
*Aku baj*ngan yg juga ingin memiliki pasangan dan hidup bahagia. Aku bukan pemain wanita kok, ya aku cuma pernah lah beberapa kali bermain dengan wanita. Tapi sekarang aku sudah memiliki mu dan mencintai mu Ruby*.
Bangkok, Thailand.
Tuan Okada tersenyum melihat hasil kerja Jeremy yg tidak pernah gagal selama Jeremy menjadi orang kepercayaan Tuan Okada.
"Kita kembali ke Tokyo malam ini," ujar Tuan Okada.
"Baik Tuan," jawab Jeremy.
Tuan Okada dan Jeremy pergi meninggalkan club malam yg ada di Kota Bangkok, dan kembali ke penginapan murah yang ada di pinggiran Kota Bangkok.
1 minggu kemudian,
Ace menunggu Ruby di Toko Buku milik Paman Hiroki. Rencananya hari ini Ace ingin mengajak Ruby pergi berdua, Ace mengobrol dengan Paman Hiroki yg sudah lama tak dikunjungi oleh Ace.
"Kamu sekarang terlihat lebih banyak senyum Ace?" Tanya Paman Hiroki senang melihat Ace yg nampak lebih ceria.
"Tentu saja, Paman. Aku berencana akan tinggal bersama dengan Ruby," jawab Ace dengan senyum mengembang di bibirnya.
"Wahh!! Selamat anak muda!! Akhirnya kamu menemukan cinta yg selama ini hanya kau berikan untuk Nyonya Ayana," ucap Paman Hiroki memberikan selamat.
"Terima kasih Paman, iya aku akhirnya memiliki pasangan dan saling mencintai. Aku ingin mengajak Ruby berkeliling dunia Paman, ke tempat-tempat yg indah yg belum pernah Ruby datangi. Aku ingin Ruby melihat dunia lebih luas, aku yakin Ruby akan senang Paman," jawab Ace.
"Ajaklah dia, bahagiakan dia Ace. Paman juga yakin Ruby akan bahagia dan senang bisa melihat banyak tempat indah dan luar biasa di dunia ini. Paman akan selalu berdoa yg terbaik untuk kalian berdua," balas Paman Hiroki dengan tulus.
"Terima kasih Paman, Paman sudah seperti Paman Takagi yg selalu ada dan memberikan dukungan kepada ku. Sekali lagi terima kasih Paman," Ace memeluk Paman Hiroki.
"Sama-sama anak muda, kamu sudah seperti anak ku sendiri jadi jangan berterima kasih," balas Paman Hiroki.
Saat Ace dan Paman Hiroki asyik mengobrol, akhirnya Ruby datang.
Ace dan Ruby berpamitan dengan Paman Hiroki karena mereka akan pergi studio foto.
20 menit kemudian,
Ruby berkali-kali berkaca di cermin yg ada di depannya. Dengan wajah cantik berbinar Ruby seperti tak mengenali dirinya sendiri yg kini tengah memakai kimono berwarna biru muda. Ace tersenyum melihat Ruby yg seperti anak kecil memakai baju baru.
"Apa aku cantik Ace?" Tanya Ruby.
"Tentu saja kamu cantik," jawab Ace.
"Permisi, Tuan Inagawa silahkan berganti baju," ujar salah satu karyawan studio foto.
Ace mengangguk dan mengikuti karyawan tsb.
5 menit kemudian,
Ace keluar dari kamar ganti dan sudah memakai kimono berwarna biru tua.
Mata Ruby seolah terhipnotis dengan penampilan Ace yg rapi dan tampan. Rambut gondrong Ace di sisir rapi lalu di ikat kebelakang khas pria-pria bangsawan Jepang.
"Kenapa melihat ku seperti itu?" Tanya Ace berdiri di depan Ruby.
"Hehehe kamu sangat tampan Ace," jawab Ruby dengan polosnya.
"Kamu juga cantik sayang," balas Ace dengan lembut.
"Ayo kita berfoto?" Ajak Ace seraya mengulurkan tangannya kepada Ruby.
Dengan senang hati Ruby menerima uluran tangan Ace.
Ace dengan ikhlas melakukan sesi foto bersama Ruby agar gadis cantik itu senang. Saat Ace bertanya apa yg Ruby inginkan? Gadis itu menjawab ingin berfoto memakai kimono.
__ADS_1
Flashback on,
Mata Ruby masih setia memandang kolam ikan Koi yg ada di taman belakang rumah Reina. Sungguh Ruby sangat merindukan Ace dan,
Grep!
Akkh!!!
"Ruby,"
Deg!
Ruby langsung membalikkan badannya dan,
"Ace!!"
Ruby langsung memeluk tubuh Ace dengan erat. Ruby sangat merindukan kekasihnya itu yg selama berhari-hari mereka tidak bertemu.
"Aku merindukan mu," ucap Ruby senang.
