
Bryan masuk kedalam kamar tamu mendapati Bris yang tertidur dengan damai, Bryan yang malas membangunkannya menunggu sampai Bris bangun sendiri dan memilih untuk duduk di sofa di sudut ruangan.
setengah jam kemudian
eugghh...
lenguh Bris menandakan ia sudah bangun dari alam mimpinya, sesaat kemudian dia menyadari bahwa dia bukan berada di kamarnya.
" dimana gue, oh ya tadi kan gue di culik, apa jangan jangan gue mau di jadiin pemuas naf*su om om lagi." gumam Bris yang masih di dengar oleh Bryan
" dhmm" dehem Bryan membuyarkan lamunan Bris
"ehh jadi Lo yang nyulik gue,? emang yha pesona gue nggak usah di raguin lagi, tapi yang kepincut kenapa harus om om..? mesum lagi." ucap Bris tanpa filter.
__ADS_1
"( apa om om mesum..? hmmm biar ku tunjukkan mesum yang sesungguhnya)" ucap Bryan dalam hati dengan smirk di wajahnya. perlahan tapi pasti Bryan mendekat kearah Bris, namun..
" om, boleh nggak sebelum gue di unbo0xing, kasi makanan dulu,? lapar nih om " ucap Bris memelas membuat Bryan melongo tak percaya,
"(ada ya cewek kayak gini,?) batin Bryan" heh siapa juga yang mau menyentuh mu, kau ku culik untuk ku jual organ tubuhmu.!" ucap Bryan ingin menakuti Bris . tapi sayangnya.
" ya udah deh , kalau gitu sebelum mati gue ada permintaan, biar gue kaga gentayangan.please 🙏🏾." ucap Bris dengan wajah setengah memohon.
" ok, satu permintaan." ucap Bryan yang ingin tertawa dan juga kepo apa permintaan terakhir dari gadis urakan di hadapannya.
skip diruang makan.
" apakah kau sudah siap untuk ku mutilasi..?"ucap Bryan yang jengah melihat cara dan porsi makan Bris badan kurus tapi makannya sangat banyak, bisa untuk satu desa.
__ADS_1
" hmm aku sudah siap, mendengar apa alasan mu menculik ku ,?, dan katakan apa yang harus kulakukan, saya harus pulang ini sudah jam 9 malam, keluarga gue pasti khawatir anak kesayangannya belum pulang." ucap Bris dengan tenang, dan bingung mengapa seseorang Bryan Dirga Thomson, pengusaha terkenal menculiknya.
" (ternyata dia tidak sebodoh yang kupikirkan.,) batin Bryan,
" gue ingin kau memuaskan ku malam ini" ucap Bryan dengan senyum misteriusnya. hal itu membuat Bris emosi dan ingin memukul wajah tampan mesum Bryan, namun Dewi Fortuna tidak bersahabat baik dengan Bris membuat dia tersandung kakinya sendiri, dan...
Bughh
Bris jatuh di atas pangkuan Bryan dan yang membuat keduanya terkejut, dengan posisi yang sangat ek*stetis, dimana bibir keduanya kembali di pertemukan setelah 7 tahun terpisahkan ( ckck ckckc)
" ( oh tidak... ******* kedua gue..)" ucap Bris dalam hati mengingat ******* kedua nya terjadi secara tak terduga sama halnya dengan yang pertama sambil menatap kedua mata Bryan.
sesaat kemudian Bris yang sadar dengan apa yang terjadi segera berdiri namu semua itu tidak jadi karena tengkuknya di tahan oleh tangan Bryan, sontak Bris kembali melototkan matanya.
__ADS_1
Bryan yang terkejut dengan apa yang terjadi, namun dia menyadari satu hal alergi nya tidak bereaksi sama sekali, dan saat merasakan Bris yang akan beranjak, entah dorongan dari mana Bryan segera menarik tengkuk Bris dan kembali memperdalam ciumannya bahkan sedikit ******* bibir Bris, saat merasakan Bris memukul kecil dadanya Bryan segera melepaskan ciumannya dan memandang Bris yang sedang ngos-ngosan .
"kau...?."