Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 14


__ADS_3

selesai makan mereka berkeliling sebentar di dalam mall tersebut. Metandra meminta Santi untuk menemaninya membeli jam tangan. mereka juga memasuki sebuah butik, Metandra membelikan satu dress cantik untuk Santi. walau awalnya Santi menolak akhirnya dia menerimanya karena Metandra memaksanya. dia tidak percaya bahwa Metandra akan sebaik itu kepadanya. setelah itu mereka bergegas pulang karena hari sudah sangat sore.


seperti biasa Santi tidak ingin di antar sampai rumah, dia hanya ingin di antar sampai gang rumah. karena dia tau pasti akan mendapatkan omelan dari bibi Ina jika ketahuan. seperti biasanya di mana kala Ahmad sering mengantarnya pulang terlambat. dia selalu menitipkan jawaban kepada adiknya untuk di sampaikan kepada bibi Ina. bahwa dia di sekolah mendapatkan pelajaran tambahan. kalau tidak seperti itu dia bisa di amuk sama bibi Ina. sesampainya di gang rumah Santi turun dari motor.


"San nanti hari Minggu ikut gue yuk" ajak Metandra


"kemana?"


"jalan jalan aja, kita liburan bersama"


"liat ntar ya, takutnya gue nggak di izinin sama bibi gue. oh iya, Terima kasih untuk semuanya"


"sama sama San" setelah Santi pergi Metandra ikut meninggalkan tempat itu.


di sekolah setelah dua hari berlalu. Santi memberikan jawaban langsung kepada Metandra untuk rencana di hari Minggu besok. dia menghampiri Metandra yang sedang berjalan sendirian di lorong depan kelas.


"Metandra" Metandra menghentikan langkahnya, setelah posisi mereka sejajar. Santi terlihat gugup untuk menyampaikan jawabannya kepada Metandra


"iya Santi, gimana besok jadi kan?" tanya Metandra mendahului


"i-iya jadi, Lo tunggu gue di gang kemaren ya"

__ADS_1


"siap, jam 9 gue udah di sana. Lo pakek dress yang kita beli kemarin ya"


"Iya" Santi tersenyum manis


saat di dalam kelas Ana, Dinda, Ahmad dan Santi sedang mengerjakan tugas bersamaan. karena guru mata pelajaran mereka tidak masuk kelas dan hanya memberikan tugas. jadi mereka bekerja sama untuk mengerjakan tugas itu. tidak lupa di iringi dengan canda dan tawa untuk menghilangkan kebosanan.


"Santi gue liat kayaknya beberapa hari ini Lo lebih happy" kata Ana


"iya, ada apaan nih? sharing doang" sahut Dinda


"nggak ada apa apa kok"


"iya beneran" meyakinkan


"dari muka Lo kelihatan banget kalo Lo lagi bahagia, beda dari biasanya. tapi bagus sih" timpal Ahmad


"tuh iya kan, cerita dong! ingat ya, gue udah nggak mau denger cerita sedihnya kalo Lo rahasiain senangnya." ucap Ana


"ihh jahat banget masa Lo doain gue supaya sedih juga."


"ya makanya cerita dong"

__ADS_1


"beneran nggak ada apa-apa, cuman gue seneng aja nyokap bokap gue mau ke sini sebentar lagi." Santi menjelaskan, dia tidak berbohong karena semalam memang bibi Ina memberitahu dirinya kalau ibu dan bapak nya mau ke Jakarta setelah kelulusan.


"yeyyy (sambil tepuk tangan) gue mau ketemu dong" ucap Dinda


"kabarin kita ya kalau mereka ke sini" sahut Ana


"iya"


"sekalian gue mau minta izin" timpal Ahmad


"nahh Lo mau minta izin apaan Lo?" tanya Ana


"izin mencinta-i" ceplos Dinda


"Wkwkwk" mereka semua tertawa.


keseruan mereka berlanjut hingga bel sekolah berbunyi menandakan sudah boleh pulang. Santi selalu menjalankan harinya seperti biasa. hanya saja semenjak kedekatannya dengan Metandra Santi selalu menampilkan senyum manisnya dan terlihat lebih ceria dari biasanya.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2