
"Loh kenapa? kalau nak Metandra saja mengizinkan malah makin bagus." sahut bapak
"belum kepikiran pak, lagi pula selama ini nggak berhenti berfikir terus jadi Santi kepingin beristirahat dulu untuk sementara. sekarang ini Santi pinginnya fokus menjadi istri yang baik."
"Iya bener pak, biar kita cepet dapat cucu." sahut ibu. Santi hanya tersenyum malu mendengar ucapan ibunya.
"Mau fokus menjadi istri yang baik tapi kamu sendiri masih bekerja nak." ucap bapak lagi
"Bekerja kan beda pak nggak harus berfikir keras, agar tidak terlalu bosan juga."
"Ya sudah kalau begitu, terserah kamu mana baiknya aja.
Mereka asik mengobrol sampai sore pun tiba. Santi dan ibunya menuju dapur untuk memasak.
"Santi, nak kalian tidak menunda momongan kan?" tanya ibu sambil mengiris bahan makanan.
"Nnggak kok Bu, sedikasihnya aja." jawab Santi
"Bagus lah, ibu benar-benar tidak sabar ingin menimang cucu." balas ibunya
"Ibu tapi Santi sedikit takut, umur Santi masih muda Bu. Santi belum siap jika harus mengurus bayi." ucap Santi polos
"Nggak masalah nak, kan bisa belajar. justru bagus di umur muda sudah punya anak umur kalian nanti nggak terlalu jauh bedanya. saat mendidik anak juga tidak terlalu kolot, masih bisa mengikuti perkembangan zaman." jelas ibu
"Hehe...ibu mah bisa aja." sahut Santi malu malu.
Di dalam apartemen yang berbeda Metandra yang sungguh prustasi karena sampai sekarang belum juga bisa menghubungi Lita.
Sayang kamu ada di mana sih...Susah banget di cari, aku kangen banget tau nggak... maafin aku yang udah nutupin semuanya dari kamu. Metandra bergeming dalam hati
__ADS_1
Aghhh
Metandra mengacak acak rambutnya prustasi.
Awas aja Lo Santi, gue bakal kasih Lo pelajaran pokoknya, Lo tunggu aja nanti. biar Lo juga merasakan sakit itu seperti apa..
Agghhh...
"Santi kemana Metandra nak, coba di telepon dulu nak ibu khawatir terjadi apa apa sama dia." ucap ibu
"Iya Santi" sambung ayah. mereka yang sedari tadi kumpul di ruang tamu.
"Ibu Santi nggak hafal nomernya."
"Apa kamu nggak menyimpannya?"
"iya Santi lupa Bu, udah nggak usah terlalu khawatir. mudah mudahan Metandra baik baik aja Bu."
"Berdoa aja Bu semoga tidak terjadi apapun. sekarang ini bapak dan ibu istirahat aja di kamar ya, Santi nggak mau nanti malah bapak dan ibu sakit karena kurang istirahat."
"Ya benar Bu kata Santi, kita berdoa saja semoga tidak terjadi apa-apa." ucap bapak
"Ya sudah, kamu juga istirahat nak, besok kan udah masuk kerja."
"Iya ini mau masuk kamar juga." balas Santi. merekapun menuju kamar masing-masing.
Baru sekitar satu jam Santi terlelap, dia dikagetkan oleh perbuatan Metandra yang secara tiba-tiba menyerangnya dengan cara menarik tangan Santi secara kuat.
"Enak banget ya Lo tidur kayak nggak ada salah dan beban sedikitpun." Santi terduduk dalam keadaan bengong dan masih antara sadar dan tidak serta kaget menerima serangan secara tiba-tiba.
__ADS_1
"Minggir Lo dari tempat tidur gue." dengan nada emosinya.
Santi pun turun dari tempat tidur dan hendak tidur di bawah. tiba tiba saja Metandra melemparkan satu bantal di hadapannya. Santi menerima bantal tersebut dan tertidur dalam keadaan bersedih. seketika air mata itu mengalir lagi untuk kesekian kalinya di sebabkan oleh Metandra. rasanya semakin sulit saja baginya mendapatkan maaf dan cinta dari suaminya itu.
Siang hari Metandra yang baru saja bangun dari tidurnya. dia segera bersiap siap untuk pulang ke mensionnya untuk menemui orang tuanya.
Ketika Metandra baru saja keluar dari kamar dia melihat orang tua Santi yang sedang duduk di sofa ruang tengah, sedang bersantai di sana.
"Nak Metandra sudah bangun." sapa ibu
"Iya Bu" ucap Metandra
"Semalam pulang jam berapa nak? soalnya kita semua khawatir sudah malam tapi belum pulang."ucap ibu
"Iya Bu, ada sedikit masalah. maaf sudah bikin khawatir."
"iya tidak apa apa. yang terpenting nak Metandra baik baik saja sekarang."
"iya Bu. maaf Pak, Bu sekarang saya harus tinggal lagi, karena ada keperluan penting."
"Makan dulu sebentar nak" kata Bapak
"Nanti saja, saya harus pergi sekarang."
"ya sudah hati hati ya nak." sahut ibu
"Iya Pak, Bu." Metandra pergi meninggalkan mereka.
.
__ADS_1
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐ช๐ Terima Kasih ๐