
Seorang wanita yang entah di mana terus saja menyelusuri jalan kecil yang ada di sana, dia tidak menyerah sampai jalan yang dia telusuri putus, dia hampir putus asa tapi samar-samar dia mendengar suara seseorang, Karna penasaran dia terus berjalan mencari sumber suara sampai dia menemukan sepasang kekasih yang sedang bercumbu, tapi tunggu kenapa tubuh itu sangat familiar di matanya, bukan hanya familiar benar jika dia orang nya.
Sedangkan sepasang kekasih yang sedang menikmati tubuh satu sama lain tidak menyadari seseorang yang menyaksikan dengan mata memerah siap memusnahkan wanita sedang menikmati hisapan, lumutan dan mungkin saja terbang ke awan Karna dia tahu kenikmatan yang dia rasakan.
Sedang sibuk mengejar kenikmatan satu sama lain, mereka tidak menyadari jika seorang wanita yang berjalan pelan dengan bercucuran air mata mendekat mereka.
"Sayang " panggilan lembut seorang wanita membuat pergerakan dua insan berhenti, dan hanya beberapa detik mereka melanjutkan lagi.
"I HATE YOU " teriak wanita tersebut.
***
"I HATE YOU "
"Huaaaaaa,,, glandma mommy benci Fio " teriak Fiona membuat wanita paruh baya langsung muncul di balik pintu dan langsung menghampiri mereka.
"Qeela bangun nak " ujar Ara sambil menenangkan sang cucu yang menangis, ia sekarang mereka sudah sampai di kediaman Ryan dan saat Ara ingin masuk dalam kamar dia mendengar teriakan sang cucu membuat Ara langsung masuk, dan benar saja Fiona menangis dengan histeris dengan posisi duduk di atas kasur, mungkin dia terkejut.
Aqeela langsung terbelalak kaget dan seperti orang linglung saat melihat di sekitarnya, dan langsung sadar saat sang putri menangis sedangkan Felix yang merasa berisik langsung membuka mata dengan wajah bantalnya.
"Hiks,,,, hiks "
"Tenang sayang, besok harus sekolah ayo bobo lagi " ujar Ara membuat Fiona menghentikan tangis nya dan langsung terlelap saat itu Ara langsung meletakkan Fiona di kasur kembali.
"Felix tidur sayang " ucap Ara membuat cucu yang memang sangat ngantuk langsung mengambil posisi nyaman dan mereka saling berpelukan.
Sekarang tinggal Aqeela dan Ara yang tidak tidur tapi hanya berapa menit Ara langsung memerintahkan Aqeela untuk tidur, tidak baik seorang ibu hal untuk begadang, karna tidak ingin mengganggu Ara memilih untuk pergi setelah melihat Aqeela mengambil posisi yang nyaman, dan membiarkan anak dan cucunya istirahat.
Aqeela yang semulanya menutup mata, langsung kembali membuka mata saat mendengar pintu kamar tertutup kembali, bagaimana dia bisa tidur jika mimpinya seakan nyata.
__ADS_1
"Sayang apa yang kau lakukan di sana? " Aqeela bermonolog sendiri, tanpa di komandan air mata langsung menetes dengan deras, selama mengandung dia sangat sensitif sekarang.
"My " panggil seseorang, Aqeela yang mendengar itu langsung dengan cepat menghapus air yang menetes, takut di lihat oleh putranya.
Felix langsung bangun dari tidurnya dan memeluk tubuh mommy tercinta, saat itu Aqeela langsung menangis dalam diam, tapi Felix menyadari itu saat bahu sang mommy bergetar, dia diam saat menunggu waktu yang tepat jika mommy tenang.
"Mommy okay? " tanya Felix setelah pelukan mereka terlepas, dan sekarang mereka saling pandang, untuk beberapa detik.
"Apa Felix perlu menghubungi Daddy? " tanya Felix lagi, membuat Aqeela langsung menggeleng dengan cepat.
