The Heaven World

The Heaven World
Sekte Angin Timur I


__ADS_3

Perekrutan yang Sekte Angin Timur lakukan cukup membuat Voran terkesiap. Dia melihat ada beberapa Kultivator yang memiliki kekuatan cukup besar. Pemandangan itu memberikan kejutan kuat untuk Voran.


Pada pertempuran di perbatasan, seandainya para Kultivator ini berada di sisinya. Ia yakin kerugian yang akan dia terima tidak semengerikan saat ini. Tidak hanya mengejutkan, Voran juga merasakan betapa bergengsinya Sekte Angin Timur ini.


“Mereka melakukan seleksi dan tidak menerima sembarang Kultivator. Ini bukan tindakan sederhana. Apa sebenarnya tujuan perekrutan ini? Apakah hanya sekadar untuk melawan Lord Walcho saja atau ada maksud lainnya?” kata Voran dalam benaknya.


Pada waktu proses seleksi, Voran melihat ada beberapa Kultivator yang memiliki kemampuan tinggi. Sejenak dia bingung dengan keadaan ini karena dia tidak menyangka akan melihat Kultivator-kultivator dengan kemampuan setinggi ini di dalam wilayah kerajaannya.


Tak berapa lama kemudian, proses seleksi selesai. Voran lolos dari proses seleksi dan menemui seorang instruktur yang akan menjelaskan situasi pertempuran serta menjelaskan beberapa hal terkait dengan lawan yang akan mereka hadapi.


“Pertama aku cukup kagum dengan kalian semua yang sudah melalui proses seleksi dan berhasil lolos dari tahap tersebut. Kami melakukan proses ini bukan karena kami tidak percaya akan kekuatan dan kemampuan kalian. Namun, semua ini kami lakukan agar kami bisa menyaring Kultivator terbaik dari yang terbaik guna membantu kami menumpas kejahatan yang sudah menghantui wilayah ini,” ucap sang instruktur dengan nada tegas.


Sang instruktur menatap semua orang dengan sorot mata yang tajam seolah sedang mengukur setiap kekuatan yang dimiliki oleh para Kultivator ini. Voran yang mendapati dirinya ditatap dengan tajam dan lama tak menghindari tatapan itu. Dia balik menatap sang instruktur dengan tatapan hangat sambil tersenyum.


“Perekrutan ini kita lakukan untuk mengimbangi kekuatan yang dimiliki oleh Lord Walcho. Aku rasa kalian semua sudah tahu seberapa besar kekuatan dan pengaruhnya di wilayah timur ini bukan? Tidak hanya dia memiliki beberapa Kultivator yang tangguh di bawah benderanya, tapi dia juga memiliki ribuan prajurit yang siap mati untuknya.”

__ADS_1


Voran merengut saat mendengar hal itu lagi. Meski sebelumnya dia sudah mendengar di kedai minuman, ia berpikir jika orang-orang itu terlalu melebih-lebihkan kekuatan Lord Walcho. Namun, saat pria di depannya ini mengatakan hal yang sama. Perasaannya mulai memburuk dan seketika perhatiannya langsung tertuju pada Lord Walcho sepenuhnya.


“Siapa yang menyangka aku akan menemukan hal semenarik ini ketika aku menyusuri wilayahku. Aku kira hanya Draynir saja yang memiliki kekuatan dan pengaruh besar. Ternyata ada sosok lain yang bersembunyi di tanah dengan sangat baik. Sayang sekali, keberadaannya telah menodai banyak hal,” gumam Voran.


Tak lama setelah instruktur memberikan pidato. Terlihat sesosok pemuda berusia pertengahan dua puluh mengenakan pakaian sutra berwarna biru terang berdiri di posisi instruktur tadi. Pemuda itu memiliki wajah yang tampan dan dipenuhi dengan maskulinitas. Tatapan mata yang tajam dengan rambut terikat rapi menjuntai hingga menyentuh punggungnya.


Pemuda itu dengan tenang menatap seluruh area lapang yang dipenuhi dengan para Kultivator. Perlahan-lahan aura yang kuat muncul dari pemuda itu dan memberikan tekanan yang mengerikan. Sorot matanya yang tajam dan dalam membuat beberapa Kultivator bergidik hingga menundukkan kepalanya.


