
Di bibir pantai, seorang anak kecil wanita dan pria dewasa tertawa dengan bahagia seakan tidak ada beban yang mereka tanggung, dan saling tertawa bersama saat ombak datang membasahi kaki mereka.
Naura hanya memperhatikan dari kejauhan, sudah lama dia tidak melihat kebahagiaan putri kecil seperti ini, ia walaupun Naira bersikap barbar seakan tidak ada rasa kesedihan semua itu dusta, Naira bocah kecil sangat pandai menyembunyikan kesedihannya dan menangis seorang diri saat malam hari, bagaimana mana dia bisa tahu tentu saja Naura melihat dengan kepala mata sendiri jika Putri yang terlihat kuat adalah Naira yang rapuh menginginkan keluarga yang utuh, apa dia sangat kejam? jawabannya pasti iya dia kejam membuat putri terluka.
"Mommy ayo sini, " teriak Naira, membuyarkan lamunan Naura, dan langsung bangun dari duduknya untuk bergabung dengan putri dan Arnold.
Pengunjung pantai yang melihat mereka pasti mengira jika mereka keluarga yang utuh dan bahagia tapi siapa sangka mereka hanya orang asing yang di pertemuan takdir untuk bersama.
Semua yang Naura lakukan, melamun banyak diam, semua itu tidak lepas dari pandangan Arnold, aneh saja tidak seperti Naura yang keras kepala menolak keinginan nya, tapi sekarang Naura berubah 99°c.
"Kau baik-baik saja? " tanya Arnold membuat Naura yang sedang memainkan pasir menghentikan pergerakan, menatap pria yang menunggu jawaban nya. Naura menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan sebelum menjawab pertanyaan Arnold. Semoga ini yang terbaik demi putrinya, tidak salah bukan jika dia membuka hati.
__ADS_1
"Aku sudah memikirkan semuanya, Arnold mengernyitkan dahi heran saat Naura menjeda ucapan, Ayo kita menikah, " ucap Naura membuat Arnold tersenyum bahagia.
"Jangan senang dulu, ini demi Naira." lanjut Naura, sifat keras kepala tetap menjadi darah daging, tidak bisa hilang apa salahnya katakan dari hatinya jangan bawa putri mereka.
"Terima kasih sudah memilih ku, aku berjanji akan menjaga kalian " ujar Arnold dengan tulis. Diam diam Naira kecil yang mendengar hal itu langsung tersenyum dan?
"Horeee Naira punya Daddy " teriak Naira bahagia .
"Naira punya Daddy, tidak lagi om nyontek horeeee " bahagia Naira bahkan dia melompat saking bahagianya.
Kebahagiaan terbesar orang tua adalah melihat kebahagiaan putra putri mereka, walau pun harus mengorbankan hati mereka sendiri, yang penting buah hati mereka bahagia. Dan jangan pernah menuruti keegoisan kita tanpa kita sadari melukai hati orang lain, mari berdamai dengan hati jangan pernah selesai sesuatu dengan keegoisan selesai masalah dengan kepala dingin, selesai masalah jangan selesai hubungan.
__ADS_1
***
Seorang pria paruh baya yang berada di kejauhan, akhirnya tersenyum bahagia saat mendapat kabar jika putri menerima pria yang melamar nya. Lagi dan lagi Anton bangga sudah banyak tolakan yang di lontarkan oleh sang putri untuk Arnold tapi tidak pernah membuat Arnold menyerah sampai detik ini Arnold rela bolak baik Jerman Indonesia demi wanita nya dan putri mereka.
"Akhirnya kau membuka hati mu nak, sekarang dad tenang jika meninggalkan mu dengan pria yang terbaik. " ucap Anton.
Orang tua mana yang tidak khawatir saat putri kesayangan mereka yang di tinggal seorang diri, dia sudah cukup tua bisa saja Tuhan memanggil dirinya menemui sang istri di surganya, sekarang Anton tenang sudah ada pria yang menjaga putrinya. Tidak perlu lama niat baik harus di segera kan, dan jangan sampai sang putri berubah pikiran.
Siap-siap kita akan pergi undangan, jangan lupa kado untuk otor juga di bungkus dan kirim ke Kalbar 👍🤭
Yanga belum mampu cerita Single Mom Yuna di tunggu ya, otor maksa Lo, yang pasti hanya selingkuhan 🔥 liat di kolom komentar 🥰
__ADS_1