Triplet Dan CEO

Triplet Dan CEO
77. Niki bukanlah sahabat


__ADS_3

'' Bodoh kamu Nik!! Bagaimana bisa Lala salah masuk kamar? Begitu saja tidak becus!! Sekarang kita ke kamar itu, kita harus bawa Lala pergi dari sana,'' ucap Bryant. Setelah Niki meninggalkan lantai 12, Niki dan Ranti menemui Bryant yang berada di kamarnya.


'' Aku tidak ikut campur. Salah kan Niki karena dia yang menyuruh aku membawa Lala ke kamar itu,'' ucap Ranti.


'' Ck. Kita tidak bisa mengambil Lala dari sana. Setelah aku mencari tahu, ternyata kamar itu milik CEO perusahaan Davies. Kita tidak bisa dengan mudah masuk begitu saja ke sana karena kamar itu dijaga ketat oleh dua pengawal,'' ucap Niki.


'' CEO perusahaan Davies? Apa dia kakak Jennie?'' tanya Bryant.


'' Iya dia kakak dari perempuan manja mantan pacar kamu, Bryant'' ucap Niki.


'' Oh si tukang bully itu. Sial hampir setiap hari aku selalu kena bully sama dia. Aku sangat membenci perempuan itu,'' ucap Ranti.


'' Jason Mraz, dia anak tertua keluarga Davies. Papa ku sangat membenci keluarga itu, makanya kemarin aku langsung memutuskan Jennie begitu tahu jika dia anak dari keluarga Davies,'' ucap Bryant.


'' Bryant, biarkan malam ini Lala di sana. Setidaknya dengan Lala masuk ke dalam kamar itu pasti dia tidak akan selamat. Aku sudah sangat muak melihat wajah sok baiknya,'' ucap Niki.


'' Bryant, kamu bisa menggunakan wanita lain untuk menggantikan Lala malam ini. Aku akan pergi ke kamar ku. Papa mu sudah menunggu ku sedari tadi,'' ucap Niki setelah itu pergi.


Akhirnya malam itu, dimana Bryant ingin menjebak Lala untuk ia ajak tidur bersama harus gagal karena kesalahan dari Niki. Bryant terpaksa menuntaskan hasratnya dengan wanita lain sebagai pengganti Lala malam itu.


Flashback end..


'' Bryant, apa semua cerita mu adalah benar? Apa kamu berniat membohongi ku? Kamu juga memfitnah Niki, apa tujuan kamu sebenernya? Niki tidak mungkin melakukan itu padaku. Dia adalah sahabat terbaik yang pernah aku miliki,'' ucap Lala masih tidak percaya setelah mendengar cerita dari Bryant.


'' Kamu terlalu percaya dengan wanita iblis itu, La. Apa kamu tidak tahu jika selama ini dia tidak pernah tulus sama kamu? '' tanya Bryant dan Lala hanya menggeleng sebagai jawabannya.


'' Dia sangat membenci kamu, La. Aku mengenal baik Niki karena dia adalah ****** papa ku. Dia sudah menjadi ****** papa ku sejak dia berusia 16 tahun. Awalnya aku tidak perduli dengan hubungan Niki dan papa ku tetapi setelah aku mulai menyukai kamu, aku sering berinteraksi dengan Niki untuk mendekati kamu,'' jelas Bryant.


'' Aku tidak percaya kepada kamu Bryant. Sekarang lepaskan aku dan berhentilah omong kosong,'' ucap Lala


'' Kamu akan tetap disini sampai mereka menyelesaikan misi mereka. Kamu tenang saja disini kamu akan aman,'' ucap Bryant.


'' Kamu makan sarapan kamu sementara aku akan pergi sebentar. Ada Asa yang akan menjaga kamu. Jika kamu butuh sesuatu kamu bisa meminta dia,'' ucap Bryant setelah itu pergi.

__ADS_1


...****************...


Setelah kemarin Jason mengadakan acara besar, kini kantor miliknya sudah kembali aman tidak ada para wartawan lagi. Hari ini Jason datang ke kantor seperti biasa. Tampak wajah murung selalu menghiasi penampilan Jason hari ini.


'' Tuan Jason saya ingin memberikan laporan hasil rapat kita tempo lalu,'' ucap Niki kini berada di ruangan Jason.


'' Niki saya sangat lelah, bisakah kamu memijat kepala saya. Kepala saya sangat pusing karena masalah kantor yang kemarin dan juga Lala yang belum ditemukan,'' ucap Jason.


Niki mengangguk kemudian ia mulai mendekati Jason. Niki mulai mengulurkan tangannya untuk memijat kepala Jason.


'' Apa merasa baikan tuan?'' tanya Niki disela-sela kegiatannya memijat kepala Jason.


'' Sangat enak Niki. Saya rasa kamu jago dalam hal ini,'' ucap Jason keenakan.


Tak berselang lama pintu ruangan Jason diketuk oleh seseorang. Tampak Fernando datang dengan tergesa-gesa.


'' Tuan, ada yang saya ingin laporkan'' ucap Fernando.


'' Masalah apa Fer?'' tanya Jason menikmati pijatan Niki.


