
Ini kali pertama aku menginjakkan kaki ku di tanah kelahiran ku yang tidak aku ingat sama sekali. Dari negara inilah Ayah ku berasal, tapi lagi-lagi aku tidak memiliki kenangan apapun tentang pria itu. Dia pergi saat aku berusia 2 tahun, kata Ibu ku. Hanya foto usang yg aku perbaiki agar aku bisa melihat mu Ayah. Tapi kini aku tidak akan sedih lagi karena aku memiliki pria yang luar biasa yang sangat mencintai ku. Ace Xzander Inagawa dia pria ku.
Ace dan Ruby sedang berada ditempat kursus bahasa yg Ruby ikuti. Ace akan akan bicara dengan bagian administrasi, tentang kepindahan Ruby ke Rusia dan otomatis Ruby berhenti mengikuti kursus.
20 menit kemudian,
Ace dan Ruby sudah selesai bicara dan berpamitan dengan bagian administrasi. Mereka memahami alasan yg di ungkapkan oleh Ace, jadi pihak tempat kursus langsung menyetujui bila Ruby berhenti mengikuti kelas kursus bahasa Inggris.
Setelah itu Ace akan mengajak Ruby pergi ke salah satu fashion store terkenal, karena Ace ingin membeli beberapa baju untuknya dan Ruby.
"Jadi beli hoodie Ace?" Tanya Ruby.
"Iya sayang, kemarin aku melihat ada yang aku suka dan cocok dengan gaya ku sekarang yg botak hahaha," jawab Ace.
"Kamu semakin tampan sayang," puji Ruby.
"Terima kasih," balas Ace.
Ace dan Ruby berjalan keluar dari tempat kursus Ruby dan,
"Ruby!!"
Ace tahu betul siapa yg memanggil Ruby.
"Brengs*k!! Mau apalagi pria tolol itu," batin Ace kesal.
"Hi Tuan Aaron," sapa Ruby ramah dan tentu saja tidak dengan Ace yg hanya diam saja menatap sinis Aaron.
"Hi Ruby dan Tuan. Eehm maaf, apa kamu tidak masuk Ruby?" Tanya Aaron.
"Mulai hari ini saya sudah tidak ikut kursus lagi. Saya dan suami saya Ace akan pindah ke Rusia," jawab Ruby menjelaskan.
"Suami? Wwaaaw!! Terima kasih sayang," batin Ace yg sangat gembira karena Ruby mengklaim dirinya sebagai suami Ruby.
"Suami?" Tanya Aaron.
"Iya dia Ace suami saya Tuan," jawab Ruby.
"Tapi kapan kalian menikah?" Tanya Aaron yg kecewa.
"Untuk apa anda tahu kapan saya dan Ruby menikah? Apa anda saudara istri saya? Bukan kan? Jadi tolong bersikaplah sewajarnya saja, anda ini bukan orang yg sangat mengenal istri saya. Mengerti???" Jawab Ace yg kesal karena Aaron terlalu ingin tahu.
"Oow maaf! Saya tidak bermaksud untuk,"
"Cukup! Anda sudah membuang waktu kami. Permisi," potong Ace.
Ace menggandeng tangan Ruby dan meninggalkan Aaron yg diam terpaku melihat Ruby yg bersama Ace.
"Sejak pertama kali melihat mu, aku sudah jatuh hati kepada mu Ruby. Tapi kenapa kamu tidak bisa melihat ke arah ku?" Batin Aaron kecewa.
Di sebuah gerai fashion store ternama,
Ace mencoba beberapa Hoodie terbaru yg baru saja dikeluarkan oleh brand tsb. Ruby hanya tersenyum melihat Ace begitu antusias mencoba Hoodie tsb. Ace tipe pria yg sangat fashionable dan memiliki selera berbusana yg baik. Tak heran bila Ace selalu menjadi pelanggan VIP disetiap Brand fashion dunia karena Ace selalu membeli produk mereka walau dengan harga mahal.
__ADS_1
"Apa ini cocok untuk ku sayang?" Tanya Ace berdiri didepan Ruby.
"Sangat cocok, kamu terlihat semakin keren!" Jawab Ruby dengan jujur.
"Oke, aku ambil 2 yg ini dan ini," ujar Ace.
Ruby hanya menghela nafasnya karena jaket hoodie yg di beli Ace sangat mahal harganya.
"Kamu mau apa? Hem?" Tanya Ace yg duduk disamping Ruby sambil menunggu pembayaran.
"Baju baju ku yg kamu belikan kemarin masih belum semua terpakai Ace," jawab Ruby.
