
Pembangunan kelas akting terus berjalan, usia kandungan Arnette juga semakin sehat dari hari ke hari sampai bulan ke bulan.
Dulu sewaktu hamil Theor, Arnette harus menyembunyikan kehamilan sampai melahirkan sendirian.
Namun sekarang berbeda karena ada Agam yang memberikan perhatian lebih padanya.
"Pokoknya selama hamil istriku tidak bisa ke kampung, Bu. Nanti ibu dan ayah datang kemari ketika melahirkan," ucap Agam.
Sebenarnya Theo dan Megan meminta Arnette melahirkan di kampung tapi Agam menolak dengan keras.
Pemuda itu sangat menjaga kehamilan istrinya sampai membuat Theor merasa iri.
"Kalau seandainya ibumu hamil Theor dulu ada bersama ayah pasti ayah akan memperlakukan dengan cara yang sama," ucap Agam yang mengerti.
"Sekarang kita bisa menjadi partner untuk melindungi adikmu," lanjutnya.
"Aku pasti akan menjadi kakak yang bisa diandalkan," balas Theor.
Agam sangat bersyukur mempunyai putra yang bisa berpikir dewasa, mereka pasti akan menjadi partner yang baik untuk ke depannya.
Perut Arnette semakin besar tapi perempuan itu tetap bisa melakukan aktivitas dengan normal. Seperti sebelum dia hamil jadi Arnette masih sangat aktif dan tidak mengeluh atau manja pada Agam.
"Semoga saja waktu lahiran nanti dekat saat aku liburan semester jadi aku bisa merawat bayi kita," ucap Agam seraya mengupas buah untuk istrinya.
__ADS_1
"Apa kau tidak malu akan mempunyai dua anak saat masih kuliah begini? Seharusnya kau masih bermain dengan teman-temanmu, bukannya mengurus istri dan anak," balas Arnette. Dia selalu merasa merampas masa muda suaminya.
"Kenapa terus bertanya seperti itu? Aku sampai bingung harus menjelaskan bagaimana lagi," Agam jadi kesal sendiri.
Untuk sekarang memang yang bisa dia lakukan adalah pembuktian dari semua kata-katanya.
Dan sesuai harapan, Arnette melahirkan anak kedua di saat Agam dan Theor liburan setelah ujian.
Mereka sangat siaga untuk menyambut anggota baru di keluarga kecil mereka.
Bayi perempuan yang mirip Agam berhasil dilahirkan oleh Arnette secara normal.
Berbeda dengan kelahiran Theor dulu, kali ini kelahiran bayi keduanya disambut dengan suka cita.
"Reinhart?" tanya Agam ketika Arnette memberi nama pada bayi perempuannya.
Agam langsung setuju dengan nama itu, namanya pasti diambil dari nama di dunia Arnette. Jadi, Agam tidak masalah.
Tahun-tahun yang sangat membahagiakan bagi Arnette setelah adanya Rein diantara mereka.
Bangunan sekolah akting action Arnette resmi dibuka dan Arnette menjadi guru action di sana. Perlahan tapi pasti sekolah itu lama kelamaan banyak murid yang masuk.
Setelah berhasil lulus kuliah, Agam juga tidak tinggal diam, dia benar-benar mengelola perusahaan sawit dan menciptakan beberapa produk yang bisa dipasarkan.
__ADS_1
Dengan bantuan Zester dan Theo yang lebih berpengalaman di bidang bisnis, Agam menjadi milyader muda baru.
Sekarang waktunya pembuktian untuk Arnette kalau semua yang dia lakukan hanya untuk istri dan anak-anaknya.
"Aku percaya padamu, Suamiku," ucap Arnette seraya mengecup bibir Agam.
"Ah, maksudku Mas Agam. Aku benar-benar menyukaimu," lanjutnya.
Saat ini mereka tengah makan malam berdua untuk merayakan anniversary pernikahan.
"Terima kasih sudah menemaniku berproses dari aku yang masih sekolah sampai di titik ini," ungkap Agam. Dia memasang cincin di jemari manis istrinya.
Arnette memeluk Agam dan merasa menjadi perempuan paling bahagia.
...***...
...TAMAT...
Tunggu slide story Tini ya ges...
Sebelum itu mampir ke karya baru geng ratu...
Judul : Wanita Sang Tuan Muda
__ADS_1
Napen : Lunoxs