
sebelum mengantarkan Santi pulang, Ahmad mengajak Santi mampir untuk makan di pinggiran jalan. Ahmad merasa perutnya sangat perih dari tadi siang belum sempat untuk makan. begitu juga dengan Santi, kebetulan sekali Ahmad mengajaknya untuk makan karena sebenarnya dari tadi dia juga menahan lapar tapi karena tidak memegang uang banyak jadi dia tidak berani untuk menawari Ahmad mampir mencari makan.
setelah selesai makan mereka berdua berdiri untuk meninggalkan tempat itu namun tiba-tiba bibi Ina muncul.
"Ooo bagus ya udah berani bohong sekarang ya, pamitnya kemana eh ternyata malah kemana! pantesan nggak pulang pulang ternyata di sini. ehh kamu( sambil menunjuk ke arah Ahmad) inget ya kalo kamu cuman mau membawa pengaruh buruk buat Santi mending jauhin dia atau saya akan lapor ke pihak sekolah. biar orang tua kamu juga tau kelakuan kamu! "ucap bibi Ina dengan nada emosinya
"Bi...bibi sudah salah paham sama Ahmad, justru dia sudah baik sama aku."
"iya, bibi salah paham. semuanya nggak seperti yang bibi lihat."
"ahh sudah, pokoknya awas sekali lagi ketahuan bohong lagi kayak gini. kalian terima akibatnya. ayo Santi kamu pulang sekarang." bibi Ina menarik tangan Santi
"tapi bi.."
"ayo pulang, kecil kecil udah berani berbohong" menarik tangan Santi dengan kuat sambil pergi
"Ahmad maaf ya" teriak Santi
" iya gpp" sahut Ahmad
setelah Santi dan bibi Ina tidak terlihat lagi Ahmad pun segera pulang ke rumah. selama perjalanan pulang dia selalu memikirkan bagaimana nasib Santi setelahnya.
sampai di rumah Santi masih di cecar dengan kemarahan bibi Ina. tapi Santi tidak menanggapinya, rasanya percuma juga dia mengelak bibi Ina tetap tidak percaya padanya. andai saja dia memiliki handphone pasti dia akan mengabari bibinya pada saat dia di RS. setelah selesai di marahin Santi masuk ke kamar dan menceritakan semua yang terjadi kepada Rendi. Rendi merasa sangat kasihan kepada kakaknya itu.
__ADS_1
keesokan harinya di sekolah Siska dan gengnya yang sedang makan di kantin sekolah
"guys gue bener bener ga percaya kemaren Ahmad yang menyelamatkan si udik. bahkan...( menggantung)" belum selesai Lisa bicara sudah dapat sahutan dari Siska.
"udahlah gue males inget kejadian itu" penuh kecewa
Siska orang yang selalu mengidolakan Ahmad sejak mereka berada di kelas VII. dulu mereka berdua sekelas bahkan saat kenaikan kelas Siska sempat mengutarakan perasaannya kepada Ahmad. tapi Ahmad tidak membalas perasaanya bahkan Ahmad mengatakan bahwa dirinya tidak ingin memikirkan tentang percintaan terlebih dahulu. Ahmad memang memiliki pesona tersendiri, selain tampan dan juga baik dia juga memiliki kecerdasan. itulah yang membuat Siska jatuh hati.
"Udah Siska ga usah Lo pikirin, itu cuman kebetulan aja kali, si Ahmad gak bakalan cinta sama si udik" sahut Tiara
"tapi Lo liat sendiri kan kedekatan mereka selama ini, bikin gue iri." Siska mengepalkan tangannya.
"udah Lo tentang aja, kalo jodoh gak kemana" Tiara menenangkan
"isshh Lo Lisa" Tiara menyenggol tangan Lisa sambil melotot ke arahnya
"ya maaf" Lisa merasa bersalah dengan ucapannya
"emangnya klo suka bisa di gantiin.!" Siska merasa kesal dengan sikap Lisa
sementara itu Santi yang lagi asik ngobrol dengan temannya tiba tiba ada ketua kelas nya yang menghampiri.
"Santi Lo di panggil ke ruang BK sekarang" ucap Ita si ketua kelas
__ADS_1
"ada apaan ya Ta" Santi penasaran sudah berbuat kesalahan apa dirinya sampai di panggil begini
"mana gue tau, Lo samperin dulu sana" balas Ita
"iya, makasih ya"
"Hmmm"
sesampainya di ruangan BK Santi duduk di kursi di hadapkan dengan Bu Sulis.
"ibu manggil saya, ada apa ya Bu?"
"iya benar, jadi begini Santi berhubung sebentar lagi akan UN jadi ibu minta segera untuk melunasi SPP nya. dari 3 bulan sebelumnya sama bulan ini ya dan ibu minta tolong sampaikan pesan ibu ini sama orang tua kamu ya. di tunggu secepatnya, Ok Santi"
"baik Bu nanti Santi sampaikan, terima kasih Bu"
"iya sama sama"
Santi pun meninggalkan ruangan dengan langkah gontai.
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐ช๐ Terima Kasih ๐
__ADS_1