Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 16


__ADS_3

" mmm Tante tapi, aku tidak sebaik yang Tante pikirkan. aku adalah seorang janda yang ditinggal suaminya karena saya tidak bisa memasak, tidak bisa memberikan perhatian pada suami, dan saya sangat sangatlah pemalas." ucap Bris dengan setengah kebohongan dan setengah kebenaran..


dan benar saja perkataannya tersebut membuat beberapa orang di sana terkejut.


" tidak masalah." Jawab Bryan membuyarkan lamunan mereka. terlihat tuan Bara dan Naina saling melirik.


" kami juga tidak masalah " jawab Naina dan di balas anggukkan oleh Bara.


" seperti nya Bryan mulai gila." gumam Zeyin.


" dan jangan jangan ada kaitannya dengan kejadian kemarin.?" balas Chiko yang mendapatkan toyoran dari Zeyin


" apa hubungannya goblok." ucap Zeyin sarkas, dan Chiko hanya mayengir memperlihatkan giginya.


hufff


Bris menghela nafas panjang, niat hati ingin mengerjai Bryan malah terjebak dalam sandiwara yang di buatnya.


" baiklah, tapi bagaimana dengan keluarga ku ?" tanya Bris lesuh, dia takut orang tuanya marah.


" sebentar siang kita semua balik ke Jakarta, dan besok Tante akan kerumah kedua orangtuamu, untuk membicarakan hal ini. ok.? ucap Naina menenangkan hati Bris. dan hanya di balas anggukkan oleh Bris.

__ADS_1


setelah melewati banyak drama yang di buat mereka sendiri, mereka memutuskan balik ke Jakarta .


#bandara Soekarno-Hatta#


" sayang, pulangnya kamu mama antar saja yha..?" pinta Naina pada Bris.


" mmm ngga usah Tante, saya pulangnya bareng Bryan ajha. iyakan Bry ?" jawab Bris kemudian menoleh ke arah Bryan.


" iya,," jawab Bryan


" yha udah kalau gitu Tante duluan yha sayang" pamit Naina diakhiri dengan cupika cupiki Antara Naina dan Bris.


setelah kepergian Naina dan tuan Bara tinggallah Bris, Bryan, Chiko dan Zeyin


"Chiko, antar Zeyin ke apartemennya" titah Bryan pada Chiko


" baik tuan," jawab Chiko meninggalkan mereka di ikuti Zeyin di belakangnya.


setelah kepergian Chiko dan Zeyin, Bryan segera membawa Bris kedalam mobil di kursi penumpang. Bryan segera menurunkan sekat antara kursi kemudi dan penumpang karena ada yang ingin ia bicarakan pada Bris.


" saya rasa, Surat kontrak kemarin sudah tidak berguna lagi, tapi kalau kamu mau kita bisa membicarakan nya." ucap Bryan memecahkan keheningan di dalam mobil.

__ADS_1


" jika saya menandatangani kontrak konyol itu, sama saja saya menjual diri." Jawab Bris kesal


" terserah, sebelum kita resmi menikah kontrak itu akan selalu berlaku jika kamu menginginkannya." ucap Bryan lagi membuat Bris kesal.


" cihh, sampai kapan pun keputusan gue nggak akan berubah, lagian kalau gue jadi nyonya Bryan Dirga Thomson, jangankan 1.000.000 dolar, seluruh kekayaan mu akan ku kuras habis tanpa tersisa." jawab Bris kesal.


" ahh baiklah nyonya Bryan Dirga Thomson, apapun untuk mu" ucap Bryan lagi membuat Bris semakin kesal


Bryan yang melihat Bris semakin kesal, membuatnya gemas, dan...


Cup


Bryan mengecup singkat bibir Bris.


" Bry....a..n" teriak Bris membuat sang supir kaget dan mengerem mendadak.


untungnya Bryan dengan gercep menahan tubuh Bris.


" astaga, pak hati hati dong, calon pengantin nih pak." ucap Bris asal meluapkan kekesalannya pada Bryan. namun Bryan yang mendengarnya, menyunggingkan senyum entah apa alasannya.


" masih jauh nggak, gue ngantuk nih ?" tanya Bris

__ADS_1


" ya udah kamu tidur saja, ntar kalau sudah sampai saya bangunin." jawab Bryan yang dibalas anggukan oleh Bris.


setelah melewati perjalanan kurang lebih 1 jam, akhirnya mereka sampai di apartemen Bryan. namun bukannya membangunkan Bris, dia justru membawa Bris masuk kedalam apartemen nya.


__ADS_2