Terjebak Di Kota Metropolitan

Terjebak Di Kota Metropolitan
episode 34


__ADS_3

warning 21+


Metandra masuk ke apartemen dalam keadaan mabuk parah sampai berjalan pun sempoyongan. dia pulang jam setengah 2 pagi di antar oleh Rizal tapi hanya sampai depan apartemen saja. Rizal salah satu personil grim Reaper juga. Rizal pergi meninggalkan Metandra, kondisinya juga sama dalam keadaan mabuk berat hanya saja dia bersama drivernya jadi aman.


Metandra berjalan menuju ke sofa, sesaat pandangannya menuju seseorang yang sedang tertidur di sana. dia mendekat dan menatap sesekali dia melihat Santi dan kadang dia melihat wujud Lita di sana. pandangannya samar samar karena terlalu mabuk dan tidak sadar.


Metandra mendekap tubuh Santi dengan erat. seketika Santi langsung terbangun dan kaget melihat Metandra yang tiba-tiba memeluknya dengan erat.


"Mmetandraa.." Santi merasa gugup dan heran atas sikap Metandra. apakah mungkin Metandra berubah dengan seketika.


"kamu dari mana saja, aku dari tadi menelpon mu."semakin mengeratkan pelukannya.


"Aaku dari tadi menunggu mu, untuk makan malam bersama."jelas Santi. tidak ada jawaban dari Metandra. "apa kamu sudah makan?"

__ADS_1


"aku merindukan mu." bisik Metandra di telinga Santi


"Kkkamu merindu kan Aaku." Santi merasa gugup dan semakin bingung dengan sikap Metandra. dalam hitungan jam sikap Metandra seketika berubah 180ยฐ


"aku sayang kamu, aku menginginkan mu."bisik Metandra di telinga Santi lagi yang membuat tubuh Santi merinding. tapi Santi merasa bahagia atas ucapan Metandra, dirinya serasa sedang bermimpi di cintai oleh orang yang selama ini dia inginkan.


Metandra menyusuri leher jenjang Santi, dan melucuti pakaian Santi satu persatu hingga tersisa pakaian dalam saja. Metandra menurunkan kepalanya ke bagian dada Santi. dia menikmati dua gundukan gunung yang kenyal, sambil bermain main menggunakan Li*dahnya di sana. tangannya mulai berkelana di bagian bawah milik Santi. Santi merasakan sensasinya, tangannya sedikit menjambak rambut Metandra. dia sedikit memberikan erangan dalam permainan yang Metandra berikan.


Mereka melakukan penyatuan pada malam itu, keduanya sama-sama saling memuaskan. Metandra memasuki Santi sedikit susah sama seperti pertama kali mereka melakukannya dulu. kepunyaan Santi menjadi sempit kembali karena telah lama tidak di sentuh. Metandra membuat Santi orang yang benar benar dia cintai begitu pun Santi merasakan sebaliknya.


"Lita sayang kamu sangat nikmat"ucap Metandra dengan mata terpejam sambil tersenyum tipis.


deg

__ADS_1


Seketika telinga Santi merasa panas mendengar ucapan Metandra. dia menjatuhkan tubuhnya yang masih polos ke lantai karena tidak kuat menahannya. dada Santi seketika menjadi sesak seolah berhenti bernafas. air matanya tanpa terasa mengalir membasahi pipi.


Santi tahu siapa yang Metandra maksud, dia berfikir apa yang mereka lakukan barusan di luar kesadaran Metandra. melihat kondisi Metandra saat ini yang tidak sadarkan diri.


"sebenarnya gue nggak ada nafsu sama sekali pas berbuat sama dia. gue ngelakuin itu terjadi karena gue bayangin tubuh dari Lita."


seketika Santi teringat dengan kata kata itu dimana Metandra pernah melontarkannya. membuat dada Santi semakin sesak dan air mata semakin deras mengalir, dia menangis sejadi-jadinya.


Setelah Santi merasa lelah hingga air matanya pun sudah mengering. dia mengenakan pakaian, lalu mengambil selimut untuk menyelimuti tubuh polos Metandra. walau terasa sakit Santi tetap melakukannya. kemudian kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri dan mengistirahatkan tubuhnya.


.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ

__ADS_1


Hallo guys... minta dukungannya ya untuk memberikan like, komen dan vote nya. biar author semakin semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ˜† Terima Kasih ๐Ÿ™


__ADS_2