Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 47


__ADS_3

"Ahmad..."panggil Siska, yang melihat Ahmad baru saja mengantarkan Santi bekerja.


"Iya ada apa?"sahut Ahmad acuh


"Lo sibuk gak? kalau nggak boleh gue minta waktu Lo sebentar? ada yang pengen gue omongin."


"gue sibuk, Lo ngomong sekarang aja kalau mau."


"nggak di sini, kita cari tempat yang nyaman ya buat ngobrol? please..."Rayu Siska


"Gak bisa di sini aja kalau mau"tegas Ahmad


"Oke...oke, Ahmad apa jawaban Lo masih sama kayak dulu. jujur gue masih cinta sama Lo sampe sekarang dan perasaan itu nggak berubah. gue berharap Lo bisa buka hati buat gue Ahmad." Siska memohon


"Sorry Siska gue nggak ada perasaan apapun sama Lo dan gue gak bisa kasih harapan apapun ke Lo."


"Apa karena Lo udah ada cewek? apa cewek yang kemarin itu pacar Lo?" Ahmad terdiam


"Atau.. Lo suka sama dia?"Siska penasaran

__ADS_1


"Udahlah bukan urusan Lo, gue cabut sekarang karena ada urusan" Ahmad langsung menghidupkan motornya kembali dan pergi dari hadapan Siska.


*Ii**sssh...gue gak terima..awas aja Lo udik, gue bakal bikin perhitungan. Ahmad milik gue...Lo gak pantas dekat sama dia. cewek udikkkkk*...


Dua bulan kemudian


Di bawah terik matahari Santi menyusuri jalanan panjang seorang diri, dia terlihat sangat sedih serta bingung. harus berbuat apa kedepannya apakah dia bisa bertahan di kejamnya kota metropolitan ini dan membesarkan anaknya seorang diri atau dia harus pulang ke kampung halaman. sementara dirinya baru saja kehilangan pekerjaan dan di pecat secara tidak hormat dari tempatnya bekerja.


flashback on


Di saat dirinya mengantarkan pesanan ke meja, ada dua laki laki yang menghampiri dirinya. mereka terlihat seperti Om Om genit yang harus akan sentuhan. mereka menggoda Santi dan menganggap Santi seolah wanita yang tidak baik. karena Santi tidak terima akhirnya dia melakukan perlawanan. di saat itu juga terjadi keributan di dalam restoran tersebut. semua pengunjung yang ada di sana tertuju melihat ke arah mereka.


"Gak usah sok polos deh, biasanya juga gak nolak. kenapa? karena di sini banyak orang jadi merasa malu?" ucap salah satu Om Om sambil mengangkat dagu Santi


"Heh Santi...udah deh Lo gak usah sok suci." balas salah satu Om tersebut


"Gue tau Lo sekarang lagi hamil, Lo juga gak tau kan siapa bapaknya. dasar pela*cur!" ucap dari salah satu Om tersebut


Atasan yang saat itu mendengar semuanya seketika meminta penjelasan dari Santi. mau tidak mau Santi mengaku bahwa dia memang sedang hamil dan dia menjelaskan bahwa dirinya sudah menikah tapi dia meragukan penjelasan tersebut karena Santi tidak ada bukti. setelah Om Om tersebut pergi ada seorang laki-laki lagi yang menghampiri Santi. dia mengatakan bahwa nanti malam dia menunggu Santi di tempat biasa untuk memuaskannya dalam semalam.

__ADS_1


Saat itu juga atasan dan rekan kerjanya yang mendengar semuanya semakin tidak percaya terhadap Santi. akhirnya Santi di pecat dengan alasan tidak bisa menerima resiko memperkerjakan seorang yang memiliki pekerjaan sebagai Pela*cur. karena sangat beresiko serta akan merusak nama baik pemilik perusahaan tersebut, mau tidak mau Santi terpaksa menerima kenyataan tersebut.


Bukan hanya sekali itu saja dirinya di fitnah dan hampir tersingkirkan. sebelumnya juga pernah ada yang sengaja membuat ulah dengan cara menuduhnya sebagai pencuri sebuah handphone. namun beruntung saat itu ada cctv jadi Santi terselamatkan dari fitnah tersebut. karena pada saat itu orang tersebut sengaja memanggil Santi yang sedang membawa nampan yang berisikan peralatan kotor bekas makan. Santi tidak menyadari, handphone tersebut sengaja di taruh dan di selipkan di sana seolah Santi yang mengambilnya.


flashback off


Bruakk


Tiba tiba saja ada motor yang menyerempetnya dari arah belakang lalu kabur. karena hal tersebut Santi mengalami pendarahan.


Aawwww...Ttollonggg...Ss-aaa-... suara Santi terputus dia tergeletak pingsan


*


Di tempat yang berbeda Siska yang sedang berbahagia atas kemenangannya.


Ahahahaa....akhirnya gue berhasil juga menyingkirkan Lo si cewek udik.! untung gue kemaren ikutin Lo lagi cek up ke dokter kandungan jadi gue tau kalau Lo lagi hamil. gue gak bisa terima Lo hamil anaknya Ahmad, apalagi gue liat Ahmad yang bener bener kasih perhatian ke Lo. gue cemburu..! rasain Lo biar mampus sekalian.


.

__ADS_1


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™


__ADS_2