The Magical My Wife

The Magical My Wife
TMMW Bab 34 - Radar


__ADS_3

Zeon akhirnya mengajak Syeran untuk berkeliling. Tapi mereka tidak pergi menggunakan motor, melainkan pergi menggunakan mobil yang dibawa oleh Hanzo.


Selepas tuan dan sang nyonya pergi, Hanzo berdiri sendirian di sana dengan motor yang sudah jatuh di atas aspal.


Tapi bukan itu masalahnya, dia masih bertanya-tanya bagaimana bisa nyonya Syeran ada di sini. Misteri itu masih belum terpecahkan hingga saat ini. Teka-teki yang munculnya bahkan sejak hari pertama pernikahan tuan Zeon dan nyonya Syeran.


"Apa aku harus cari orang pintar untuk menyelidiki ini semua?" gumam Hanzo.


Sementara itu di tempat lain, Syeran senang sekali ketika dia diajak berkeliling seperti ini oleh sang suami.


Kemarahan yang tadi sempat membludak kini seolah hilang seketika.


Syeran melihat ke luar jendela, menatap tempat asing yang saat ini dia lewati. Semuanya nampak seperti hutan, dari tempatnya berada saat ini dia melihat sebuah bangunan mansion megah di ujung sana, tapi dia yakin betul jika itu bukanlah mansion milik sang suami.


Entah milik siapa.


Tempat ini seperti tidak berada di kota Servo.


Dulu ketika pertama kali datang ke sini, Syeran dalam keadaan pingsan. Karena itulah dia tidak menyadari semuanya.

__ADS_1


"Tuan, kita ini sebenarnya berada di mana? apa masih di kota Servo?" tanya Syeran.


"Hem, ini adalah kawasan Beautiful Hill."


"Beautiful Hill, Aku tidak pernah mendengarnya," sahut Syeran.


Zeon tidak menanggapi lagi ucapan itu, orang miskin memang tidak akan ada yang tahu tentang tempat ini. Tempat yang hanya mampu dihuni oleh orang-orang terkaya di kota Servo.


Mobil yang dikemudikan oleh Zeon makin melaju dengan kecepatan tinggi, Syeran bahkan membuka jendela kacanya dan merentangkan tangan di luar sana, menantang angin.


Entah berapa lama waktu berlalu sampai akhirnya mereka keluar dari daerah perbukitan itu, hingga terlihatlah bangunan-bangunan tinggi kota Servo.


Apa yang saat ini dilakukan oleh ayahnya itu? uang 3 miliar yang ayahnya dapatkan digunakan untuk apa?


Sesaat Syeran sendu sendiri jika ingat sang ayah telah menjualnya, namun kemudian dia pilih untuk melupakan kejadian paling buruk tersebut.


Seperti sang ayah yang sudah tidak menganggapnya ada, maka dia pun akan melakukan hal yang sama.


Hari itu mereka berdua benar-benar hanya mengelilingi kota Servo, makan di sebuah restoran mewah, berhenti sejenak di taman kota, lalu berjalan lagi tanpa tentu arah.

__ADS_1


Hingga saat sore tiba dan malam nyaris menjelang, Zeon memutar kemudi dan hendak pulang ke mansion.


Saat Syeran ditanya mau ke mana lagi pun wanita itu sudah menyerah, Syeran ingin pulang.


"Tuan, Anda belum menjawab pertanyaanku tadi. Bagaimana anda bisa menemukanku dengan mudah?" tanya Syeran, kursi yang dia gunakan saat ini sudah dengan posisi yang lebih rendah, Syeran seperti sedang tiduran di dalam mobil itu. Dia telah lelah.


"Aku memiliki radar mu, kemana pun kamu pergi aku akan menemukanmu dengan mudah." jawab Zeon.


Syeran langsung tertawa terbahak-bahak. Sumpah tidak percaya dengan jawaban pria tersebut, tapi Syeran benar-benar heran bagaimana sang suami bisa selalu menemukannya dengan mudah.


Tapi jawaban tuan Zeon sekarang terdengar seperti bualan. Seperti orang gila yang asal mengarang.


Di tengah-tengah hutan hujan turun dengan lebat.


Zeon terpaksa menghentikan mobilnya karena pandangannya berkurang.


Syeran mulai was-was, merasa takut, apalagi hutan lebat dan gelap itu nampak jelas di hadapannya.


"Tuan, aku takut," kata Syeran, tanpa aba-aba wanita itu bahkan pindah posisi. Dari kursinya sendiri berpindah ke pangkuan Zeon.

__ADS_1


__ADS_2