Terjebak Cinta Gadis Pemalas

Terjebak Cinta Gadis Pemalas
part 19


__ADS_3

4.50 dini hari terlihat seorang gadis sedang tertidur dengan pulas setelah membuat kemarahan seseorang membuncah. yha setelah Bryan mematikan sambungan telepon sepihak, Bris sama sekali tidak peduli dengan Bryan walaupun sebelum sambungan telepon terputus, dia mendengar suara barang dibanting. ntah itu apa dia tidak peduli. dan setelahnya dia langsung tertidur dengan pulasnya.


sedangkan di sisi lain Bryan yang tidak bisa tidur sama sekali karena terus memikirkan perkataan Bris yang menurutnya tidak menghargai nya bukan hanya dia tapi juga kedua orangtuanya.


" kau fikir bisa lolos dariku.?" gumamnya dan segera menelpon seseorang


" cari tau semua data yang berkaitan dengan Brisjia Laurent termasuk semua pria yang berhubungan dengannya dan yang paling utama cari tau siapa pria yang sedang dijodohkan dengan nya."


" baik boss." jawab seseorang di telpon


" hmm saya tunggu hasilnya 1 jam lagi." ucap Bryan dan tanpa menunggu jawaban dari sana dia mematikan sambungan telepon sepihak.


":kau terlalu meremehkanku Bris dan kau akan menyesalinya" gumamnya sambil menatap tajam handphone yang sudah retak. lama memandang handphone yang sudah rusak, dia memutuskan untuk mandi.

__ADS_1


setengah jam kemudian, terlihat Bryan yang sudah siap dengan pakaian kasual nya. dia berencana untuk mengawasi pergerakan Bris secara langsung. namun baru saja ia menyalakan mesin mobilnya, handphone nya berdering dan terlihat Naina yang menelpon.


" nak, tadi Bris nelpon mama, katanya hari ini kedua orang tuanya tidak ada di rumah, mereka pergi menemui kerabat jauhnya. jadi besok saja mama kerumahnya ! " ucap Naina dalam telpon namun tidak ada jawaban sama sekali dari Bryan


" nak apa kau masih di sana ?" tanya Naina lagi saaat tak mendapat jawaban dari Bryan


" iya mom " jawab Bryan, dan panggilan terputus.


" sial..." ucap Bryan emosi dan langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


sedangkan di sisi lain terdapat sepasang sahabat yang saling melepas rindu.


" eh mba, bukannya hari ini kamu mau lamar calon mantu mba ya ?" tanya Anita pada sahabat nya.

__ADS_1


" tadinya sih iya begitu, tapi keluarga calon mantuku sedang sibuk. katanya sih tadi orang tuanya sedang mengunjungi kerabat nya yang sudah lama tak ketemu." jelas sahabat Anita


" oh gitu ya mba, kok aku ngerasa calon mantu mba itu macam tidak begitu serius ya dengan lamaran yang akan mba berikan ke dia, padahal kan dia tau maksud kedatangan mba hari ini ke rumahnya.!" ucap Anita


" hmm, sebenarnya gini Not..!!" sahabat Anita menceritakan alasan mengapa iaingin segera melamar gadis tersebut.


Anita yang mendengar cerita sang sahabat, tertawa terbahak-bahak sampai air matanya keluar.


" ya ampun mba, lucu banget shi tu gadis. aku juga ingin punya mantu kayak dia, pasti rumah makin rame di tambah Jia juga yang banyak bicara, pasti mereka sangat cocok!!" ucap Anita yang juga punya mantu seperti calon mantu sahabatnya, jika nanti Bris sudah menikah ada menantunya yang membuat ramai dalam rumah.


" hum um tapi kayaknya jaman sekarang jarang Lo anak gadis yang Terlihat apa adanya, yha walaupun dia sedikit tomboy anaknya" kata sahabatnya, sedangkan Anita yang mendengarnya terus berfikir. sampai akhirnya dia merasa ciri ciri nya mirip dengan anaknya.


" eh mba, mba tau nggak Jia juga tomboi loh orangnya " ucap Anita

__ADS_1


" oh ya, apa mba bisa melihat foto Jia ? " tanya sang sahabat


" boleh , sabar yha..!" ucap Anita


__ADS_2