Triplet Dan CEO

Triplet Dan CEO
54. Rencana pindah


__ADS_3

Lala memungut jas Marvel yang dibuang di tanah oleh Jason.


'' Dia tidak akan miskin karena kehilangan dua jas, La. Tidak perlu sampai segitunya kamu mempertahankan jas itu,'' ucap Jason.


Karena tidak ingin dilihat tetangga yang lain, Lala lebih memilih mengalah tidak ingin membuat Jason semakin bertingkah menjadi. Jason yang melihat Lala diam saja, ia jadi merasa aneh sendiri. Pasalnya sedari tadi dirinya berulah Lala hanya menanggapinya datar.


'' Lala, aku minta maaf. Aku tidak pernah bermaksud untuk menyakiti mu dan anak-anak. Aku memang papa yang buruk karena telah membiarkan anak-anak ku disakiti orang lain,'' ucap Jason kepada Lala. Tadinya Lala ingin masuk ke rumahnya, namun tangan Jason tidak mengijinkan akan hal itu.


'' Dia bukan orang lain, dia tunangan kamu. Wajar dia bersikap seperti itu. Wanita mana yang tidak sakit hati melihat tunangannya bersama wanita lain. Jujur aku juga bersalah dalam hal ini. Maka dari itu sebaiknya kamu berhenti menghubungi aku dan triplet. Kami masih bisa bahagia walau tanpa kehadiran mu,'' balas Lala.


'' Tidak La. Mana bisa begitu? Aku ini papa kandung mereka. Mereka tidak akan pernah bisa jauh dari papanya. Kamu jangan jadi ibu egois yang memisahkan ayah dan anak,'' ucap Jason.


Lala mencerna pernyataan Jason. Apa iya dengan dirinya yang menjauh dari Jason akan berpengaruh terhadap triplet. Tetapi jika ia dan Jason bersama walau tanpa ada ikatan status sekalipun tetap saja pasti akan ada hati yang tidak menyukainya.


'' Mama jangan mendengarkan laki-laki ini. Triplet bisa kok bahagia walau tanpa kehadiran ayah sekalipun. Dari dulu juga kita udah senang hidup berempat tanpa sosok yang bernama papa,'' ucap Matt bersama Max dan Oliver. Mereka baru saja pulang dari rumah Alfi. Mereka merasa bosan berada di rumah Alfi sehingga mereka memilih pulang.


" Triplet maafkan papa,nak. Papa tidak bermaksud menyakiti kalian," ucap Jason.


" Kita tidak ingin mengenal anda lagi," ucap Oliver. Anak itu tidak ingin memanggil Jason dengan sebutan papa lagi. Ia yang biasanya bersemangat jika mengenai Jason kini tidak ada lagi kata itu ketika bertemu dengan Jason.


Triplet menarik tangan Lala untuk masuk ke dalam rumah. Jason menahan triplet dan Lala saat akan masuk ke dalam rumah karena ingin memberikan penjelasan lebih lanjut, namun Lala mengancam Jason dengan meneriaki dirinya sebagai pengganggu. Akhirnya Jason pasrah ia akan kembali lagi nanti.


" Mulai sekarang mama tidak boleh menemui pria itu lagi. Triplet akan marah kalau sampai mama menemui dia lagi," ucap Max memeluk Lala. Mereka sudah berada di dalam rumah lebih tepatnya ruang tamu.


Lala berganti memeluk ketiga putranya. Ia tidak ingin terlihat sedih. Lala hanya akan tersenyum agar anak-anaknya tidak ikut bersedih.

__ADS_1


" Apabila kita pindah dari rumah ini, apa kalian mau?" tanya Lala kepada triplet.


" Apa kita akan pulang ke desa ma?" tanya Matt.


" Tidak sayang. Mama tidak ingin membuat kakek kalian khawatir dengan kita yang pulang membawa kabar buruk atas kejadian kebakaran kemarin," jelas Lala.


" Lalu kita akan tinggal dimana ma?" kini ganti Max yang bertanya kepada Lala.


" Mama berencana menyewa kontrakan yang pasti dekat dengan sekolah kalian. Apa kalian tidak masalah jika kita tinggal di kontrakan?"


" Triplet tidak masalah tinggal dimana pun asal kita selalu bersama mama," jawab Oliver.


Lala memeluk ketiga putranya semakin erat. Lala juga berterima kasih karena triplet mau mengerti kondisi Lala saat ini.


...****************...


Terhitung sudah dua hari Lala menghindari Jason. Begitu pun juga triplet, anak-anak itu juga enggan berinteraksi dengan Jason. Mereka selalu menolak jika Jason mengajak mereka pergi, mengantar mereka ke sekolah ataupun memberikan mereka mainan keluaran terbaru.


Lala pikir Jason akan menyerah karena sikap acuhnya dan triplet, namun itu tidak sesuai bayangan Lala. Selama dua hari ini Jason selalu berkunjung ke rumah Lala lebih sering dari biasanya. Jika Jason biasanya hanya berkunjung sekali, kini menjadi dua kali lipat lebih intens. Seperti waktu pagi, Jason akan datang sekedar menawari triplet berangkat sekolah walaupun berakhir penolakan dan juga sore hari yang hanya duduk-duduk di teras rumah Lala. Jason tidak akan masuk ke rumah Lala karena Lala menguncinya dari dalam.


