Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 45


__ADS_3

Dua bulan sudah berlalu Santi kini telah bisa menerima semuanya. walaupun di awal dia sempat jatuh sakit selama tiga hari namun untuk sekarang dia jauh lebih tegar dan bahkan menjalankan aktivitas lebih semangat dari biasanya.


Saat jam makan siang Santi di sibukkan oleh banyaknya pengunjung restoran, bukan hanya dirinya tetapi pelayan yang lainnya juga. di meja yang baru saja di isi, mereka meminta menu restoran. Santi dengan segera menghampiri mereka dan membawa buku menu.


"Silahkan mau pesan apa?" Santi sambil memberikan buku menu tersebut.


"Ehh kayak kenal... siapa ya..." ucap Lisa pura pura tidak mengenal


"Si Udiik... iya Lo si udik kan?"ucap Tiara


"Ohh jadi Lo kerja di sini."tegas Lisa


"Iya, jadi kalian mau pesan apa?"sahut Santi


"gue pesan makanan spesial yang ada di sini." jawab Lisa


"gue juga, minumannya jus jeruk."sahut Tiara


"Baik, di tunggu sebentar ya." Santi meninggalkan meja tersebut


Setelah beberapa saat kemudian Santi kembali membawa pesan Lisa dan Tiara.


Di saat dia mau meletakkan makanan terakhir Lisa dengan sengaja menyenggol lengan Santi akhirnya makanannya tumpah bahkan mengenai makanan yang lainnya. semua yang ada di meja tersebut berantakan.


"Heiii...apa apaan ini. OMG Lo bisa kerja gak sih." Lisa membuat keributan mereka menjadi pusat perhatian semua pengunjung karena teriakannya.


"Bukanya Lo yang nyenggol lengan gue ya." Santi membela diri

__ADS_1


"Waduh... jelas jelas Lo yang udah sengaja numpahin, pakek nyalahin gue segala. Lo liat sekarang pakaian gue jadi kotor" Lita menggeprak meja.


"Gue bener bener nggak sengaja."


"Ada apa ini Santi?" tanya Pak Ridwan


"Pak orang kayak gini di pekerjakan, tolong lah.. masih banyak yang lebih bagus di luaran sana. bisa lihat sendiri tuh kerjanya kayak apa, merugikan orang. maaf pak kalau kayak gini saya gak jadi makan di sini, restoran apaan gini. Tiara ayo kita pergi sekarang." Lisa menarik tangan Tiara dan pergi meninggalkan restoran


"Santi..?"tegas Pak Ridwan


"Pak sa-saya minta maaf atas kejadian ini." ucap Santi pasrah


"Bereskan semuanya ini, terus ke ruangan saya nanti."kata Pak Ridwan dengan tegas.


"Iya Pak"


Di tempat yang berbeda seseorang sedang melakukan pembicaraan melalui handphone nya.


Alex : gue perhatikan Lo sekarang gak pernah kasih perkembangan tentang Metandra. atau jangan jangan Lo terlena lagi sama dia, sampe lupa tujuan Lo apa!"


Lita : sorry Lex, gue bermaksud pengen bikin kejutan ke Lo. setelah rencana selesai baru gue kabarin Lo."


Alex : gue nggak bodoh Lita, pokoknya gue gak mau tau mulai sekarang Lo harus menjauh dari dia. gue rasa sudah cukup, saatnya melihat Metandra hancur sekarang."


Lita : apa Lo yakin? (kenapa harus sekarang sih).


Alex : Iya gue yakin, gue transfer ke rekening Lo. gue mau Lo pergi dari kehidupan dia bila perlu Lo ke luar kota atau ke luar negeri sekali pun. gimana caranya biar Metandra gak nemuin Lo.

__ADS_1


Sambungan telepon di putus oleh Alex, Lita yang mendengar ucapan Alex hanya bisa menelan salivanya.


Sial... gue gak bisa lagi manfaatin Metandra. tapi lumayan juga nih transferan dari Alex bisa buat gue hidup enak untuk waktu yang lumayan lama tanpa harus bersusah payah bekerja. liat aja suatu saat nanti gue bakal miliki Lo Metandra, bukan sekarang. gumam Lita


Keesokan harinya saat Santi sedang menyusuri jalanan, yang baru saja pulang dari kerjanya. tiba tiba saja ada yang melemparkan minuman ke arah Santi dari dalam mobil yang lewat di hadapannya.


"Upps sorry.."Siska keluar dari dalam mobil "aduh basah ya.." Santi hanya mengibaskan pakaiannya yang sudah basah terkena tumpahan minuman tersebut.


"Kok bisa pas banget ya kena Lo, tapi pantas sih Lo nerimanya." sahut Lisa yang juga ikut turun dari mobil


"Ehh tapi ngomong-ngomong Lo masih di pertahanin bekerja di sini." ucap Tiara


"Pasti ada sesuatu lah, kalau nggak ngapain pertahanin orang yang gak becus kerja."sahut Siska


"Iya kali ya, atau jangan-jangan Lo punya guna guna" ceplos Tiara


"Udah stop.. gue gak mau cari ribut sama kalian. sebenarnya apa sih yang kalian mau?"


"gue ma-..."ucapan Siska terputus


"Santi.."


.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2