coolnya. dan bertepatan Bris menoleh kearahnya.

__ADS_1


" Chiki..." teriak Bris memanggil Chiko membuat Chiko malu dan segera berlari menghampiri Bris, sebenarnya Chiko ingin sekali membekap mulut Bris tapi dia takut di marahi oleh sang atasan.


" nona bisakah tidak memanggilku dengan nama itu ? " ucap Chiko jengkel namun tidak dihiraukan oleh Bris


" antarin gue ke Bryan " titah Bris tanpa mempedulikan wajah Chiko yang makin terlihat kesal.


" mari nona saya antar " jawab Chiko


setelah Chiko mengantarkan Bris sampai ke pintu ruangan Bryan, Chiko segera pamit karena ada tugas yang di selesaikan nya.


saat Bris membuka pintu ruangan Bryan dia terkejut saat melihat Bryan sedang memeluk seorang wanita bahkan memanggilnya dengan panggilan beby


Bris tidak menyukai apa yang dia lihat dan dengar segera menggebrak pintu kasar.


brak


" aku ikut terharu melihat kalian sedang melepas rindu karena lama tak ketemu." ucap Bris dengan wajah terharu yang di buat buat


" Bris,,?" kaget Bryan karena tidak biasanya Bris kekantor nya


"tenang saja saya tidak akan lama di sini, berikan saya uang 5 jt." ucap Bris tenang, berusaha menyembunyikan amarahnya. dan tanpa banyak kata Bryan memberikan black card


" ini, saya tidak memiliki uang tunai segitu, pin nya ulang tahun sendiri." ucap Bryan menyodorkan black card langsung diterima oleh Bris dan tanpa mengucapkan sepatah kata pun Bris keluar membanting pintu.


brak


" astaga, siapa dia aku tidak pernah melihatnya " tanya Babby namun tidak mendapatkan jawaban dari Bryan karena sang empu sedang menatap pintu yang di banting Bris tadi.

__ADS_1


" astaga, ada apa dengannya" gumam Bryan bingung.


karena tidak ingin Babby salah paham padanya, Bryan segera mengajak Babby makan siang. karena dia tau pasti Babby belum makan sama sekali sejak pagi.


__ADS_2