Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 15


__ADS_3

Bryan memasang wajah memelas, melihat hal itu Bris menyadari satu hal, bahwa Bryan kemarin sedang sakit, tidak seharusnya dia menendangnya.


" eh maaf maaf gue nggak sengaja, gue lupa kalau semalam kan Lo pingsan." ucap Bris membantu Bryan berdiri.


sedangkan tuan Bara melihat interaksi antara Bryan dan Bris berfikir kalau mereka adalah sepasang kekasih. dan karena merasa dia diabaikan akhirnya dia memutuskan untuk keluar menunggu Bryan menjelaskan siapa wanita yang ada di dalam.


" mas,, apa mereka sudah bangun..? " tanya Naina


" ya, kita tunggu mereka keluar." jawab tuan Bara.


15 menit kemudian, terlihat Bryan keluar terlebih dahulu, dan semua orang di sana melihat kearahnya dengan pandangan yang berbeda. namun Bryan terlihat tetap tenang seolah tak terjadi apa-apa.


" apa yang membuat kalian kemari ?" tanya Bryan datar


" nak, apa kamu baik baik saja sayang..?, mom dengar kamu sakit nak ?." tanya Naina khawatir


" apa saya terlihat seperti orang sakit ?" tanya Bryan lagi. namun baru saja Naina menjawab, Bris yang keluar dari kamar mengalihkan perhatian semua orang,


" ehh , kok rame ?" gumam Bris menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

__ADS_1


Naina yang melihat Bris segera menghampirinya dan memeluknya.


" apa kau baik-baik saja sayang, kamu tidak siapa Spain kan sama putraku ?" tanya Naina sengaja mengatakan putraku agar Bris tau kalau mereka adalah orang tua Bryan.


Bris yang mendengar pertanyaan Naina, mengerutkan keningnya, namun sesaat kemudian dia memiliki ide untuk mengerjai Bryan.


" hiks hiks, Tante bisakah kau menolong ku ..?" tanya Bris dengan wajah memelasnya.


" iya nak, apa Bryan mengganggumu ?" tanya Naina .


" aku sebenarnya hanyalah gadis biasa di Jakarta Tante, hiks Bryan menculikku dan tidak hanya itu Tante dia dia..huaa hik hiks" Bris tidak bisa melanjutkan kata-katanya karena dia nangis sampai kejer."( seperti nya aktingku sangat luar biasa)" batin Bris


" katakan sayang, jangan takut ada Tante di sni " ucap Naina menenangkan Bris sambil menatap tajam kearah Bryan. sedangkan yang di tatap terlihat biasa saja.


" hiks,, dia tidak menggangguku, tapi dia melecehkan ku. hik hiks hiks" ucap Bris berderai air mata buaya.


" apa ???!!!" teriak Naina marah tapi tidak dengan hatinya."( yes akhirnya sebentar lagi aku punya menantu)" batin Naina bersorak gembira.


sedangkan tuan Bara hanya menyaksikan ekting dari dua wanita di hadapannya, dia hanya menunggu waktu yang tepat untuk menanyakan siapa gadis di hadapan mereka ini kepada Bryan.

__ADS_1


"(aku tidak menyangka seorang Bryan Dirga Thomson melakukan hal serendah ini pada seorang gadis lugu.)" batin Zeyin dan Chiko mendramastis.


" Bry kau harus bertanggung jawab atas apa yang sudah kamu lakukan pada gadis ini !" ucap Naina dan Bris yang mendengar nya bersorak gembira "(mampus lo)" batin Bris.


" kalian harus dinikahkan secepatnya." ucap Naina serius


" apa !!??" teriak Bris kaget, bukan ini yang diinginkannya, dia hanya ingin Bryan di hukum.


" baiklah, kapan kami menikah ?" tanya Bryan santai namun tidak dengan Bris.


" ya nggak gitu juga Tante,..." ucap Bris bingung."( kok gini shi jadinya, yang ada yang untuk situa mesum .)" gerutunya dalam hati.


" ngga ada cara lain lagi sayang, Minggu depan kalian nikah! oke ?" ucap Naina tidak dapat di bantah.


" ( gimana dong ini, gue harus cari alasan )" batin Bris, sesaat kemudian dia memiliki ide brilian dan pasti ini akan berhasil.


" mmm Tante tapi, aku tidak sebaik yang Tante pikirkan. aku adalah seorang janda yang ditinggal suaminya karena saya tidak bisa memasak, tidak bisa memberikan perhatian pada suami, dan saya sangat sangatlah pemalas." ucap Bris dengan setengah kebohongan dan setengah kebenaran..


dan benar saja perkataannya tersebut membuat beberapa orang di sana terkejut.

__ADS_1


__ADS_2