The Red Moon

The Red Moon
TRM BAB 47 - Iming-Iming Ayang


__ADS_3

Arnette semakin kesal karena Agam yang keras kepala, lebih baik dia mengalihkan pembicaraan karena keadaan mereka sudah sangat genting.


"Aragon pasti akan tetap menyerang apalagi mereka mempunyai sekutu raja iblis," ucap Arnette kemudian.


"Kita memang menyerang psikologis mereka, mereka memang berjumlah banyak dan akan tetap menyerang tapi jika dalam otak mereka sudah tersugesti oleh rumor tentang Theor pasti ada rasa takut yang ada di kepala mereka," balas Agam.


Dalam keadaan psikologis tidak baik-baik saja pasti ada rasa takut walaupun mereka mempunyai pasukan monster iblis sekalipun.


"Menyerang dari dalam pikiran?" Arnette tergelak karena Agam memikirkan sampai sejauh itu.


"Apalagi aku mempunyai persenjataan modern yang tidak biasa mereka lihat, itu akan menguatkan berita mengenai Theor, kita harus membuat anak itu kuat," jelas Agam.


"Tapi, ada satu masalah besar..." Agam menghela nafasnya kasar sebelum melanjutkan kalimatnya.


"Jika aku kehilangan kesadaran saat stigma iblis itu terbuka, aku harap kau bisa mengembalikan kesadaranku!"


Arnette menatap Agam yang wajahnya tampak tertunduk sekarang.


"Kata Simon satu-satunya cara adalah mencabut kutukan iblis itu jadi aku harus melawannya," lanjut Agam.


"Bukankah saat dicabut kutukannya, kemampuanmu melihat dunia lain akan hilang juga?" tanya Arnette memastikan.


Agam hanya menganggukkan kepalanya, sebenarnya dalam hati kecilnya pemuda itu merasa lega karena dia tidak akan melihat hal-hal mengerikan dan dikejar hantu lagi.


"Aku sudah melakukan hal semampuku jadi giliranmu untuk mengakuiku kalau aku adalah ayah Theor," pinta Agam.

__ADS_1


Belum sempat Arnette membalas perkataan Agam, mereka didatangi oleh pengawal istana karena kaisar ingin bertemu dengan Arnette.


"Aku ikut!" Agam tidak akan membiarkan Arnette sendirian. Lagipula dia ada urusan sendiri dengan kaisar Bavaria.


Awalnya Arnette menolak keras tapi Agam yang juga keras kepala tetap memaksa. Pemuda itu justru menyesuaikan diri dengan memakai baju kesatria.


"Apa yang akan kau lakukan?" tanya Arnette. Dia tidak mau Agam membuat masalah.


"Tentu saja menemui ayah mertuaku," jawab Agam dengan santainya.


Pada saat itu, Agam sudah mengenakan baju kesatria yang membuat pemuda itu semakin tampan.


Arnette sampai terpukau tapi dia buru-buru mengendalikan diri. Jangan sampai dia tergoda.


"Aku akan bersiap-siap," ucap Arnette meninggalkan Agam.


Setelah siap, Arnette segera mendatangi Agam lagi.


Kali ini Agam yang jadi terpukau pada istrinya.


"Kau cantik, istriku," Agam memuji dengan berbisik di telinga Arnette. Perempuan itu sampai merinding.


"Jangan bicara omong kosong," balas Arnette dengan datar. Dia sadar diri, dibandingkan Megan dan Ara, dia tidak ada apa-apanya. Bagaimana mungkin perempuan yang suka memegang pedang sepertinya cantik, apalagi banyak luka di tubuhnya.


Tiba-tiba saja Agam menurunkan baju Arnette sampai lengan perempuan itu terlihat.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan?" protes Arnette.


Namun, Agam menahan perempuan itu supaya tidak melawan.


"Aku hanya ingin melihat lukanya," ucap Agam yang penasaran akan luka istrinya saat di sungai sebelumnya.


Luka itu belum terlalu kering tapi Arnette sudah bergerak seperti tidak punya luka apapun.


Agam menaikkan baju Arnette lagi dengan perasaan sulit diartikan. "Saat aku lulus sekolah nanti, aku akan kuliah dengan bersungguh-sungguh, aku ingin menjalankan bisnis kelapa sawit yang sudah ayah siapkan selama ini. Kalau aku banyak uang, kita bisa pergi ke Korea!"


"Korea?" tanya Arnette yang tidak mengerti.


"Itu salah satu negara dengan operasi plastik terbaik," jelas Agam.


"Operasi plastik?" Arnette semakin tidak mengerti.


"Maksudnya, semua luka di tubuhmu ini akan bisa hilang, istriku," jelas Agam.


Arnette membelalakkan mata, apa hal seperti itu memang ada?


"Bagaimana caranya?" tanya Arnette lagi.


"Semua itu akan terjawab kalau kau ikut bersamaku," balas Agam dengan mengerlingkan mata.


_

__ADS_1


Arnette emang gak digambarkan wanita cantik paripurna ya ges🤭



__ADS_2