Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 32


__ADS_3

Malam telah tiba dan acara barbeque pun di mulai.


semua sudah berkumpul di pelataran belakang rumah Ana. ayah, ibu, Abang Rio, Ahmad, Ana dan Santi. mereka semua sedang sibuk, terkecuali ayah dan ibunya Ana. dua sejoli yang tidak lagi muda itu, sedang asyik mengobrol dan memandang ke arah mereka yang sedang sibuk. musik klasik yang mengiringi malam mereka. Ana yang sedang menata tempat serta merapikan untuk mereka makan. sedangkan Santi yang sedang sibuk membakar, yang di temani oleh Abang Rio dan Ahmad.


"San tadi ke sini naik apa?"


"naik angkot, gue ke sini dari pagi."


"gue tadi ke gang jalan kost-an Lo, buat nungguin Lo. ada kali setengah jam gue nungguin Lo nggak kelihatan juga. akhirnya gue ke kostan dekat situ dan nanyain Lo. mereka nggak ada yang ngenalin Lo. bahkan gue nanyain Lo ke ibu kost di sana, katanya nggak ada yang namanya Lo ngekost di sana."


"kan gue udah bilang nggak usah nyamperin gue. kosan gue lumayan jauh dari situ."


"Lo bilang waktu itu nggak jauh dari situ."


"ya itu alasan gue aja biar Lo nggak nganterin gue masuk gang gang kecil. kan kasian Lo nya"


"Hmm... Lo ya."jawab Ahmad pasrah


"Hehe. sorry." Santi tersenyum Pepsodent


"auahh bodo."


"btw lain kali gue boleh dong mampir."sahut Abang Rio


"tempatnya nggak boleh di kunjungi cowok bro."jawab Ahmad


"iya bang, cuman khusus cewek."


"yah, tapi bagus sih. jadi bisa di bilang aman."sahut bang Rio

__ADS_1


"aman dari apa dulu nih."ledek Ahmad


"apaan aja, ya nggak bang. yang pasti dari buaya darat... wkwkwk"


"untung gue nggak termasuk spesies itu sihh... wkwkwk" sahut Ahmad


"Ahahaahaaa." mereka tertawa


"ngetawain apaan si, seru banget kayak nya."sahut Ana


"yah kepo" ledek Abang Rio


sepanjang malam acara berlangsung mereka semua tak lepas dari canda dan tawa kebahagiaan. saling ledek satu sama lain, dan orang tua Ana sebagai pendengar dan penengah.


Acara makan bersama di mulai, mereka menikmati makanan dan suasana yang tercipta. hingga saatnya acara makan pun telah selesai. Ahmad yang pulang ke rumah sedangkan Santi menginap di kamar Ana.


"tumben ada di rumah. Lo nggak ada rencana buat pergi?" tanya Santi


"nggak ada, memangnya kenapa?" sahut Metandra cuek


"Metandra.. gue mau masak." to the point


"ya terus? Oh bahan bahan buat masak nggak ada? ya udah sana ke supermarket, dekat sini ada."


"Ee bukan itu..-"


"ya terus apa? Ohh duit." Metandra berniat mengeluarkan dompetnya.


"bukan.. bukan.."Santi langsung menggelengkan kepala dan melambaikan tangannya. Metandra mengerutkan keningnya ekspresi bingung.

__ADS_1


"itu...gue nggak bisa nyalain kompor." menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"nggak bisa nyalain kompor terus mau masak?" sahut Metandra bingung


"iya soalnya kompor yang ada di sini berbeda sama yang bisa gue pakek." sahut Santi memelas


"Ohh.. ya terus.?." Metandra mengangkat bahunya sambil melayangkan pertanyaan bodoh.


"ya terus Lo harus ajarin gue." sahut Santi sebal


"Oke... oke..." sahut Metandra, sambil menuju ke dapur dan di buntuti Santi.


Metandra akhirnya mengajarkan Santi untuk menggunakan kompor listrik. setelah Santi mengerti dan paham barulah Metandra meninggalkan Santi menuju sofa kembali.


Santi memasak nasi goreng, khas masakan yang biasa dia buat. karena di dalam kulkas tidak banyak persediaan bahan makanan juga. dan masakan paling simpel baginya yaitu nasi goreng.


Setelah selesai memasak dia membagi dua porsi di dalam piring, yang satu dia berikan kepada Metandra.


Mereka memakan nasi goreng di meja makan bersamaan. awalnya Metandra sempat menolak, tapi di paksa oleh Santi. mau tidak mau dia ikut makan yang di suguhi Santi.


Metandra ragu ragu untuk memakannya, setelah merasakan makanannya enak dia melahap makanan tanpa ragu lagi. makanan di dalam piring pun ludes tak tersisa.


Eekkkk


.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2