TWINS BABY

TWINS BABY
part 43


__ADS_3

Saat mobil berhenti tepat di depan pintu utama, seorang bocah kecil wanita langsung berlari memasuki bangunan tinggi tersebut, saat dia tidak sabar ingin memberitahu kabar gembira yang pada snag grandma.


"Selamat datang kembali nona muda " sambut maid yang membuka pintu untuk sang nona, tapi harus menahan telinga dengan teriakan bocah kecil super aktif.


"Glandma, come back come back, Fiona punya berita top markotop sedunia " teriak Fiona menggelar, membuat para maid yang menyambut kedatangan mereka hanya bisa menutup telinga, entah itu suara apa toa kok bisa menyaring itu?.


"Dasar tidak kreatif " ucap Felix yang berjalan di belakang sang adik.


Sedangkan Ara yang sedang di ruang keluarga sedang asik menonton televisi tiba-tiba mendengar teriakan yang sangat dia kenali langsung menghampiri sang cucu yang berlari dengan lincah.


Hupppp


"Sepertinya cucu grandma bahagia? " sambil mencium pipi tembem sang cucu membuat Fiona tertawa, karna merasa geli dan saat itu Felix ikut masuk di susul oleh sang mommy.


Ara yang melihat sang putri sedikit berbeda langsung menghentikan kegiatan, dan tak lupa untuk menyuruh dua cucu untuk mengganti seragam sekolah.

__ADS_1


"Sayang ganti seragam mu " perintah Ara yang langsung di anggukkan kepala oleh sang cucu.


"Akak kejal Fio " ucap Fiona saat dia berlari dengan lincah nya, membuat Felix langsung mengambil ancang-ancang untuk mengejar sang kembaran.


"Sayang jangan lari, nanti jatuh " peringat Aqeela saat melihat buah hati berlari menaiki anak tangga, menyebabkan sang baby sitter kewalahan dengan tingkah laku dua F.


Setelah kepergian dua F, sekarang tinggal mereka berdua di sana, sekarang Ara mulai mendekati sang putri, Aqeela yang di dekati oleh sang mommy langsung menatap sang mommy dan tanpa di komandan air mata Aqeela menetes dengan sendirinya.


"Mommy " Aqeela langsung berhambur di dalam pelukan Ara, yang langsung di terima oleh Ara, dia masih diam membiarkan Aqeela menangis, karna menyelesaikan masalah bukan dengan kita bertanya kenapa? tapi seperti wanita menyelesaikan masalah dengan air mata dan saat itu semua yang ada di pikirkan akan sedikit berkurang, dan saat sudah sedikit tenang baru Ara mulai buka bicara.


"Werren selingkuh. " jawab Aqeela membuat Ara mengerutkan kening, bingung? jelas, tapi bagaimana bisa Aqeela tahu jika Werren selingkuh.


"Jangan bersedih, kita selidiki lebih dahulu dan jika benar, mom akan membunuhnya " ujar Ara, dia sendiri juga tidak yakin membunuh menantunya tapi perlu di ingat sejarah keluarga BENATA tidak ada yang menduakan istri mereka, dan jika Werren benar selingkuh bukan dia tapi ingat dua buah hati mereka, kecil kecil cabe rawit dan Ara bersumpah akan menutup akses Werren bertemu dengan putri dan cucunya.


Berani bermain api pada mereka, dan menyakiti hatinya siap-siap akan mendapatkan sambutan dari keluarga BENATA, tidak berat mungkin hanya membuat mereka terluka dan di hiasi sedikit.

__ADS_1


"Mommy nangis? " tanya bocah kecil wanita yang sudah menggunakan pakaian santai dan begitu pun dengan Felix yang berada di belakang sang adik, walau dia diam tapi mata nya tetap memperhatikan sang mommy yang dengan cepat menghapus air matanya.


"Tidak sayang mom hanya kelipatan. " bohong Aqeela.


Bocah kecil yang sudah berada di hadapan mereka, memperhatikan dengan intens mata sang mommy, dan langsung mendekati grandma untuk membisikan sesuatu.


"Glandma mommy bohong, dia menangis " bisik Fio pada Ara dan sudah selesai dia langsung menjauhkan kelapa.


Sedangkan Felix diam tapi dia memperhatikan mommy dengan intens, membuat Aqeela yang di tatap jadi salah tingkah, takut jika kebohongan di ketahui oleh sang putra. Karna kepekaan Felix tidak bisa di ragukan.


"My "


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya 🥰


"

__ADS_1


__ADS_2