TWINS BABY

TWINS BABY
Part 33


__ADS_3

"Berhubung kita sudah berkumpul semua, Aqeela ingin mengatakan sesuatu " ucapan Aqeela langsung membuat semua orang menatap dirinya.


Mereka diam, ingin mendengar apa yang ingin di sampaikan oleh sang empuk, apa lagi melihat perubahan sang empuk yang semakin manja dengan suaminya, apa jangan-jangan?


"Seseorang akan datang " beritahu Aqeela, mereka langsung menyernyit dahi bingung, siapa ?


Melihat kebingungan dari anggota keluarga nya, membuat Ara berinisiatif untuk menjelaskan, apa lagi snag empuk tidak peduli, lebih fokus dengan bermanja-manja, astaga memang tidak bertanggung jawab sekali masa iya mengumumkan sesuatu tidak jelas.


"Aqeela sedang mengandung " jelas Ara.


Semua orang langsung mengucap syukur saat mereka akan kedatangan anggota batu, dan tidak lupa untuk mendoakan keselamatan pada ibu dan calon bayinya.


"Apa hamil lagi, kau memang top cer Werren " bangga Vanya, tanpa dia sadari ucapan kali ini mengundang pertanyaan dari seseorang yang ingin tahu.


"Glandma top cel itu apa " tanya Fiona kecil, bahkan mereka tidak menyadari jika dia sudah berada di hadapan sang grandma meminta penjelasan, kan otak kecilnya susah mikir bahasa orang dewasa memang sulit.


Ara langsung menatap tajam adiknya, memberi kode jika jangan menjelaskan yang menjerumuskan, lihat saja jika otak putrinya ikut oleh seperti Vanya, sedangkan Vanya yang di tatap hanya tersenyum dengan misterius.


"Sini sayang " panggil Ara, tidak dia tidak ingin otak cucunya di cuci oleh sang adik barbar kelewat batas ini, bahkan stock limited edition, sampai dia tidak menyukai itu cukup putrinya saja yang sudah di cuci otaknya, cucunya jangan sekarang saja sudah mulai mengikuti jejak sang mommy.


Fio langsung menghampiri sang grandma dan duduk di pangkuan sang grandma, memainkan apa saja yang ingin dia mainkan, rambut apa pun yang dia dapatkan.


"Glandma top cel apa " tanya Fiona, saat sudah berapa detik dia duduk dipangkuan sang grandma tapi tidak mendapat jawaban.


"Sayang mau BBQ " rengek Aqeela pada sang suami, semua orang langsung menatap sang empuk.


"Biar suruh bibik yang buat, Qeela mau daging apa " Narcy semangat.


"Semua nya " jawab Aqeela dengan wajah mengambang, membayangkan daging-daging yang lezat apa lagi chef nya yang wow, Aqeela jadi ngiler sekarang.


Melihat itu, Ara meringis pasti ada yang menjadi mangsa, dari pada menjadi maksa lebih baik dia kabur, kabur bukan lah tipe nya, tapi kali ini dia ingin kabur.


"Sayang ayo kita beli mainan " ajak Ara berniat ingin pergi, tapi baru juga berdiri sudah di hentikan.


"Mommy mau kemana " tanya Aqeela, mendengar itu Ara langsung duduk kembali.


Okay fix, kali ini dia tidak bisa kabur dan akan menikmati perintah sayang cucu yang mungkin saja di luar nalar manusia, Karna manusia tidak mungkin melakukan hal yang aneh.


"Bibik " teriak Narcy, dia ingin mengadakan BBQ dan bibik harus membantu mereka

__ADS_1


"No " larang Aqeela, membuat maid yang datang menghentikan langkahnya, Narcy langsung menyantap Aqeela dnegan bingung kenapa ?


Apa dia salah, tapi kan dia hanya ingin biar cepat terpenuhi, apa lagi bahan BBQ sudah ada di dalam kulkas, jadi aman, mereka tidak perlu ke pasar lagi, semua akan beres.


"Tidak boleh di bantu maid, Qeela ingin sayang, Daddy, kakak yang paling Tampan dan semua para laki-laki harus mengerjakan, sedangkan para wanita membuat rujak, sepertinya segar " jelas Aqeela, air liur sudah ingin menetes membayangkan.


"Dengan satu syarat, harus telanjang dada " lanjut Aqeela.


"APA " teriak mereka bersamaan, tentu saja mereka keberadaan, tolong otot-otot dada mereka akan terlihat di pertontonkan secara gratis tanpa di belai oleh para istri mereka.


Melihat penolakan, Aqeela langsung menangis dengan histeris membuat para keluarga panik, ngidam yang aneh.


"Huaaaaa "


"Sayang biar suamimu saja jangan semua ya " ucap Werren mengejan bernegosiasi pada snag istri, dia rela di lakukan apapun demi buah hati mereka.