'' Perusahaan ini sudah bangkrut tuan. Semua berubah dalam sekejap karena data rahasia perusahaan telah di curi perusahaan pesaing kita, tuan'' lanjut Fernando lagi.


Jason berdiri kemudian menggebrak meja kerjanya. Jason tidak paham mengapa masalah seolah datang bertubi-tubi.


'' Fernando adakan semua pertemuan dengan para investor. Aku ingin mereka memberikan alasan yang jelas,'' ucap Jason.


'' Tuan sebelumnya kita harus pergi ke salah satu proyek. Disana sedang terjadi aksi demo. Para pekerja melakukan aksi mogok kerja karena upah yang belum dibayarkan. Sementara penanggung jawab disana telah kabur dengan membawa semua jumlah uang yang seharusnya digunakan untuk pembangunan proyek,'' ucap Fernando.


'' Ya sudah kita ke proyek itu terlebih dahulu. Niki kamu ikut sekalian untuk meninjau keadaan yang ada di sana,'' ucap Jason.


'' Sebelumnya saya minta maaf tuan, bukannya saya tidak berkenan ikut. Tetapi tuan bilang jika kita akan mengadakan pertemuan. Saya belum menyiapkan beberapa berkas yang harus dibutuhkan,'' ucap Niki.


'' Baiklah kalau begitu, aku bisa pergi berdua bersama Fernando. Selesaikan saja dulu tugas mu, nanti setelah itu kamu bisa menyusul'' ucap Jason.

__ADS_1


Jason dan Fernando pergi berlalu meninggalkan ruangan. Sementara Niki kembali ke meja kerjanya sendiri. Di ruangannya, Niki mengambil ponsel untuk Niki gunakan menelepon seseorang.


'' Halo, Jason dan Fernando sudah meninggalkan kantor. Cepat bereskan!!! Hari ini juga mereka harus mati!! Jangan sampai bos kita marah,'' ucap Niki memerintah seseorang.


Kini Niki tertawa lepas setelah menutup panggilan itu. Tinggal sedikit lagi, Niki akan mencapai keberhasilannya.


'' Tinggal menunggu kabar kematian Tuan Jason dan Fernando,'' ucap Niki tertawa licik.


...****************...


Di dalam kamar yang menjadi tempat Lala disekap, ada Asa yang berusaha membuat Lala mau makan. Sedari pagi tadi Lala belum menyentuh makanan yang disediakan oleh Bryant.


'' Mbak Lala, ayolah makan makanannya!! Nanti Bryant bisa marah sama aku,'' ucap Asa.


'' Asa mengapa kamu melakukan semua ini? Apa salah aku sama kamu sa?'' tanya Lala kepada Asa.


'' Salah kamu karena kamu adalah orang yang munafik, La'' ucap Niki yang baru masuk ke kamar dimana ada Asa dan juga Lala.


'' Niki?'' ucap Lala.


'' Iya kenapa? Apa Bryant sudah menceritakan semua tentang aku? Aku yakin pasti sudah. Bryant memang laki-laki bodoh, bisa-bisanya dia menyukai wanita munafik seperti kamu La,'' ucap Niki yang bersedekap dada.


'' Niki apa maksud kamu? Mengapa kamu sangat membenciku?'' tanya Lala.


'' Banyak alasan mengapa aku sangat membenci mu. Niki yang kamu anggap sahabat sudah berubah sejak dulu. Selama ini aku hanya berpura-pura baik kepada mu. Dan karena sekarang aku sudah bosan berpura-pura baik, jadi aku ingin menunjukkan siapa diriku yang sebenarnya,'' ucap Niki tertawa lepas.


Lala memandang ngeri melihat Niki yang sekarang. Lala tidak menyangka jika Niki adalah sesosok musuh yang berkedok sahabat.


'' Aku yakin Jason pasti berusaha mencari ku,'' ucap Lala.


'' Dari kemarin dia memang berusaha mencari mu. Tapi dasar Jason nya saja yang bodoh, dia berotak pintar tetapi tidak bisa menemukan kamu. Cih bahkan ketika ajal hari ini menjemputnya pun dia masih belum bisa menemukan kamu. Jason sudah meninggal, kasihan sekali hidup kamu La. Kembali menjadi wanita single dengan tiga anakmu yang menjadi aib,''


Lala terkejut begitu mendengar jika Jason telah meninggal. Apa yang dikatakan Niki adalah benar? Tidak mungkin Jason meninggal begitu saja.

__ADS_1


'' Kalau kamu tidak percaya kamu bisa melihat ini. Di dalam mobil yang ringsek ini ada Fernando dan juga Jason sebagai pengendara mobil itu. Aku yang sudah menyuruh seseorang untuk membuat mereka berdua celaka hingga mampus,'' ucap Niki sembari memberikan sebuah foto dan juga video pasca kecelakaan.


Di dalam foto dan video yang diberikan ada Fernando dan juga Jason yang berlumuran darah. Kedua mata Fernando dan Jason sama-sama terpejam. Lala kemudian pingsan, begitu ia merasa tidak kuat karena Lala ingin menyangkal fakta itu namun bukti tidak memenuhinya.


__ADS_2