
" Sebenarnya salah aku sama kamu apa Nik?" tanya Lala.
" Salah kamu? Kamu terlalu munafik La. Sejak kita berteman kamu selalu saja lebih unggul dari aku. Mereka yang mengenal kita selalu saja membanding-bandingkan aku dengan kamu. Semua orang menyukai kamu tetapi tidak dengan aku. Semasa SMP kamu mengambil semua perhatian guru-guru di sekolah. Semua murid juga menyukai kamu bahkan laki-laki yang pernah menjadi cinta pertama ku pun suka sama kamu," jelas Niki.
" Kamu ingat Bayu? Aku udah suka sama dia lama, tapi dengan mudahnya dia bilang kalau dia suka sama kamu," ucap Niki lagi.
" Tapi aku enggak pernah suka sama Bayu, Nik. Aku sama dia cuma temenan enggak lebih. Waktu SMP kamu masih labil, bisa jadi perasaan cinta kamu ke Bayu itu hanya cinta monyet," jawab Lala.
" Cinta monyet? Kamu itu monyetnya," balas Niki.
" Intinya aku sangat membenci kamu karena keberuntungan yang selalu kamu dapatkan sementara aku tidak. Puncaknya waktu kelulusan SMP, kamu dengan sombongnya bilang kalau kamu mendapatkan beasiswa bisa sekolah di SMA Davies. Jujur aku tidak terima, jelas aku juga pintar seperti kamu tetapi mengapa hanya kamu saja yang mendapatkan beasiswa,"
" Niki aku mendapatkan beasiswa itu karena ayah ku bekerja sebagai pekerja kebun di sana,"
" Aku tidak mau tahu alasannya yang jelas demi menyaingi kamu, aku terpaksa menjadi sugar baby pria-pria tua kaya raya," ucap Niki menyentuh dagu Lala kemudian membuangnya.
" Kenapa kamu iri sama aku Nik? Bukankah setiap orang memiliki jalan hidup sendiri,"
" Aku memang iri sama kamu, La. Setiap yang kamu lakukan selalu dipandang baik oleh orang-orang. Kamu selalu lebih beruntung daripada aku, sementara aku selalu berada di bawah kamu. Hidup ku selama ini sendiri, La. Semenjak nenek meninggal, ayah dan ibu ku yang entah kemana, aku selalu sendirian. Disaat aku terpuruk kamu dengan wajah munafik mu itu sok-sokan menghibur aku, padahal aku tahu kamu tidak setulus itu La," ucap Niki berapi-api.
" Aku ingin kamu menderita. Makannya waktu jaman SMA aku sering memfitnah kamu agar semua orang menjauhi kamu. Termasuk mengadu domba antara kamu sama pembully sekolah,"
" Jennie? Apa maksud kamu adalah Jennie? Kamu yang selama ini mengadu domba antara aku sama Jennie, kamu juga yang selalu memfitnah aku dengan berita-berita yang tidak benar dan kamu juga yang menyebabkan aku tertindas di sekolah selama tiga tahun. Apa itu benar Nik?"
__ADS_1
" Tepat sekali. Aku hanya ingin kamu merasakan yang namanya penderitaan, La. Entah kenapa melihat kamu menderita seperti ada kebahagiaan tersendiri bagi diriku,''
" Kamu sudah gila Nik. Kamu membenciku hanya karena kamu tidak menyukai ku. Ini adalah alasan terkonyol yang belum pernah aku temui,"
" Aku juga tidak tahu mengapa aku sangat membenci mu yang jelas aku ingin kamu menderita. Oh ya asal kamu tahu, aku sangat bahagia saat mendapat kabar jika kamu hamil. Karena kondisi kamu itu, kamu jadi gagal mendapat beasiswa ke Jepang. Dan dengan bangganya aku yang menggantikan kamu,''
'' Tapi kamu tidak sepenuhnya menderita karena telah mengandung anak tanpa suami. Buktinya sekarang kamu mendapatkan Jason Mraz, laki-laki tampan yang sebelumnya juga aku incar. Dan seperti biasa kamu selalu lebih dulu dari pada aku. Tadinya aku menyukai Jason, tapi sayang dia sudah menjadi laki-laki bodoh karena menyukai kamu,'' ucap Niki.