“Sebagian dari kalian mengenalku, sebagian juga tidak. Aku Radi, pemimpin kalian. Mulai detik ini hingga pertempuran usai, aku akan memimpin kalian. Orang-orang memanggilku dengan sebutan Tuan Muda Ketiga, tapi aku lebih suka kalian memanggilku pemimpin. Apa kalian paham!” ucap Radi dengan suara yang lantang.


Voran melihat sikap Radi yang begitu kokoh dan terlihat agung kala berpidato. Dia merasa telah mendapatkan sesuatu hal yang baru. Sedetik setelah Radi menyelesaikan ucapannya, semua Kultivator berteriak serempak, “Paham, Pemimpin.”


“Dia memiliki prestise yang tinggi di tempat ini. Jika Tuan Muda Ketiga Sekte Angin Timur sudah sekuat ini, bagaimana dengan Tuan Muda Pertama atau Kedua? Bagaimana pula dengan Ketua Sekte? Mungkinkah mereka memiliki kekuatan yang setara dengan Salvatora?” tanya Voran dalam benaknya.


“Kita akan melawan Lord Walcho. Sosok mengerikan yang bengis nan kejam di wilayah timur, momok menakutkan yang menghancurkan banyak desa. Mungkin ini terdengar tidak masuk akal dan seperti mimpi karena tidak ada satupun berita yang beredar di kota tentang perbuatannya. Semua ini karena dia melakukannya dengan menggunakan identitas lain, yakni penjajah!” seru Radi dengan tatapan mata yang panas.

__ADS_1


Semakin Voran mendengarnya semakin dia menjadi bingung. Dia tidak tahu apakah ucapan Radi ini bisa dipercaya atau tidak. Voran juga berpikir jika semua ini hanyalah rencana Sekte Angin Timur untuk mengukuhkan posisinya di wilayah timur ini. Ketika Voran memikirkan hal ini, sorot matanya segera berubah menjadi lebih tajam dan hal ini tertangkap oleh mata Radi.


“Oh ... Sepertinya salah satu dari kalian merasakan getaran kemarahan setelah mendengar perbuatan Lord Walcho. Apa aku benar, Tuan?” tanya Radi pada Voran. Dia juga menunjuk Voran agar semua Kultivator tahu siapa yang sedang ia ajak bicara.


Voran menatap Radi tanpa bergeming dan tak terkejut juga. Dengan tenang ia berkata, “Ya, siapa yang tidak marah akan tindakan bengis yang dilakukan orang itu. Namun, apakah dia benar-benar melakukan semua itu? Jika benar, mengapa kerajaan tidak melakukan satu tindakan pun?”


Radi mengerutkan keningnya saat mendengar pertanyaan Voran dan tatapan matanya berubah menjadi sengit. “Bagaimana kerajaan bisa bergerak ketika informasi ini tertahan di dalam kota ini dan tidak keluar? Apa kau tahu jika pemimpin kota ini bertindak bersama dengan Lord Walcho?”


“Hmm ... Jika apa yang pemimpin katakan benar, maka kejadian ini harus dilaporkan ke pemerintah dan kerajaan. Dengan begitu kita akan mendapatkan bala bantuan yang besar. Tidakkah ini akan memudahkan semuanya, pemimpin?” seru Voran.


Radi menghela nafas lalu berkata, “Kami sudah pernah melakukannya dan tidak ada respons dari pihak kerajaan. Oleh sebab itu, kami melakukannya sendiri. Ini hanya rencana awal saja, setelah kita berhasil mengalahkan Lord Walcho dan menghapus kekejaman itu. Sekte Angin Timur akan menghadap Raja dan menyatakan semua tindakan yang kami lakukan!”


Voran mendengarnya dan cukup terkejut ketika melihat keseriusan Radi baik dari suara maupun ekspresinya. Lepas itu, dia mulai berpikir adanya skema tertentu di kota ini yang mencakup banyak wilayah kecil. “Huh ... Aku harus mengikuti semua rencana mereka dan melihat apa yang sebenarnya terjadi di tempat ini. Jika Sekte Angin Timur berada di sisi yang benar, maka mereka pantas untuk menjadi salah satu kekuatan yang melindungi wilayah ini!”


Voran mengangguk dan menatap Radi seraya berkata dengan serius, “Pemimpin, meski kekuatanku tidak besar. Aku akan mengikuti pemimpin untuk menghapus kejahatan yang menodai kota ini. Demi keadilan dan demi kerajaan!”

__ADS_1


__ADS_2