Walau usia Felix masih sangat kecil tapi pemikiran Felix tidak bisa di ragukan, dengan sifat berbanding balik dengan sang kembaran membuat Aqeela bersyukur.
"Jika tidak, berjanjilah untuk Jangan bersedih lagi. " mohon Felix sambil mengulurkan jari kelingkingnya yang langsung di terima oleh Aqeela, biar bagaimanapun dia sangat sedih jika orang yang mereka cintai bersedih.
"Ayo kita bobok, adik bayi tidak boleh bergadang. " peringat Felix dan langsung membantu sang mommy untuk baring dnegan nyaman, sebelum kembali di tempat semula Felix mencium kening sang mommy.
Cup
Akhirnya mereka tertidur dengan tenang, dan saling berpelukan satu sama lain, membuat siapa saja melihat mereka bahagia sekaligus sedih, karna mereka harus berpisah dengan kepala keluarga mereka.
***
Sedangkan Ara yang berada di dalam kamar, dia tidak bisa tertidur memikirkan apa yang terjadi antara cucu dan Putrinya, mungkinkah Aqeela bermimpi atau terjadi sesuatu membuat Fiona menangis.
Ah,,, tiba-tiba kepalanya pening, sampai dengan refleks dia memukul kepalanya membuat pria yang sejak tadi memperhatikan bingung, setelah keluar kamar kenapa istrinya diam, apa terjadi sesuatu yang tidak dia ketahui.
"Mom " panggil Devan membuyarkan lamunan Ara, dan langsung menatap suaminya yang entah sejak kapan bangun.
"Apa yang mommy pikirkan? " tanya Devan langsung menghampiri sang istri dan duduk di sofa kosong di samping istrinya.
__ADS_1
Ara langsung menghadapi suaminya, terlihat kerutan cemas, khawatir membuat Devan mengerutkan kening bingung, dengan sikap sang istri.
"Kenapa? " tanya Devan.
"Entah kenapa aku merasa menantu kita sedang melakukan sesuatu. " beritahu Ara, bukan paham Devan semakin bingung, sesuatu seperti apa yang di maksud istri kali ini, Ara yang melihat kebingungan di wajah suaminya langsung menghembuskan nafas pasrah sebelum mengatakan semua nya.
"Aqeela sepertinya mimpi buruk, dan entah kenapa aku kepikiran dengan menantu kita " jelas Ara lagi.
Tunggu? Aqeela bermimpi buruk lalu apa hubungannya dengan istri yang memikirkan, seharusnya yang di pikirkan bukan menantu tapi dia suami.
"bagaimana jika Werren bermain api di belakang putri kita " ujar Ara, mengeluarkan unek-unek di kepala.
Sekarang Devan baru paham, baru bangun tidur membuat Devan tidak bisa mencerna dengan cepat setiap ucapan yang keluar dari mulut istri.
"Mom tenang lah, kita sebagai orang tua harus mendoakan yang terbaik untuk anak-anak kita, dan jika benar dan dia berniat bermain api, aku yakin bukan lagi dad atau mom yang memberi pelajaran tapi cucu kita, Felix dan Fiona " ucap Werren membuat Ara mengangguk benar juga.
Setelah melihat istri tenang, tanpa memikirkan hal yang tidak pasti, lebih baik mereka melanjutkan mengajar mimpi atau memproduksi baby gembul juga boleh.
"Ayo kita lanjutkan tidur " ucap Devan, mereka langsung mengejar alam mimpi sebelum menghadapi hari esok.
Note :
Perlu di ingatkan kembali, yang mengikuti giveaway sederhana dari otor, jangan lupa di tag akun sosial media otor biar otor bisa mengetahui, Karna jika tidak pasti tidak terlihat dan jika iya kemungkinan hanya kecil terlalu banyak store yang lain 🙏
Ig : Lilianti921
FB : Lilianti
TikTok : liliant009
__ADS_1
Snack Vidio : Lili Anti448