Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 60


__ADS_3

" ada apa mom, sayang!!!" panik Bryan saat melihat Bris di lantai sedang duduk menahan rasa sakitnya.


karena tidak mau membuang buang waktu lagi segera menggendong Bris dan langsung membawanya ke RS.


30 menit kemudian


" gimana keadaan istri saya dok " tanya Bryan panik, namun dia di buat kesal saat melihat dokter tersebut tersenyum.


" apa kau gila haa, istriku sakit dan kau malah tersenyum " ucap Bryan marah sambil menarik kerah baju dokter tersebut.


" Bryan dengarkan dulu dokter bicara " ucap tuan Bara menengahi namun Bryan tidak mendengar dan segera menghepaskan dokter tersebut dan segera masuk menemui istrinya.


" dokter katakan bagaimana keadaan menantu saya ?" tanya tuan Bara


" tuan Bara, selamat sebentar lagi Anda akan memiliki cucu " ucap dokter tersebut membuat Naina yang sejak tadi diam kini berdiri dan segera memeluk dokter wanita tersebut.


" dok apa aku tidak salah dengar ?" Girang Naina


" tidak, dan selamat cucu kalian kembar " ucap dokter tersebut yang mana lagi lagi membuat tuan Bara dan Naina senang bukan main.


" makasih dokter , dokter berapa usia kandungan menantu saya ?" tanya Naina lagi

__ADS_1


"sebelumnya saya berfikir kalian semua sudah tahu, namun melihat nona Bris yang terkejut mendengar kahamila nya menandakan kalian belum tau dan saat ini usia kandungan nona Bris berjalan 3 bulan." ucap dokter


" apa 3 bulan ?, tapi kenapa dia tidak memiliki tanda-tanda orang hamil ?" ucap Naina bingung.


" kehamilan Nona Bris disebut dengan kehamilan simpatik, yang mana ayahnyalah yang merasakan mual dan sebagainya. dan sepertinya tuan Bryan tidak menyadarinya begitu pula dengan nona Bris" jelas dokter tersebut.


setelah dokter menjelaskan keadaan Bris ia segera pamit undur diri karena masih ada pasien lain yang harus di tanganinya.


dan disinilah mereka semua berada sekarang, ruangan dimnaa Bris di rawat. dan soal kehamilan Bris, baik itu Bris maupun Bryan belum mengetahuinya. dan saat ini Bris masih betah dengan mimpi mimpinya.


" mom, kenapa Bris tidak juga bangun sampai sekarang ?" tanya Bryan khawatir.


" sayang, mungkin Bris lelah birakanlah dia tidur sebentar lagi " ucap Naina sambil tersenyum yang mana itu membuat Bryan kesal.


dan hal itu justru kembali membuat Bryan semakin bertambah kesal.


" lebih baik Daddy dan mommy pulang saja " ucap Bryan lagi masih dingin.


" Bry kenapa kamu mengusir Daddy dan juga mommy " ucap Bris yang baru saja terbangun dari tidurnya. dan hal itu membuat Bryan terkejut dan juga senang akhirnya istri tercintanya sadar.


" sayang, akamu udah Sadar, mana mana yang sakit biar di periksa dokter " ucap Bryan khawatir

__ADS_1


" aku sudah bilang tidak apa-apa, aku hanya lelah aja " ucap Bris jengah namun tersirat kesedihan di wajahnya dan itu di sadari oleh mereka semua di sana.


" Bris sayang, kamu kenapa terlihat begitu Sedih hmm?" tanya Naina menghampiri Bris


" mom, tadi aku mimpi Bris hamil dan senangnya lagi aku hamil bayi kembar mom, tapi sayangnya itu hanya mimpi " ucap Bris sendu sedangkan Bryan yang melihatnya segera memeluk istrinya.


" sayang, kamu tenang saja kita akan terus berusaha membuat bayi agar kamu cepat hamil " ucap frontal Bryan membuat mereka semua di sana membulatkan matanya sedangkan Bris kini telah merona akibat ucapan Bryan. dan tuan Bara dan Naina yang mendengarnya hanya menggelengkan kepalanya melihat anaknya yang begitu mesum.


" sayang kamu tidak usah sedih karena yang dalam mimpi kamu itu memang nyata " ucap Naina mengelus rambut Bris, namun perkataan Naina tersebut tidak langsung di pahami oleh mereka.


" maksud mommy?" tanya Bryan bingung


" tadi itu dokter tersenyum saat keluar dari sini karena ingin memberi tahu kalau Bris hamil, tapi kamu langsung marah tidak jelas " ucap Naina membuat Bryan terdiam dan tidak bisa berkata-kata bahkan saat ini terlihat sedang meneteskan air matanya.


" sayang kamu hamil, ?"tanya Bryan pada Bris ingin memastikan namun yang di tanya juga tidak tau jika ia sedang hamil dan terlihat ia hanya mengangkat bahunya pertanda tidak tahu.


" dokter mengatakan kalau Bris hamil, bahkan kehamilannya sudah melewati trisemester awal " ucap Naina lagi dan kini Bryan percaya dia langsung memeluk istrinya sambil mengucapkan banyak terimakasih. dan Bris yang juga senang mendengarnya tanpa sadar menganggukkan kepalanya.


" nah ada satu lagi nih kabar baiknya "ucap Naina menggantung kalimatnya


" apa mom ?" tanya Bryan dan Bris bersamaan

__ADS_1


" Bris hamil anak kembar " ucap Naina yang lagi lagi membuat pasangan pasutri muda itu bahagia. dan tak henti hentinya Bryan Terus berterimakasih pada Bris.


__ADS_2