Tapi Aqeela tetep pada keputusan, dia tidak mau bernegosiasi membuat semua orang tiba-tiba pening, bolehkah mereka kembali ke Indonesia saja, jika tahu begini mereka tidak akan datang.


"Sudahlah, jangan biarkan cucu ku ileran " ucap Devan yang setuju, membuat senyum di wajah Aqeela terbit.


"Ayo " ucap Darco, tapi sebelum itu dia menghubungi asistennya jika dia tidka bisa datang.


***


Di taman belakang mansion utama Darco, semua para laki-laki sudah siap melakukan tugas dan begitu pun para wanita yang sudah siap melakukan tugas mereka masing-masing.


Untuk para laki-laki tentu saja sudah telanjang dada memperlihatkan otot-otot mereka yang biasa hanya di sentuh oleh sang istri masing-masing, tapi kali ini mereka harus mempertontonkan pemandangan tersebut di semua anggota keluarga mereka.


Dan tidak kalah dengan para wanita yang sudah menggunakan daster dengan makeup ala badut, dan tidak lupa rambut yang di kepang dua, membuat mereka sangat lucu.


"Okay, Qeela akan membacakan peraturan BBQ kali ini " intruksi Aqeela membuat mereka hanya bisa bernafas pasrah, entah apa lagi yang di inginkan kali ini, apa lagi mereka melihat maid yang membawa speaker, astaga untuk apa speaker itu?


Aqeela menatap satu persatu, dan tersenyum bahagia, ini murni asli keinginan snag baby bukan keinginan nya, apa lagi melihat para wanita yang di hias, maafkan Qeela ini baby yang mau.


"Setiap lima detik baik yang BBQ ataupun yang bikin rujak harus berjoget " ucap Aqeela membuat mereka nyaris pingsan.


"Qeela jangan bercanda " protes Aqeel, tidak cukupkah dulu dia harus memakan somay aneh bin ajaib, dan sekarang tolong dia tidak bisa joget.


"Hiks ,,,, Hiks ,,,, sayang liat uncle mu tidak mau joget kita pulang saja " tangis Aqeela tiba-tiba membuat Werren panik.

__ADS_1


"Sayang, Kaka please kali ini saja " mohon Werren, dan saat mendapat Ara menatap tajam putranya, membuat Aqeel mau tidak mau mengangguk kepala.


Bukan apa, Ara ingin ini cepat selesai, mereka sama, bahkan mereka harus seperti badut demi penerus sultan.


"Baiklah " jawab Aqeel lemah, ini masih awal tapi tidak tahu nanti, bersiaplah wahai tuan muda, selanjutnya anda akan tersiksa.


"Ayo di mulai " perintah Aqeela, masing-masing langsung memulai aktivitas mereka dengan Aqeela yang menonton gerak gerik para wanita maupun pria.


*Ayo goyang dumang


*Biar hati senang


*pikirkan pun senang๐ŸŽถ


Saat musik di putar, saat itu semua orang langsung menghentikan kegiatan mereka dan langsung menggoyang pinggul mereka masing-masing.


"Hello,,, plincess Fio datang " teriak Fiona yang datang menggunakan baju renang pink, tak lupa kaca mata pink dan balon bebek di pinggangnya, pertanda dia siap untuk berenang tapi saat mendengar musik dia langsung berlari dengan lincah ikut bergoyang.


Baru saja Fiona ikut bergoyang music langsung berhenti, membuat mereka melanjutkan kembali goyang mereka.


"My kenapa belhenti " protes Fio, apa mommy tidak tahu jika dia baru saja ikut bergoyang.


"Iya sebentar lagi " jawab Aqeela, sambil menunggu Fiona berinisiatif untuk berenang di samping taman.


Dan sampai selesai mereka langsung acara BBQ mereka langsung membaringkan tubuh mereka di Karpet yang di sediakan, satu kata lelah, apa lagi mereka harus bergoyang dengan lagu yang memang luar biasa, sedangkan sang empuk tanpa rasa bersalah menikmati BBQ dan rujak.


"Pinggang ku rasanya mau patah " keluh Demian, sambil menikmati sate dan menggigit dengan kesal.


"Maaf Kaka " jawab Werren tidak enak.


"Jika bukan karna cucu ku, aku tidak sudi " kesal Demian lagi, sedangkan yang lain hanya bisa pasrah, Karna mereka sangat lelah sekarang.


Dan mereka membenarkan ucapan Demian, orang yang di kenal kejam di dunia bisnis tapi harus merendah dan melakukan hal konyol demi penerus selanjutnya.


Yang tidak bisa menemukan Single Mom ( Yuna ) , coba menggunakan nama pena Lili Anti ๐Ÿ”ฅ


Semoga ketemu ๐Ÿ’•


yang sudah mampir, terima kasih banyak semoga tuhan melindungi kita semua dimana lun berada ๐Ÿ™๐Ÿฅฐ

__ADS_1


__ADS_2