
" Apa kamu bahagia?" tanya Jason seraya memeluk Lala dari belakang.
" Apa tidak apa-apa kalau kita meninggalkan triplet cukup lama?" jawab Lala dengan pertanyaan juga.
" Sudah dua hari kamu selalu menanyakan hal itu," keluh Jason kemudian mengurai pelukannya terhadap Lala.
Saat ini Lala dan Jason memang sedang menikmati acara bulan madu mereka di Cappadocia, yang terletak di Provinsi Nevehir di wilayah Anatolia Tengah, Turki. Cappadocia adalah daerah di mana seluruh kota merupakan batu yang dipahat. Kota ini terdiri dari perbukitan batu, tebing berbentuk menara, dengan rupa-rupa bentuk semacam kue kering meringue.
'' Baiklah aku minta maaf. Aku hanya mengkhawatirkan anak-anak kita,'' ucap Lala begitu menyadari perubahan raut wajah Jason yang langsung murung.
'' Mereka semua aman. Ada banyak yang menjaga mereka. Kamu harus bahagia disini. Jangan sampai bulan madu kita yang pertama ini terkesan menyiksa kamu karena harus berpisah dengan triplet,'' ucap Jason merapikan rambut Lala.
'' Oh ya Jason aku mau tanya sesuatu,'' ucap Lala memilin baju yang ia pakai. Selama beberapa hari menikah dengan Jason belum membuat Lala sepenuhnya untuk percaya diri. Lala masih malu-malu jika harus berdekatan dengan Jason yang sekarang notabenenya berstatus sebagai suami Lala.
'' Bagaimana kabar Niki dan yang lain?'' ucap Lala takut-takut.
'' Mengapa kamu bertanya tentang dia?''
'' Aku hanya ingin tahu kondisinya sekarang saja,''
'' Dia sedang menjalani hukuman yang seharusnya dia dapatkan sedari dulu. Jangan kamu bahas dia lagi. Lupakan masa lalu, intinya mulai sekarang yang harus kamu pikirkan adalah aku, triplet, adik triplet dan orang-orang terdekat kita. Jangan membahas mereka lagi,'' ucap Jason mencium tangan Lala lembut. Mereka kemudian menikmati angin yang berhembus menerpa kulit mereka. Posisi tepat mereka sekarang sedang berada di balkon hotel yang menjadi tempat mereka menginap selama di Turki.
'' Ayo naik hot air balloon !! Bukankah kamu ingin menaiki itu?'' ajak Jason kepada Lala.
__ADS_1
'' Ayo!!'' pekik Lala merasa senang.
'' Tapi ada syaratnya,'' ucap Jason sembari mengerlingkan matanya. Kemudian Lala menatap Jason seolah bertanya apa syarat yang dimaksud.
'' Buat aku puas nanti malam,'' ucap Jason berbisik kepada Lala.
Lala memukul lengan Jason. Astaga apa pikiran semua laki-laki seperti itu? Kalaupun iya tolong jauhkan Lala dari pikiran itu juga.
Akhirnya setelah puas menggoda Lala, Jason kunjung mengajak Lala ke tempat yang dimaksud. Hot air balloon merupakan wisata balon udara yang disebut menjadi atraksi yang paling laris di Cappadocia.
Kegiatan ini sendiri dilakukan di Goreme National Park. Wisatawan akan diajak untuk melihat keindahan Cappadocia dari atas udara saat matahari terbit.
...****************...
Satu tahun kemudian.....
Hari ini merupakan hari pernikahan Jennie dan Fernando. Setelah satu tahun mereka sering ribut akhirnya Fernando dengan berani meminta Jennie kepada Jason yang selaku kakak kandungnya. Entahlah Lala tidak mengerti bagaimana bisa seorang Jennie menaklukkan hati yang dingin milik Fernando. Mungkin karena Jennie hadir sebagai matahari untuk Fernando yang dingin sehingga diantara keduanya saling melengkapi kemudian terjalinlah sebuah ikatan.
Lala tidak ikut menyalami para tamu karena Jason melarang keras dirinya untuk berdiri terlalu lama. Mama mertuanya dan ayahnya juga setuju untuk melarang Lala beraktivitas berat. Lala menghela nafas pasrah, sudah sepatutnya memang jika seorang istri harus menuruti perintah suami.
