
Sebelum Jason berhasil pergi, ada salah satu peluru meluncur hampir mengenai tubuh Jason. Jason tidak terima ia menyuruh Lala untuk bersembunyi. Jason ikut mengeluarkan senjata yang ia bawa sebelumnya.
Jason menajamkan matanya melihat sekeliling tempat itu. Jason kemudian menembakkan senjata miliknya ke segala penjuru arah. Jason yakin ada banyak pengintai yang mengawasi posisi mereka saat ini. Maka dari itu Jason menembakkan peluru agar orang yang bersangkutan mau keluar.
" Hahaha kamu semakin bertambah hebat Jason," ucap seorang laki-laki paruh baya.
" Om Jerry? Ternyata otak dari semua ini adalah om Jerry. Dan Om Jeryy juga yang bekerja sama dengan Niki dan Bryant?" ucap Jason dan laki-laki yang bernama Jerry itu tertawa menimpali.
'' Iya Jason, aku adalah pelaku dari segala kemalangan yang kamu alami. Bryant adalah putra ku dan Niki kekasih ku. Kita berkerja sama untuk membalas dendam kepada kalian semua,'' ucap Jerry lagi.
" Oh.. jadi musuh yang selama ini aku cari ternyata Om Jerry orangnya. Setelah membuat kekacauan enam tahun yang lalu di perusahaan Davies ternyata om bersembunyi di sini? " balas Jason.
" Iya, tentu saja. Selama enam tahun ini aku terpaksa berpisah dengan kekasih ku Niki karena aku ingin bersembunyi dari jangkauan mu," ucap Jerry tertawa kecil.
Flashback..
Dulu Jerry pernah bekerja lama di perusahaan Davies. Bahkan bisa dibilang jika Jerry adalah orang kepercayaan Alm. ayah Jason yang sudah meninggal. Semenjak ayah Jason meninggal, hanya Jerry lah yang dipercaya untuk membantu Jason mengurus perusahaan. Selama bertahun-tahun Jason sangat mempercayai Jerry untuk mengelola perusahaan bersamanya.
Karena saking dekatnya, Jerry bahkan sering mengajak Jason untuk bersenang-senang menghabiskan waktu bersama wanita-wanita di klub. Mengenalkan Jason muda pada dunia yang penuh dengan kesenangan. Tidak hanya itu Jerry juga sering membeli banyak gadis muda untuk ia jadikan sugar baby termasuk Niki yang sampai sekarang bertahan dan menjadi kekasihnya. Dari sifat Jerry inilah Jason memiliki sifat playboy.
Hubungan Jason dan Jerry terjalin baik layaknya seperti ayah dan anak. Namun lambat laun, Jason sering mendengar banyak masalah yang sering ditimbulkan oleh Jerry. Banyak uang perusahaan hilang dan yang menjadi pelakunya adalah Jerry.
__ADS_1
Jason memutuskan untuk memecat Jerry dan tidak memenjarakan orang itu mengingat jasanya yang begitu besar. Bukannya berterima kasih Jerry malah merasa tidak terima dan lebih memilih bergabung dengan perusahaan lain untuk membalas Jason. Jerry juga menyuruh Bryant anaknya untuk memutuskan Jennie begitu tahu jika Bryant menjalin hubungan dengan keturunan Davies.
Terakhir sebelum berangkat ke Berlin, Jason bertemu Jerry di hotel Vias. Waktu itu Jason selesai mengadakan pertemuan dengan rekan bisnisnya sedangkan Jerry di hotel itu tengah mengadakan pesta mewah untuk putranya.
Jason berniat datang untuk sekedar memberikan ucapan. Walaupun Jerry sudah berusaha menghancurkan perusahaannya, tetapi Jason masih memiliki itikad baik untuk menjalin hubungan baik. Belum sempat Jason datang menemui Jerry, Jason secara tidak sengaja mendengar percakapan Jerry dengan seseorang.
Jason mendengar jika Jerry sendiri lah yang telah menghabisi nyawa ayahnya. Jerry menceritakan dengan jelas kebusukannya kepada seseorang yang berada di telepon. Tidak pernah ada yang tahu masalah ini sebelumnya. Jason begitu terkejut mendengar hal itu. Jason ingin menghampiri Jerry untuk mendengar penjelasannya namun Jerry sudah berlalu bersama seorang gadis muda seumuran Jennie untuk masuk ke dalam sebuah kamar.
Jason frustasi. Jason kemudian masuk ke dalam kamar VIP yang sudah ia sewa. Jason meredamkan kepalanya yang pusing dengan berdiri di bawah shower kamar mandi. Jason merasa pusing mengingat percakapan Jerry yang ia dengar tadi. Jason tidak menyangka ternyata orang yang paling ia percaya bisa tega melakukan hal sekeji itu.