Niki benar-benar mengungkapkan semua rahasianya yang tidak pernah diketahui oleh Lala. Sedari remaja, di hati Niki memang sudah tumbuh rasa iri yang begitu besar terhadap Lala. Setiap apa yang Niki mau selalu Lala yang mendapatkannya terlebih dahulu. Terakhir Niki menyukai Jason, namun sayang Niki kalah start karena Jason menyukai Lala. Niki berharapnya Jason tidak mengakui anak-anak Lala dan membuat Lala terus menderita seperti apa yang Niki bayangkan. Namun mau bagaimana lagi jika kenyataan tidaklah sesuai dengan ekspektasi? Niki sangat ingin menghancurkan Lala.
" Lalu sekarang mau kamu apa?" tanya Lala frustasi.
" Mati," ucap Niki dingin disertai dengan tatapan tajam ala-ala psikopat. Tak lama Niki mengeluarkan sebilah pisau yang ia todongkan ke arah wajah Lala.
Niki menari-nari kan pisau miliknya menyusuri wajah Lala. Lala memejamkan mata menikmati rasa dinginnya pisau yang tajam.
" Niki kamu dipanggil papa," ucap Bryant datang. Niki berdecak kesal melihat Bryant yang menggagalkan usahanya.
" Kita sambung lagi nanti, La" ucap Niki setelah itu pergi.
Bryant juga mengikuti Niki pergi meninggalkan kamar Lala. Sedangkan Lala masih terpaku di tempatnya. Ia tidak habis pikir mengapa semua orang terdekatnya berubah. Rasanya seperti mimpi, Lala bisa mengalami kejadian ini.
" Mbak Lala, aku minta maaf mbak. Aku terpaksa melakukan ini. Aku terjerat hutang sama Niki. Mbak Lala yang sabar aja. Aku juga tidak tahu tujuan mereka apa sebenarnya, yang jelas aku cuma disuruh untuk mengawasi Mbak Lala,'' ucap Asa namun hanya diabaikan oleh Lala.
__ADS_1
...****************...
Niki dan Bryant sampai di sebuah ruangan serba gelap namun masih bisa mereka gunakan untuk melihat sekeliling. Ruangan itu seperti ruang kerja karena di dalamnya berisi komputer yang menyala dan juga ada banyak jenis minuman yang tersaji di ruangan itu.
'' Niki, Bryant apa kalian sudah menyelesaikan tugas dari ku?'' tanya papa dari Bryant.
'' Sayang, semua sudah beres. Aku sudah memastikan Jason dan Fernando meninggal dalam kecelakaan itu. Orang-orang yang aku suruh berhasil memepet mobil Jason hingga mobil yang mereka kendarai hilang kendali dan akhirnya mobil mereka menabrak pembatas jalan. Aku sempat survei ke sana dan menyaksikan secara langsung mayat Jason dan Fernando. Mereka mati terbujur kaku dengan darah yang mengalir,'' jelas Niki.
'' Semua data perusahaan Davies sudah berada di tangan aku, pa. Perusahaan itu sudah bangkrut karena begitu banyaknya serangan yang kita lakukan,'' sambung Bryant.
'' Niki apa kamu sudah memastikan mereka benar-benar mati?'' tanya Papa Bryant.
'' Aku benar-benar melihat jelas mereka mati dengan mata kepala ku sendiri,'' ucap Niki yakin dengan apa yang ia lihat hari ini.
'' Mereka belum mati. Mereka sudah mengelabui kita. Itu cuma taktik mereka saja karena ingin mengikuti permainan kita,'' ucap Papa Bryant. Papa Bryant adalah otak dari semua kekacauan yang terjadi. Papa Bryant memanipulasi semua orang agar mau bekerja sama dengannya untuk menghancurkan keluarga Davies.
'' Apa? Lalu kita harus bagaimana?'' tanya Niki. Niki menggeram kesal karena ia kecolongan lagi. Gagal sudah rencana yang ia jalankan.
Papa Bryant berdiri kemudian berjalan ke arah meja. Di meja itu dia mengambil sebuah minuman lalu ia tenggak sampai tandas. Seorang laki-laki berumur namun tidak mengurangi wibawanya sebagai seorang penguasa.
'' Aku sudah memikirkan plan B yang harus segera kita jalankan sekarang,'' ucap Papa Bryant.
'' Tapi tidak dengan menyakiti Lala kan? Papa bilang, papa hanya ingin menghancurkan keluarga Davies. Lala bukan bagian dari keluarga itu jadi Lala tidak terlibat,'' ucap Bryant.
__ADS_1
'' Ck, Bryant. Masih aja ya kamu mempertahankan wanita bodoh itu. Dasar keledai bodoh!! Jangan buta cuma karena wanita itu,'' dengus Niki menimpali Bryant