Terjebak Pernikahan Rahasia Di Hari Wisuda

Terjebak Pernikahan Rahasia Di Hari Wisuda
BAB 50


__ADS_3

“Sekarang ganti Aku yang tanya ya... !!! ”


“Pasti soal Alfath... ”


“Cerdas.”


“Mau tanya soal tadi? ”


“Iya, tadi gimana Kamu bisa makan bareng sama Alfath. Jujur Nay, Aku minta Kamu jujur... ” pinta Bella kepada Naya dengan tatapan memelas.


“Kan tadi sudah kubilang. Aku cuma kebetulan ketemu sama Dia. Jadi kenapa tidak makan bareng sama Dia, toh Alfath juga teman sekelasku di kampus. Nggak ada yang salah kan...? ”


“Terus kenapa Kamu bisa pulang sama Alfath...? dan sekarang mobilnya juga terparkir di rumahmu... ” Naya di berondong pertanyaan oleh Bella yang tidak sabaran.


“Bell, siapa juga yang pulang bareng sama Alfath... Aku bisa bawa mobil sendiri, terus masalah mobil yang didepan itu punya Papa yang biasanya Aku pakai. Pabrik itu nggak cuma bikin barang satu aja. Banyak kok yang samaan... ” Bella yang masih belum yakin dengan jawaban Naya memilih untuk mengintip mobil yang terparkir.


Lihat saja kau Nay kalau sampai bohong, Aku hafal betul nomor seri mobil Alfath...


“Loh mobilnya kok nggak ada sih...? ”


“Tuh kan, pasti Pak Komar pakai buat belanja... ”


...****************...


“Huft... akhirnya selamat juga dari cewek ganjen itu... ” Alfath pergi dengan membawa mobilnya jauh-jauh dari lokasi rumah. Beberapa menit lalu Naya mengirimkan pesan kepada Alfath sesuai dengan janjinya.

__ADS_1


Naya


Cepat pergi dari rumah dan bawa mobilmu. Bella mulai curiga.


^^^Me^^^


Oke OTW pergi nih, ajakin ngobrol dulu. Jangan sampai Aku ketahuan.


Naya


Cepetan. Atau kalau bisa kau ganti saja nomor plat mobilmu itu. Meresahkan saja... 😏


Alfath sudah meninggalkan rumah dengan selamat. Dia harus pergi jauh-jauh sebelum kepergok Bella.


“Nah kan, udah lah Bell makan... lagian kenapa sih harus bahas Alfath. Ini moment berharga loh buat Kita. Kan lama nggak ketemu... ” Naya menaik turunkan alisnya seraya menatap Bella yang masih sibuk dengan pikirannya.


“Lagian masih banyak cowok kan, kenapa harus sama Alfath sih Bell...? Kamu kan bisa sama Rangga tuh. Soalnya kalian itu senasib, ya daripada menunggu bintang yang nggak mungkin bisa Kamu gapai. Mending sama yang pasti-pasti aja... ” celoteh Naya gemas dengan sikap Bella yang alay itu.


“Alfath pasti bisa Aku gapai. Aku percaya itu Nay, meskipun belum tau kapan, tapi Aku terlalu yakin jika Alfath akan jatuh kepadaku. ”


Cih... menjijikkan...


“Ngapain sih mempertahankan sakit terus-terusan, padahal diluaran sana masih banyak laki-laki yang lebih hebat, lebih tampan dari Alfath. ”


“Aku nggak bisa Nay, cuma Alfath. Dari dulu sampai sekarang.” Naya sebenarnya sudah ingin muntah saat mendengarkan ucapan-ucapan Bella.

__ADS_1


“Ya udah deh terserah Kamu aja kalau memang hati dan otakmu itu keras kayak batu. Nggak bisa dibilangin, ya udah sakit hati aja ya... ” dengus Naya kesal kepada Bella yang memang keras kepala mati-matian memperjuangkan Alfath.


“Aku pulang dulu Nay, lain kali Aku bakal kesini lagi. Sama Kita harus mengagendakan liburan keluar negeri. ” Bella meminta izin pulang saat ponselnya bergetar. Seseorang telah menghubunginya.


“Iya hati-hati ya... ” Naya berkata manis saat dihadapkan Bella, padahal sebenarnya Dia sangat muak dengan sikap alay Bella. Apalagi kalau sudah berbicara soal cintanya kepada Alfath.


“Bye Nay, lain kali Aku kesini lagi. Oke... ”


Nggak usah kesini lah, bikin orang repot aja..


“Iya... ” Naya tersenyum getir menjawab Bella. Karena sebenarnya hati dan ucapannya tidak sejalan.


Dasar ya Naya ini, orang mau bertamu malah hatinya menolak... 😅


...****************...


Naya


Dia udah pulang. Hati-hati kalau ketemu dijalan.


^^^Me^^^


^^^Siap tuan putri. Masih nungguin ganti plat mobil^^^


__ADS_1


Gimana nih visualnya Alfath...??? udah cocok belum...??? kasih komen di bawah dong😁😁


__ADS_2