Jason menghabiskan banyak waktu di dalam kamar mandi. Namun saat dirinya keluar, Jason mendapati ada seorang gadis muda yang tidur di atas ranjangnya. Gadis muda misterius yang tampak seumuran dengan adiknya ini yang telah berhasil memancing gairah Jason dengan mudah. Gadis yang kemudian Jason ambil kesuciannya tanpa tahu identitas dari gadis itu.
Flashback end....
" Benar, om yang sudah membunuh papa mu. Om sengaja memberikan obat jantung yang salah kepada papa mu. Om sengaja melakukan itu karena papa mu mengetahui perbuatan om yang sering melakukan korupsi," jelas Jerry.
" Kamu juga tidak tahu diri Jason. Om yang selama ini selalu membantu kamu tetapi kamu sangat pelit jika om sedang membutuhkan uang," ucap Jerry lagi.
" Aku kecewa sama om, tapi aku juga tidak bisa marah sama om karena aku sangat menghargai jasa-jasa Om Jerry. Sekarang jika Om Jerry menginginkan semua aset perusahaan keluarga Davies, om bisa bebas memilikinya. Om tidak perlu lagi melakukan berbagai penyerangan kepada ku dan sekeluarga. Aku yang akan dengan sukarela memberikannya kepada om," ucap Jason.
" Aku memang berniat mendapatkan itu tetapi aku juga menginginkan kalian semua yang ada disini mati," ucap Jerry tertawa menyeringai.
__ADS_1
Setelah berucap demikian, secara tiba-tiba Jerry membunyikan sebuah pelatuk dari senjata yang ia bawa. Jerry mengarahkan senjatanya kepada Jason. Dengan sigap Jason pun menghindar.
Aksi tembak menembak pun tidak dapat dihindarkan. Lala yang melihat itu sangat mengkhawatirkan Jason. Lala terus memandangi aksi Jason yang saling menyerang satu sama lain. Hingga tanpa sadar Niki sudah berada di belakang Lala bersiap melenyapkan nyawa sahabatnya.
" Kamu akan mati La," ucap Niki tertawa menyeringai. Niki pun mengarahkan senjata miliknya ke arah Lala. Tak ingin bertele-tele Niki langsung menembakkan sebuah peluru tepat ke arah Lala. Namun sebelum peluru itu mengenai tubuh Lala, ada punggung kokoh yang menghalanginya.
" Bryant," pekik Lala begitu melihat seseorang yang tertembak adalah punggung Bryant. Lala pun langsung meraih tubuh Bryant mempertahankannya agar tetap berdiri. Lala terus mengguncangkan tubuh Bryant berharap laki-laki itu baik-baik saja. Lala tidak menyangka Bryant akan menyelamatkan dirinya hingga sedramatis ini.
" Anggap ini wujud permintaan maaf ku La. Aku sudah banyak salah sama kamu. Tolong sampaikan maaf ku juga sama Jennie dan yang lain. Aku mencintaimu," ucap Bryant sebelum dirinya benar-benar jatuh tersungkur ke tanah. Bryant kehilangan kesadarannya begitu tubuh lemahnya menyentuh tanah.
Niki menggeram kesal karena Lala berhasil selamat. Niki menembakkan peluru lagi kepada Lala namun peluru itu meleset, karena tubuhnya yang di dorong oleh seseorang. Tampak Dion dan Ranti lah yang mencegah Niki untuk menembak Lala.
" Dion, Ranti. Apa-apaan kalian?" ucap Niki tidak terima.
" Kita berdua sudah memihak Tuan Jason. Untung waktu itu Tuan Jason tidak menghukum aku sama Ranti. Sekarang kita akan bersatu dengan Tuan Jason untuk melawan kamu," ucap Dion.
" Dasar penghianat," ucap Niki kemudian mengarahkan senjatanya ke arah Dion dan Ranti.
Sebelum Niki melakukan itu, Niki sudah tertembak dulu oleh seorang polisi yang datang. Niki ditembak tepat di bagian kakinya. Wanita itu mengaduh kesakitan begitu timah panas menembus kakinya.
Sementara di sudut lain ada Jason yang sudah berhasil menembakkan senjatanya ke semua anak buah Jerry. Tinggal sedikit lagi Jason ingin menembak Jerry namun peluru dari anak buah Jerry menembak Jason terlebih dahulu dari arah belakang. Fernando yang melihat itu langsung berganti menembak anak buah Jerry.
__ADS_1
Jason masih memiliki sedikit kesadaran walaupun baju bagian belakang miliknya sudah basah akibat darah yang mulai merembes. Jason mengarahkan senjatanya ke arah Jerry. Sedangkan Jerry masih belum menyadari jika dirinya sedang diincar oleh Jason. Jerry berniat kabur meninggalkan tempat itu karena dirinya merasa kewalahan.
Baru beberapa langkah Jerry berlari, dirinya sudah tertembak oleh Jason. Jason tersenyum akhirnya dia bisa membalas perbuatan Jerry terhadap Alm. papanya.