TWINS BABY

TWINS BABY
Part 14


__ADS_3

Ara langsung masuk di ruang penyiksaan di mana para orang yang mengusik Mension nya di sekap.


Sedangkan dua cucunya Ara perintahkan untuk menjaga sang mommy di sana, dan saat melihat seseorang yang aneh Jangan sungkan untuk menusuk matanya, dan hanya di balas kekeh lucu oleh sang cucu.


Apa dia begitu lucu sampai dia mengatakan hal serius pun sang cucu terkekeh ?


"Dasar Fio unik memang "


Kembali lagi Ara yang sudah masuk di markas, ada 6 orang yang terikat di kursi dan tak lupa mereka mendapatkan luka tembak di bagian tertentu, yang mampu membuat mereka cedera, tidak mati hanya cedera, dan itu pasti Ara dan anggota melakukan, kenapa ?


Karna mereka bisa bermain terlebih dahulu dan jika mereka menembak mati, maka mereka akan tidak akan pernah merasakan bermain, jadi jangan buat mereka mati dnegan mudah, sakiti dan biarkan mereka menyerah.


"Queen " para menjaga langsung menunduk hormat saat Queen ke dua datang, setelah sekian lama hanya memantau memalukan kejauhan.


"Cih,, dasar sampah " ucap Ara melihat pria tak berbobot yang mereka tangkap, Ara mengelilingi pria yang sudah babak belur, dan tiba-tiba dia menghentikan langkahnya saat mata nya menemukan sesuatu.


"Sepertinya Lawan yang berkelas " ucap Ara setelah melihat seseorang yang ada di leher salah satu pria yang tak sadarkan diri.


Tuehhh


Tiba-tiba pria tersebut meludahi Ara, untung saja dia menggunakan topeng jadi tidak terkena sepenuhnya walau sedikit mencret nya.


"Queen " salah satu dari mereka langsung memberikan tisu dan satu lagi langsung memberikan hukuman.


Bughhhh


Bughhhh


Bughhhh

__ADS_1


"Menjijikkan " geram Ara langsung mencekek leher pria tersebut, setelah anggota nya mundur.


"Kau tahu aku lebih suka menyakiti orang yang sepadan bukan seperti mu, SAMPAH " ucap Ara penuh penekanan, dan terlihat jelas pria itu menatap tajam diri nya.


"Eropa " satu kata mampu membuat wajah tiga orang pucat, saat dengan mudah pria di hadapannya mengatakan negara mereka.


Ceklek ...


Pintu terbuka, masuk Devan dan langsung duduk memperhatikan sang istri yang menunjukkan taringnya kali ini, dia akan maju jika istrinya membutuhkan.


"King " sambut anggota Ara.


"Wow,, aku hanya menebak tapi kau langsung pucat " ucap Ara dengan nada mengejek, sedangkan tiga pria di sampingnya masih diam membisu menahan sakit di pelipis dan bagian lainnya.


"Tapi dari wajah mu, aku yakin kau di kirim oleh seseorang yang berasal dari Eropa " lanjut Ara lagi, Ara menghembuskan nafas pasrah.


"Siapa kau " akhirnya salah satu dari mereka membuka suara saat merasa aneh bukan orang incaran nya, malah wanita asing yang ingin menghancurkan.


Sekarang terlihat jelas wajah cantik Ara di usianya yang sudah tidak muda lagi, dan tercetak senyum misterius nya.


"Buahahahhaha " mereka langsung tertawaan menggelegar saat sudah melihat wajah Ara.


Ara langsung mengangkat tangan saat anggota mulai ingin mendekat dan begtu Oun dengan Devan sang suami tapi terhenti saat pergerakan Ara.


Hups ...


Dengan gerakan cepat Ara mengambil krikil yang sudah di panaskan dan dia masukkan dalam mulut pria yang begitu meremehkan nya


"Enak bukan, inilah wanita yang kau remehkan " lanjut Ara.

__ADS_1


Pria tersebut langsung diam, bagaimana tidak krikil yang sudah memerah itu masuk sempurna dalam tubuhnya, entah apa nasib organ tubuh nya di dalam.


"Siapa kau sebenarnya, kami tidak mengusik mu " pria di ujung sana membuka suara, dengan keberanian yang dia kumpulan sejak tadi.


"Oh iya aku lupa kenalan ya " Ara tertawa sumbang melupakan sesuatu pada mereka.


"Kalian memang tidak mengusik ku, tapi Kalian ingin menebak cucu ku " jelas Ara, tentu saja target mereka bukan mereka tapi Fio yang kebetulan menemuinya di belakang, Karna putri dan cucu laki-laki tidak terlihat.


Deg


"Dan kau " Ara langsung mendekati pria di ujung sana saat melihat tato berbeda dari sebelumnya.


"Dad " panggil Ara, dan saat itu Devan langsung mendekat dan menyentak baju pria tersebut terlihat jelas tato besar di dadanya.


"Jerman " ucap merek bersamaan.


Ternyata tidak hanya satu negara, mereka mendapat serangan dari dua negara, ini luar biasa apa motif mereka, jika Eropa pasti ada sangkut pautnya dengan menantunya lalu Jerman ?


Ini masih misteri, dan mereka harus memecahkan misteri ini ?


Door


Door


Door


Door


Kira-kira siapa pelakunya kali ini ?

__ADS_1


Next part selanjutnya ya, tarik nafas dulu bentar ,✌️


__ADS_2