"Yakin?" Tanya Ace lagi.
"Iyaa sayang," jawab Ruby.
"Okee," balas Ace.
"Tuan Takahashi, silahkan!" Ujar seorang karyawan toko yg menyerahkan belanjaan Ace.
"Terima kasih," jawab Ace.
Ace dan Ruby keluar dari toko tsb.
"Kamu mau kemana lagi sayang?" Tanya Ace.
"Kita langsung pulang saja ya?" Jawab Ruby.
"Kamu sakit?" Tanya Ace khawatir.
"Oke ayo kita pulang."
Hari keberangkatan,
Ace dan Ruby sudah berada didalam pesawat menuju negara Rusia tepatnya di Saint Petersburg. Hanya butuh waktu kurang lebih 3 jam penerbangan, Ace dan Ruby akan sampai di Bandara Pulkovo Kota Saint Petersburg. Selama mengudara menuju tempat baru, Ace melamun memikirkan langkah yg akan dilakukan oleh Ace untuk mencari informasi yg di inginkan oleh Tuan Kurt. Ace akan bekerja sendiri tanpa melibatkan Diego yg biasanya menjadi partner Ace.
Beberapa jam kemudian,
Ace dan Ruby dalam perjalanan menuju rumah yg akan mereka tempati selama tinggal di Saint Petersburg.
"Apa rumahnya masih jauh Ace?" Tanya Ruby yg menyandarkan kepalanya dibahu Ace.
"Tidak, 5 menit lagi akan sampai. Kamu capek ya?" Jawab Ace.
"Heem lumayan, padahal hanya 3 jam perjalanan," ujar Ruby.
"Nanti langsung istirahat saja ya?" Ujar Ace.
Ruby mengangguk.
Taksi yang ditumpangi Ace dan Ruby akhirnya sampai disebuah rumah bergaya simpel dan memiliki halaman cukup luas. Ace dan Ruby turun dari taksi lalu,
Anggap bahasa Rusia.
__ADS_1
"Permisi, apa anda Tuan Takahashi?" Tanya seorang wanita paruh baya.
"Iya saya Kenzo Takahashi," jawab Ace.
"Saya Roxana, ini kunci rumah anda," ujar Nyonya Roxana.
"Oow, terima kasih Nyonya Roxana. Salam kenal saya Kenzo Takahashi dan ini calon istri saya Ruby," Ace memperkenalkan dirinya dan Ruby.
"Cantik sekali kamu Nak," ujar Nyonya Roxana mengusap pipi Ruby.
"Terima kasih Nyonya," jawab Ruby malu.
"Nak Kenzo dan Ruby silahkan masuk dan beristirahat," ujar Nyonya Roxana.
"Terima kasih," jawab Ace dan Ruby berbarengan.
Selepas Nyonya Roxana pergi, Ace dan Ruby kemudian masuk ke dalam rumah yg akan mereka tinggali selama di Saint Petersburg.
Ceklek!
Ruby tersenyum senang melihat isi dalam rumah barunya yg bernuansa kayu.
"Suka?" Tanya Ace memeluk Ruby dari belakang.
"Suka sekali sayang. Sangat hangat dan nyaman," jawab Ruby.
Cup!
"Aku akan melakukan apapun agar kamu bahagia," ujar Ace seraya mengecup pipi Ruby.
"Terima kasih sayang," balas Ruby.
"Hemm, sekarang kita istirahat dulu ya? Nanti malam kita makan malam diluar saja," ujar Ace.
Ruby mengangguk setuju. Ace menggendong Ruby menuju kamar tidur untuk beristirahat sejenak.
Malam hari,
Ace mengajak Ruby makan malam di sebuah Resto yg ada di pusat kota Saint Petersburg. Ruby nampak senang berada di kota yg pertama kali di datanginya ini.
"Kamu senang?" Tanya Ace.
"Ya Ace, aku sangat senang," jawab Ruby.
"Kita mungkin tidak akan lama menetap disini. Setelah pekerjaan ku selesai kita akan berpindah lagi," ujar Ace memberi tahu.
"Pekerjaan? Maksud kamu?" Tanya Ruby bingung.
"Aku akan bekerja freelance disebuah perusahaan IT. Mereka butuh tenaga ku disaat saat genting saja, jadi waktu ku tetap banyak untuk mu," jawab Ace bohong.
Grep!
Ruby memeluk Ace.
__ADS_1
"Aku sangat senang Ace, lalu kapan kita akan menikah?"
Tbc,