Sempat Lala melihat Jason di balik jendela rumahnya, ia sangat ingin mempersilahkan Jason masuk ke dalam rumahnya. Namun harga diri Lala sangat ia junjung tinggi. Tidak bukan harga diri yang Lala junjung tinggi melainkan rasa gengsi yang mendominasi.


" Lala, apa kamu tidak kasihan melihat Tuan Jason kelimpungan karena kamu mendiamkannya? Di kantor pun Tuan Jason juga tidak bersemangat bekerja. Walaupun aku masih baru nih ya, tapi aku bisa merasakan jika Tuan Jason sedang ada masalah. Dan yang mengejutkan aku baru tahu ternyata dia sedang ada masalah dengan mu,'' ucap Niki yang sedang bertamu ke rumah Lala. Niki berkunjung pada jam makan siang setelah bertanya alamat Lala terlebih dahulu. Perempuan itu sangat mengkhawatirkan sahabatnya.


Sesampainya di rumah Lala, Niki disambut hangat oleh Lala. Lala akan tampak selalu tersenyum walaupun 1000 masalah menghampirinya. Niki yang baru sampai langsung mencecar Lala dengan banyak pertanyaan tentang kondisi Lala pasca kejadian kebakaran yang sempat Niki dengar. Tidak hanya itu obrolan Niki dan Lala juga merambat bercerita mengenai Jason yang sedang bermasalah dengan Lala.

__ADS_1


Niki memang mengetahui Jason dan Lala dekat. Namun Niki belum bisa memastikan hubungan seperti apa yang mereka jalani. Niki tahu jika Jason sedang ada masalah dengan Lala. Tadi dirinya sempat mendengar percakapan Jason yang menceritakan masalahnya kepada Fernando. Untuk memastikan itu sekaligus perasaan khawatirnya, akhirnya Niki memutuskan untuk menemui Lala dan menanyakan hal itu.


" Jangan bahas dia. Oh iya kamu kesini bukan karena suruhan dia kan?'' tanya Lala menyelidik.


'' Tidak,, tidak. Tuan Jason tidak menyuruh ku sama sekali. Justru aku kesini ingin melihat kondisi kamu. Aku dengar kamu sedang tertimpa masalah. Sahabat macam apa aku ini La? Sampai-sampai kamu tidak memberitahu ku,'' ucap Niki.


'' Maaf jika aku belum memberitahu mu. Sejak kemarin aku sangat sibuk, Nik. Oh ya lalu bagaimana bisa kamu bisa sampai sini? Bukankah kamu bekerja?'' tanya Lala.


'' Aku kepikiran kamu terus, jadi aku tadi ijin kantor agar bisa menemui kamu. Lagian sejak kemarin kamu sangat susah dihubungi. Untung saja kamu tadi bisa aku hubungi, jadi aku bisa nanya alamat kamu deh,'' jelas Niki dan Lala mengangguk.


'' Oh ya darimana kamu tahu kalau Tuan Jason sedang ada masalah sama aku? Apa dia cerita sama kamu? '' tanya Lala lagi.


'' Emmmmm sebenarnya aku tahu kamu sedang ada masalah dengan Tuan Jason karena aku tidak sengaja mendengar Tuan Jason ketika berbincang-bincang dengan Tuan Fernando. Aku dengar katanya kamu kecewa karena Tuan Jason tidak membelamu ketika Nona Karen memaki mu. Terus aku dengar juga kamu sudah mendiamkannya selama dua hari ini. Kasihan banget tahu, La. Aku lihatnya sampai tidak tega. Dia kayak orang tak bernyawa gitu pas kerja,'' jelas Karen.


'' Kebiasaan kamu dari dulu suka nguping ternyata masih ada ya? Sebenernya aku sama Jason tidak ada masalah yang serius. Hanya salah paham sedikit saja,'' ungkap Lala.


'' Ishh kamu selalu begitu. Memendam semua masalah sendirian. Setidaknya kamu berbagi cerita dengan ku kan bisa. Kamu masih menganggap aku ini sahabat kamu kan? Masa iya aku dengar kedai kamu kebakaran dari cerita orang-orang kantor yang kenal sama kamu. Bukan dari kamu nya langsung yang cerita,'' cerocos Niki dan membuat Lala tersenyum. Ia ingat dulu sewaktu SMA dirinya sedang ada masalah dan Niki langsung menceramahi nya karena tidak membagi masalah itu.


'' Jadi kamu mau tahu masalah ku yang mana dulu?'' tanya Lala.


'' Emmm sebenarnya hubungan apa yang sedang kamu jalani dengan Tuan Jason? Dia sudah memiliki tunangan Nona Karen sedangkan kamu juga tidak kalah dekat dengan Tuan Jason. Aku bahkan merasa jika Tuan Jason sangat mencintai kamu lebih daripada tunangannya. Apa itu benar, La? Atau hanya spekulasi ku saja sebagai tukang ghibah?'' tanya Niki.


Lala menghela nafas sebelum bercerita kembali. '' Sebenarnya Jason adalah laki-laki yang tidur sama aku waktu pesta ulang tahun Bryant dulu,'' ungkap Lala.


'' Apa!!!'' pekik Niki terkejut.

__ADS_1


__ADS_2