"Aku juga sangat merindukan mu sayang," balas Ace.
Ruby melepaskan pelukannya dan mengajak Ace untuk duduk.
"Kenapa tidak bilang dulu kalau mau kesini?" Tanya Ruby.
"Aku ingin memberikan kejutan kepada mu," jawab Ace.
Cup!
Ruby mencium pipi Ace.
"Aku kesepian, aku benar-benar merindukan mu," ujar Ruby.
Ace tersenyum mendengar ucapan kekasihnya itu.
Grep!
"Maaf membuat mu menunggu lama. Aku harus menyelesaikan semuanya," ujar Ace.
"Jadi sekarang semua sudah selesai?" Tanya Ruby.
"Bisa dibilang begitu," jawab Ace.
"Kamu tidak akan pergi lagi?" Tanya Ruby lagi.
"Tidak sayang ku. Kalaupun aku pergi, kamu juga akan ikut kemanapun aku pergi. Nah, sekarang kamu mau apa hem? Aku sudah disini dan tidak pergi-pergi lagi," jawab Ace.
"Aku ingin kita berdua berfoto memakai kimono," jawab Ruby cepat.
"Astaga Ruby!! Permintaan macam apa ini? Kimono? Berfoto berdua? Astaga!!!!" Batin Ace tak habis pikir dengan permintaan Ruby.
"Baiklah kita akan berfoto bersama Sayang. Oya, rumah yg aku janjikan kepada mu sudah jadi. Kamu ingin melihatnya besok?" Ujar Ace.
Mata Ruby berkedip berkali-kali saat mendengar ucapan Ace.
"Be..narkah?" Tanya Ruby seolah tidak percaya.
"Tentu saja. Rumah itu sudah atas nama mu, dan jauh lebih mewah dan megah dari rumah ini," jawab Ace.
Entah apa yg ada dipikiran Ruby yg pasti gadis itu masih tidak percaya dengan apa yg terjadi di hidupnya saat ini.
Flashback off.
__ADS_1
"Apa kamu senang?" Tanya Ace.
"Ya tentu saja. Aku memiliki foto kita berdua, lihatlah kamu sangat tampan di foto ini," jawab Ruby dengan riang seraya menunjukkan hasil foto mereka berdua.
"Kita akan pindah ke rumah yg aku berikan untuk mu. Kita akan tinggal disana," ujar Ace.
"Kapan?" Tanya Ruby.
"Sekarang," jawab Ace langsung berdiri dan berjalan meninggalkan Ruby yg masih duduk di bangku taman.
"Ya sudah pergi saja sana! Aku akan pulang kerumah lama ku," teriak Ruby yg kesal ditinggal oleh Ace.
Ace tetap berjalan tanpa menghiraukan teriakan Ruby.
Mata Ruby mulai berkaca-kaca karena Ace tidak berhenti dan malah semakin jauh berjalan.
"Baiklah aku akan kembali ke rumah lama ku," gumam Ruby.
Ruby mulai berjalan berlawanan arah dengan Ace. Ruby berjalan cepat tanpa mau menoleh kebelakang, Ruby merasa Ace sengaja meninggalkannya. Karena biasanya Ace akan selalu menggandeng tangan Ruby dan pergi bersama.
"Sedikit lagi sampai halte," gumam Ruby.
Ruby mempercepat langkahnya dan,
Grep!
"Aku bercanda sayang. Kenapa kamu menganggap ku serius?" Ujar Ace yg langsung berlari mengejar Ruby saat tahu gadis itu malah pergi.
Hiikss...
"Kamu yg meninggalkan aku! Kamu," ujar Ruby menangis.
"Sstt, maaf! Oke aku salah, aku janji tidak akan mengulanginya lagi. Maafkan aku ya?" Ujar Ace berusaha menenangkan Ruby.
Ruby mengangguk dalam pelukan Ace.
"Aku tadi bercanda sayang, maaf ya? Sekarang kita pulang ya?" Ajak Ace.
"Jangan begitu lagi, aku sangat bahagia bisa berfoto dengan mu memakai kimono tapi kamu merusak mood ku Ace," ujar Ruby seraya menghapus air matanya.
"Iya aku yg salah, aku tadi ingin bercanda saja. Maaf ya, jangan menangis lagi oke? Ayo sekarang kita pulang kerumah baru mu," jawab Ace menenangkan Ruby.
Ruby mengangguk dan langsung merangkul lengan Ace.
"Kamu sudah sangat bergantung dengan ku By."
Sementara itu,
Disebuah ruangan gelap dan nampak kacau serta berantakan. Ada seorang wanita yg nampak lusuh dan kotor, duduk diatas lantai yg dingin dan berdebu.
Ceklek!
Tap!
Tap!
Tap!
"Siapa itu?" Teriak wanita tsb.
"Saya Riku, Nona Inara."
Tbc,
__ADS_1
Ada yang rindu dengan Tuan Kenzo, bapaknya Ace??