
Di tengah malam Santi terbangun dari tidurnya, dia merasa bahwa tenggorokannya sangat kering. dia juga belum melihat keberadaan Metandra di kamar itu.
Hahhh...Metandra belum pulang atau dia memang nggak tidur di kamar ini sih. masa jam segini belum pulang juga. atau Jagan jangan dia tidur di luar lagi. tapi kenapa? kok rasanya kayak ada yang aneh. mana mungkin dia nyuruh gue tidur di tempat ini sedangkan dia sendiri nggak tidur di sini.
Santi keluar dari kamarnya dan menuju ke dapur untuk minum. sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling. setelah selesai dia menuju ke kamar kembali. sebelum masuk ke dalam kamar dia baru menyadari bahwa di sebelah pintu kamarnya ada pintu satu lagi. dia berfikiran bahwa itu adalah gudang tempat penyimpanan barang. dia di buat penasaran akhirnya Santi mendekati pintu tersebut dan sedikit menempelkan telinganya. dia tidak mendengar apapun dari dalam sana dan semakin membuatnya penasaran.
Pintu di buka berlahan oleh Santi, setelah berada di dalam. dia tidak melihat siapapun di sana. dia baru tahu ternyata itu adalah kamar, yang hampir sama dengan kamar yang dia tempati. hanya saja ruangan itu Lebih bernuansa sedikit gelap. dia melihat ke semua arah, pandangannya tertuju di sebuah meja samping tempat tidur. di sana dia melihat ada dua bingkai foto, foto keluarga dan foto seorang laki-laki dan perempuan berpasangan. jelas foto yang berpasangan itu bukanlah foto Metandra. namun mukanya sedikit mirip, saat Santi melangkahkan kakinya ingin keluar tiba tiba saja dia berbalik badan. mendengar suara pintu dibuka.
Drreettt
Santi terkejut, dia hanya berdiri tegak seperti patung dan matanya membulat sempurna. ketika melihat Metandra keluar dari kamar mandi yang tidak mengenakan baju. hanya selembar boxer yang menutupi tubuhnya yang tampan dan berotot.
"Lo ngapain di kamar ini?" teriak Metandra. Metandra pun tidak kalah terkejutnya melihat Santi.
__ADS_1
"maaf.. maaf.. maaf..."Santi langsung membalikkan badannya dan langsung keluar begitu saja dan menuju kamarnya. dia mengatur nafasnya agar tetap stabil.
Ya ampun Santi, hadeuh malu maluin baget si. ntar dia mikirnya gue sengaja ngintipin dia lagi. aduhhhh... gumamnya
Metandra jika tidur dia memang keseringan mengenakan celana boxer biasanya di balut dengan kaos singlet. tapi di malam itu dia tidak mengenakan kaos singlet nya.
Bener bener nggak sopan, udah tau nggak ada orang masih aja masuk. atau jangan jangan memang dia mau ngambil sesuatu lagi dari kamar ini. iya... gue cek dulu kali aja ada yang hilang.
Beruntung Lo nggak ada yang hilang, nyampe ketahuan awas aja Lo nggak bakal gue kasih ampun. gue paling benci yang namanya pencuri!.
Di hari Minggu pagi, Santi masuk ke kamar Metandra, ingin meminta izin untuk menginap di rumah Ana. di dalam kamar Santi melihat bahwa Metandra berpakaian sangat rapi, wangi dan ganteng. yang membuat Santi terpana dengan pesonanya.
"ada apa?"tanya Metandra
__ADS_1
"Eee... itu gue mau nginap di rumah Ana malam ini. nggak masalah kan kalo gue..-" Santi belum sempat melanjutkan pembicaraan sudah di balas oleh Metandra
"ya udah sana"
"I-iya" Santi pergi meninggalkan Metandra. dia berangkat menggunakan angkutan umum.
Tidak lama Santi keluar, Metandra pun ikut keluar dia sudah mendapatkan telvon dari kekasihnya Lita. hari ini mereka akan berkencan bersama. untuk kencannya kali ini Metandra menggunakan salah satu mobil pribadi yang ada di mentionnya.
.
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐ช๐ Terima Kasih ๐
__ADS_1