Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 53


__ADS_3

"Santi apa orang tua kamu mau ke Jakarta?" tanya Mommy Zia


"Iya Mommy, sebelumnya mereka akan berangkat ke Jakarta empat harian lagi karena perkiraan aku lahiran di Minggu depan. kemungkinan sekarang mendengar aku yang udah lahiran di majuin Mom." tutur Santi


"Ohh iya, bagus lah kalau mereka sudah tahu."


Toktok


Daddy dan Mahendra yang sudah mendengar bahwa Santi telah lahiran menyusul. mereka baru saja sampai dan membuka pintu ruangan rawat Santi.


"Daddy sini, lihat cucunya lucu dan imut banget" ucap Mommy Zia antusias


"Iya Mommy, duh lucunya. persis anak kita waktu bayi ya." ceplos Daddy Tirta


"Daddy benar kenapa sangat mirip anak kita met-..." belum selesai Mommy melanjutkan ucapannya.


Oekoekkoekkkk


"Cup cup cup" ucap semua menenangkan


"Dia tau kalau lagi di omongin"ucap Mahendra, mereka semua hanyut dalam tawa."bayi lucu ini mau di kasih nama siapa?" tanya Mahendra


"Sahira kak" jawab Santi


"Wah nama yang cantik" ucap Daddy Tirta


"Sa-hira sangat cantik" jelas Mommy Zia


"Iya namanya cantik seperti orangnya" Mahendra mencolek pipi Sahira


"Nama belakangnya apa? masa Sahira doang" jelas Daddy Tirta


"Masih bingung Daddy, masih mencari." ucap Santi.

__ADS_1


Mereka semua larut dalam perbincangan seru seputar Sahira. hingga datanglah Ahmad dan Ana yang ikut bergabung.


flashback off


Setelah jam makan siang selesai, mereka kembali bekerja tapi tidak untuk Mommy dan Mahendra yang sudah pulang duluan. apalagi Mahendra dia harus mempersiapkan keberangkatannya besok.


Santi berada di ruangannya yang sedang fokus bekerja tiba tiba ada yang mengetuk pintu ruangannya.


Tok tok tok


Setelah mendapatkan jawaban dari Santi orang tersebut masuk. Santi yang mengira itu adalah rekan kerja atau OB yang sedang mengantar minuman langsung mempersilahkan masuk tanpa melihat siapa yang datang.


"Hmmm" seseorang tersebut bersuara, seketika Santi mengangkat kepalanya dia benar benar di buat kaget dan salah tingkah oleh kedatangan Metandra di hadapannya.


"Em ada yang bisa saya bantu Pak?" tanya Santi


"Katakan dengan jujur siapa Sahira?" Metandra langsung to the point


"Sahira?..emm Sahira dia.. dia...Oh dia anak dari teman saya Pak." jawab Santi


Untuk apa dia nanya tentang Sahira bukanya dia dulu sudah tidak peduli. umpat Santi dalam hati


"Siapa juga yang bohong gak ada untungnya juga. memangnya ada apa Bapak tiba tiba nanyain tentang dia?" sahut Santi


"Nggak ada apa-apa, hanya bertanya. ya sudah kamu lanjutkan lagi pekerjaan mu." kata Metandra sambil pergi meninggalkan ruangan tersebut.


Aku tahu kamu pasti berbohong, lihat saja aku pasti akan buktikan sendiri. tutur Metandra setelah keluar


Hmm tidak semudah itu kamu bertemu dengan Sahira setelah apa yang selama ini kamu lakukan Metandra. celetuk Santi


Seketika Santi jadi mengingat semua kenangan pahitnya yang selama ini berusaha dia kubur dalam-dalam. tanpa terasa air matanya jatuh di tengah keheningan didalam lamunannya.


*

__ADS_1


Malam itu Mahendra datang ke rumah Santi untuk bertemu dengan Sahira. selain membawakan Sahira boneka yang besar dia juga mengajak mereka dinner bersama.


Sepulangnya dari dinner, kini mereka sudah berada di pelataran rumah Santi yang baru saja turun dari mobil.


"Om kapan pulang ke Jakata lagi?" tanya Sahira manja


"Sahira doa'in ya semoga semuanya berjalan lancar, biar Om cepet pulang juga. Om kan gak bisa lama lama jauh dari si cantik nya Om ini" ucap Mahendra sambil mencubit pipi Sahira dengan gemas.


"Ihh Om sakit tau.."Sahira menepis tangan Mahendra sambil memonyongkan bibirnya "pasti Sahira doa'in Om, jangan lupa oleh oleh buat Sahira ya Om."ucapnya gemas. Mahendra dan Santi tertawa melihat tingkah lucu Sahira.


"Iya pasti, mau di bawain oleh oleh apa?"


"Emm.." mengetuk ngetukkan jari telunjuk ke pipi seperti sedang berfikir sambil memanyunkan bibirnya. "Sahira mau boneka Barbie yang buanyak sama rumah rumahan Barbie yang paling besarr Om, Lollipop juga gulali, sama apalagi ya...sama gaun princess juga Om." jelasnya


"Wah banyak sekali."kata Santi


"Siap bos, tapi janji Sahira harus rajin belajar, jadi anak yang baik, nurut sama Mama ya."


"Ok...Om"


"Om pamit pulang dulu ya, Sahira sekarang bobo."


"Baik Om" setelah menyalami Mahendra dia masuk ke dalam rumah.


"Terima kasih ya kak untuk semuanya, semoga semuanya berjalan lancar, kak juga baik baik di sana"


"Iya sama sama, kalian berdua juga baik baik disini. kakak pamit pulang dulu."


"Iya kak, hati hati."


Setelah mobil yang di kendarai Mahendra berlalu Santi masuk ke dalam rumah.


.

__ADS_1


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™


__ADS_2