Triplet sudah bertambah besar. Mereka sudah menentukan keterampilan mereka sesuai keahlian masing-masing. Saat ini mereka sedang menempuh pendidikan tiga tahun di atas jenjang pendidikan mereka seharusnya. Berkat jalur akselerasi yang mereka ambil kini mereka sudah bisa mencapai pendidikan yang lebih cepat. Lala tentu bangga dengan keahlian putra-putranya.
'' Mama, apa mama membutuhkan sesuatu?'' tanya Matt kepada Lala.
__ADS_1
'' Tidak nak. Lebih baik kalian ikut papa kalian untuk menyambut tamu. Bukankah disini sangat membosankan?'' ucap Lala karena dirinya memang merasa bosan. Lala tidak ingin anak-anaknya ikut merasa bosan karena duduk bersama dirinya yang tidak melakukan aktivitas apapun.
'' Tidak mama, papa menyuruh kita untuk menjaga mama. Jadi mama harus tetap disini bersama kita bertiga,'' jawab Matt.
Lala sebenarnya tidak sependapat dengan triplet. Namun sebagai sosok perempuan sendiri di keluarga kecilnya, akhirnya Lala menurut. Lala diibaratkan ratu oleh Jason dan triplet. Hampir setiap keinginan mereka harus selalu Lala turuti. Apalah daya Lala sekarang yang selalu kalah pendapat dengan keempat laki-laki kesayangannya.
'' Kak Jason, aku yakin istri kakak pasti sudah merasa bosan duduk di kursi tamu di sana,'' bisik Jennie kepada Jason.
Jason mengalihkan pandangannya untuk melihat istrinya yang duduk bersama triplet. Jason tersenyum melihat istrinya yang mencoba memaksakan diri agar terlihat bahagia padahal hatinya sedang dongkol. Benar yang dikatakan oleh Jennie jika istrinya itu sedang merasa bosan karena ia tinggal untuk menyambut para tamu.
'' Sudah sana temuin mantu mama. Kasihan dia lagi hamil pasti pengen deket kamu terus,'' ucap Sonia yang berada di dekat Jason dan Jennie.
Di atas pelaminan memang ada sepasang pengantin yaitu Jennie dan Fernando ditemani Jason dan mamanya serta Pak Gani yang turut menjadi perwakilan keluarga Fernando.
'' Temui saja nak Jason. Anak ayah yang satu itu memang sekarang lagi manja- manjanya sama kamu. Maklum kehamilan ini sedikit berbeda dengan yang dulu. Jika dulu Lala sangat mandiri tetapi sekarang jadi lebih sensitif,'' jelas Pak Gani.
Tentu Jason menuruti nasehat kedua orang tuanya. Sudah cukup dulu Jason tidak ada disaat Lala mengandung triplet sekarang tidak lagi. Setelah delapan bulan lalu Jason mendapat kabar jika Lala tengah berbadan dua, laki-laki itu sangat menjaga istrinya. Hampir semua orang diperintah Jason untuk menjaga Lala di manapun wanita itu berada. Jason tidak ingin hal-hal buruk terjadi dengan Lala. Makanya dengan tegas Jason memarahi Lala jika wanita itu membantah nasehatnya.
'' Sayang, apa kamu bosan?'' tanya Jason begitu sudah dekat dengan Lala.
Lala yang ditanya mengangguk sebagai jawaban atas pertanyaan Jason. Lala sangat merasa bosan. Ia juga ingin menyambut para tamu seperti yang lain.
'' Kita ke kamar kalau gitu,'' ucap Jason lagi.
__ADS_1
'' Emmm Jason aku tidak jadi merasa bosan kok. Aku senang disini. Iya kan nak?'' tanya Lala kepada triplet. Lala lebih memilih merasa bosan di kursi tamu daripada bosan di kamar. Sudah cukup hari-harinya ia habiskan untuk beraktivitas di rumah. Kali ini Lala ingin menikmati suasana bebas yang ada di pesta.
'' Baiklah. Aku akan mengambilkan kalian makan dulu,'' ucap Jason setelah itu pergi untuk mengambil makan.