Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 43


__ADS_3

Keluarga Yudha Pratama telah selesai menghabiskan makan malam mereka, kini mereka masih berada di tempat duduk masing-masing.


"Metandra sayang, sekarang kamu sudah lulus sekolah. kamu sudah ada rencana melanjutkan kuliah dimana? atau mau ikut saran dari Daddy dan juga Mommy untuk kuliah di luar negeri?" tanya mommy Zia


"Mungkin di sini aja mom." sahut Metandra santai


"Mau kuliah di universitas mana?" tanya Daddy


"Belum tau Daddy"Jawab Metandra


"Apa perlu Daddy carikan?"


"nggak perlu Daddy, aku cari sendiri aja."


"Ok kalau gitu, kalau boleh Daddy sarankan ambillah jurusan manajemen bisnis. biar kamu memiliki bekal dalam berbisnis dan lebih mudah meneruskan bisnis Daddy."tutur Daddy.


"ya liat nanti Dad"


"Metandra... kamu pulang ya dan tinggal di sini aja temani kakek."


"Iya nak, kamu pulang ya. kasihan kakek sendirian butuh teman kalau Mommy sama Daddy lagi urusin bisnis. apalagi dalam tiga hari lagi Daddy sama Mommy mau berangkat ke Singapura selama seminggu." ucap Mommy


"Nggak bisa mom, lagi pula selama ini meskipun Metandra nggak tinggal di sini Metandra sering pulang nengokin kakek. disini juga ramai kakek nggak merasa sendirian."


"Beda sayang, kakek butuh kamu cucunya. apalagi nanti kalau kamu sudah bekerja dan menikah semakin nggak ada waktu lagi untuk kakek." balas Mommy

__ADS_1


"Iya betul Metandra apa kata Mommy"sahut Daddy


"Metandra nggak bisa, Mommy sama Daddy aja yang harusnya nggak terlalu sibuk." ucap Metandra, sambil pergi meninggalkan meja makan.


"Mommy... liat tuh anak nya susah banget di nasehati, beda banget sama Mahendra" kata Daddy


"Udah biarkan saja, nanti pasti akan berubah dengan sendirinya. sama seperti kamu dulu Tirta." sahut kakek Gunawan.


"Mudah mudahan aja nanti ada yang bisa merubahnya, Daddy juga bisa berubah setelah kenal dengan Mommy." ucap Daddy sambil tersenyum menggoda Mommy Zia. dan Mommy Zia hanya tersipu malu. begitu juga dengan kakek yang hanya tersenyum melihat tingkah anak dan mantunya.


Dua Minggu telah berlalu


Setelah seharian bekerja sore ini Santi bersiap siap untuk pulang. dia merasa sangat lelah, serta pusing dan terlihat sangat pucat. memang dari pagi dia sudah merasakan tidak enak badan tapi dia tetap memaksakan diri untuk berangkat bekerja. di jam kerja pun Santi sempat muntah beberapa kali, bahkan sebagian temannya menyarankan agar dia pulang dan beristirahat, namun dia tetap memaksakan diri untuk bekerja.


Karena panik mereka berdua membawa Santi ke klinik terdekat. sesampainya di klinik Santi segera di tangani.


Kini hanya Ahmad yang menunggu di depan ruangan dokter karena teman yang ikut bersamanya mengantarkan Santi sudah pulang.


Santi telah selesai di tangani, dokter pun memanggil Ahmad dari ruangannya. Ahmad segera mengambil posisi duduk di kursi yang memang berhadapan dengan sang dokter.


"Apa yang terjadi dok. apa ada penyakit yang serius?" tanya Ahmad penasaran.


"Tidak ada yang serius, hanya saja mulai sekarang bapak harus menjaga kondisi ibu dan calon bayinya ya."


"Apa?"Ahmad shock mendengar penuturan dokter

__ADS_1


"Iya ibu Santi sedang hamil 5 Minggu."


"Hamil" Santi yang mendengar semuanya langsung mematung.


"Benar, ibu sedang hamil."tegas sang dokter.


Setelah mendengar semua penjelasan dari dokter, Ahmad dan Santi langsung keluar dari ruangan tersebut.


"Ada apa sebenarnya San? kenapa semuanya bisa terjadi?"tanya Ahmad yang sedari tadi meminta penjelasan.


"Bahasnya jangan di sini ya."


"Ok, Lo udah makan belum?"


"belum, gue lagi nggak nafsu makan."


"Lo harus makan ini demi anak Lo juga, ayo ikut gue." Santi hanya mengikuti Ahmad


Setelah menebus vitamin dan membayar administrasi mereka langsung menuju ke restoran. mereka menyantap makanan yang telah di pesan walaupun Santi sedikit mual tapi dia memaksakan agar makanan tetap masuk ke perutnya. karena sekarang ini dia memikirkan kesehatan bayinya.


.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2