Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 24


__ADS_3

Ahmad mengetahui masalah yang di hadapi sahabatnya itu. berkali-kali Ahmad menawarkan bantuan kepada Santi tapi Santi menolak. Santi tidak ingin berhutang budi kepada siapapun. akhirnya Ahmad menyarankan agar Santi bekerja di salah satu restoran sahabat ayahnya. Santi menyetujui saran dari Ahmad tersebut. padahal dia ingin berusaha terlebih dahulu tapi tidak ada pilihan. dia tidak ingin membuat Ahmad merasa bersedih karena niat baiknya selalu di tolak.


Setelah pulang sekolah seperti biasa Santi segera menuju tempatnya bekerja. dia hanya menaiki angkutan umum sekali maka akan sampai ke tempatnya bekerja. di dalam tas Santi bisa menyediakan pakaian ganti. dia akan mengganti pakaiannya di loker tempatnya bekerja.


Setelah mengganti pakaian dia siap untuk bekerja menggantikan shift sebelumnya.


"Santi tolong Lo layani meja sebelah sana ya (menunjuk ke sebuah meja), tadi gue nggak sempat." kata Sinta partner shift sebelumnya.


"Ok, siap" Santi menuju meja yang di tunjuk oleh Sinta


Di meja tersebut ada sepasang kekasih sedang berkencan.


"silahkan mau pesan apa" Santi menyodorkan buku menu dan membawa kertas untuk mencatat pesanan. Santi hanya melihat ke wajah perempuan tersebut.


"mbak saya pesan spaghetti bolognese sama jus jeruk, sayang kamu mau pesan apa?" tanyanya kepada kekasih yang sedang asyik main handphone.

__ADS_1


"aku pesan steak sam-.." dia di buat kaget saat menatap Santi begitu pun sebaliknya Santi terbelalak menatap orang yang sangat dia kenal.


"sama apa sayang" jelas Lita


"ehm sama jus terong Belanda di tambah air mineral satu." tegas Metandra sambil mengalihkan pandangannya.


dengan sedikit gemetar Santi mengulang pesanan mereka. kemudian Santi langsung menuju bartender menyerahkan menu pesanan dan melayani meja yang lainnya. sesekali Santi melirik ke arah meja suaminya itu. hatinya sangat sakit menyaksikan kedekatan suaminya dengan perempuan lain tetapi dia tidak memiliki hak untuk melarangnya.


karena terlalu banyak melamun tanpa sengaja Santi menumpahkan botol minuman di meja pelanggan. tanpa di sengaja air nya mengenai pelanggan. bajunya basah kuyup akibat tumpahan air. Santi mendapatkan tamparan keras dari seorang laki-laki berusia sekitar 35 tahunan dengan penampilan sangar. seketika Santi langsung memegang pipinya yang terasa panas dan perih. semua mata pengunjung seketika tertuju ke tempat keributan, begitupun dengan Metandra. dia sangat kaget suara tamparan itu terdengar jelas di telinganya. tapi dia tetap dengan posisinya semula tanpa ada sedikitpun ingin membela Santi.


"maafkan saya pak, saya gak sengaja." ucap Santi dengan ber-uraian air mata dada nya terasa sangat sesak menahan tangis.


"gampang Lo bilang maaf" menggertak meja "gue mau ngomong sama atasan Lo, dimana dia?"masih dengan emosi.


Saat itu juga HRD datang menghampiri dengan wajah tenang.

__ADS_1


"maafkan keteledoran pegawai kami pak, dia masih baru harap di maklum. sebagai gantinya bapak tidak perlu membayar makanan yang sudah bapak pesan." tatapan mengiba


"Terus bagaimana dengan pakaian gue? gue nggak ada waktu buat ganti pakaian ke rumah." tegasnya


"baik kami akan mengganti pakaian yang bapak kenakan dan bapak bisa membeli pakaian di toko terdekat."


"Ok kalau gitu. pecat aja pegawai nggak becus begini" ucapnya sambil menunjuk ke arah Santi dan meninggalkan tempat tersebut.


"sekali lagi mohon maaf pak, Santi beresin tempat ini sekarang." perintah HRD nya


"baik pak." menjalankan perintah atasannya.


.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ

__ADS_1


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™


__ADS_2