
Selama ini Metandra kuliah di luar negeri, atas permintaan Daddy. selepas selamat dari kecelakaan hingga tersadar dari komanya.
flashback on
Hari itu juga Mahendra pulang dari luar kota setelah mendengar bahwa sang adik kecelakaan dan mengalami koma. dari bandara dia di jemput oleh pak Yanto sang supir. ketika di perjalanan Mahendra melihat ada yang sengaja menyeret seseorang perempuan. tanpa pikir panjang dia menyuruh pak Yanto mengurus pengendara motor yang dengan sengaja menyerempet. sedangkan dia sendiri turun dan membantu perempuan itu. perempuan itu adalah Santi, Mahendra kemudian membawa Santi ke rumah sakit mengendarai taxi. mereka ke rumah sakit yang sama dimana sang adik di rawat.
Setelah mendapatkan penanganan Mahendra meninggalkan Santi menuju ke ruangan Metandra.
Tidak lama Mahendra mendapatkan kabar bahwa yang menyerempet sudah di amankan oleh polisi setempat. tercatat ada nama Siska beserta gang nya di balik rencana kejahatan tersebut.
Mahendra menceritakan semuanya kepada orang tuanya tentang kejadian tersebut. mendengar hal itu Mommy sangat prihatin dan meminta Mahendra untuk mempertemukan mereka.
Mahendra membawanya sang Mommy ke ruang rawat Santi, setelah Mommy melihat keadaannya. tiba tiba Daddy menelpon dari ruangan Metandra. mengabari bahwa Metandra siuman dan sedang di periksa oleh dokter. akhirnya dia segera memberikan kabar itu kepada Mahendra dan mereka meninggalkan ruangan Santi.
Metandra memang sudah sadarkan diri namun keadaannya masih sangat lemah dan harus dirawat. setelah selama sebulan kurang dia di rawat akhirnya di bolehkan pulang. Metandra di rumah selama satu bulan lebih dalam masa pemulihan. setelah dirinya benar benar sehat sang Daddy mengirimnya ke luar negeri untuk melanjutkan kuliah di sana. Metandra yang saat itu mau tidak mau harus mengikuti kemauan dari sang Daddy akhirnya hanya pasrah. disana dia tidak sendiri karena Daddy sudah mempersiapkan 2 orang untuk mengawasinya dan membantu segala keperluannya.
flashback off
__ADS_1
Sebelum jam makan siang tiba, mereka semua meeting di sebuah ruangan. Santi yang duduk berhadapan dengan Metandra merasa sangat risih karena sepanjang meeting berlangsung mata Metandra tidak lekang darinya.
Metandra sendiri seketika hilang konsentrasi, di saat dia melihat Mahendra yang sangat dekat dengan Santi.
Di saat meeting selesai semua sudah meninggalkan ruangan tersebut, terkecuali Mommy Zia, Metandra, Mahendra dan Santi. ketika Santi hendak keluar dari ruangan tiba tiba Mommy Zia menahannya.
"Santi ikut makan siang bersama ya." ajak Mommy Zia
"Iya San, buat terakhir sebelum kakak berangkat." jelas Mahendra yang besok mau ke Surabaya untuk mengurus bisnis mereka di sana. karena mereka membuka cabang baru jadi Mahendra di kirim ke sana sampai bisnis berjalan dengan lancar.
"Baiklah mom, kak." sahut Santi
Sampai di restoran Santi yang duduk bersebelahan dengan Mahendra sedangkan Metandra yang bersebelahan dengan Mommy Zia. sambil menunggu pesanan tiba mereka larut dalam perbincangan santai.
"Santi setelah pulang kerja kakak ke rumah ya, kakak juga mau berpamitan dengan Sahira." tutur Mahendra, mendengar nama tersebut Metandra seketika mematung dan berfikir.
"Boleh banget dong kak" sahut Santi antusias.
__ADS_1
"Ohh iya, apa kabar dengan Sahira cucu kesayangan Mommy?" tanya Mommy Zia
deg
Seketika Santi menjadi gelisah dengan pertanyaan Mommy yang menyebutkan Sahira sebagai cucunya di depan Metandra. begitu juga dengan Metandra jantung nya seketika berdetak kencang saat Mommy nya menyebut nama Sahira.
Apakah mungkin Sahira itu adalah anak ku batin Metandra
"Alhamdulillah sehat Mom, dia semakin pintar." jelas Santi
"Wah syukurlah, sudah lama Mommy gak liat dia. Mommy jadi kangen, pasti tambah lucu dan menggemaskan." ucap Mommy Zia sambil geregetan
Mommy Zia sudah menganggap Sahira sebagai cucunya sendiri. bahkan di saat Santi melahirkan Sahira Mommy Zia ikut menemani.
.
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
__ADS_1
Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐ช๐ Terima Kasih ๐