TWINS BABY

TWINS BABY
Part 49


__ADS_3

Dan benar saja saat matahari sudah mulai memperlihatkan diri, Aqeela yang merasa terusik langsung bangun, dan saat dia membuka mata, senyum merekah suaminya yang dia lihat.


"Aku pasti mimpi. " gumam Aqeela.


Suami yang dia rindukan berada di sampingnya dan tersenyum, senyum yang selalu dia tunjukan untuk dirinya.


Werren yang gemes mendengar itu, tidak tahan untuk tidak mencium bibir yang seperti nikotin untuk nya, tidak hanya ciuman


Cup


"Sayang tidak mimpi ini nyata. " ucap Werren kemudian, Aqeela langsung memeluk tubuh suami yang sangat dia rindukan, dan kemudian Aqeela batu menyadari jika dia melupakan sesuatu.

__ADS_1


Werren yang mengerti apa yang di pikirkan oleh istri seksinya, langsung gemes dan tidak tahan untuk melumut menyesap bibir pink merekah yang dia rindukan beberapa hari ini, ciuman yang lembut membuat Aqeela terbuai Werren sangat berhati-hati karena Aqeela sangat beharga untuk nya, tidak hanya saling menyecap atas dan bawah tangan Werren sudah meremas gundukan kenyal yang semakin membesar belakangan ini.


"Dua F sudah di antar oleh mommy. " ucap Werren di sela ciuman yang memabukkan, sekarang Werren sudah berpindah di n****a Aqeela yang masih tidak sadar kapan suami membuka kancing piyama yang dia gunakan, Aqeela mendesah dan meremas rambut Werren untuk memperdalam hisapan pada n***** nya, dengan senang hati Werren lakukan.


"Sayang boleh ya, dia sudah turn on. " Aqeela hanya mengangguk karna dia juga mengingatkan suami berada di dalam dirinya, Werren langsung merubah posisi sekarang sudah berada di atas Aqeela, dia akan bermain aman tidak ingin menyakiti istri dan calon bayi mereka, dalam hitungan detik pakaian Meraka terlepas dari tubuh mereka.


"Setelah ini sayang akan menjelaskan semuanya. " Aqeela tidak menjawab ucapan suaminya, matanya terpejam merasakan benda panjang itu masuk dengan sempurna di lubang nya, Aqeela tidak tahan untuk tidak mendesah apa lagi kenikmatan yang di berikan suaminya, Werren benar-benar memperlakukan Aqeela dengan hati-hati.


Permainan yang lembut tapi kenikmatan yang mereka rasakan, membuat dua insan saling mendesah nikmat satu sama lain, untuk penjelasan biarlah nanti yang penting menyalurkan kerinduan antara mereka yang terpenting.


***

__ADS_1


Sedangkan Ara yang menunggu sang cucu pulang sekolah, memperhatikan sekitar guna memperhatikan satu persatu wali murid, tidak ada yang sama tapi tiba-tiba dari kejauhan Ara menemukan seseorang yang duduk diam sambil memalingkan ponsel, dan seakan tidak tertarik dengan sekitar membuat Ara penasaran dan menghampiri wanita tersebut.


"Boleh aku duduk di sini? " wanita yang tadinya fokus memainkan ponsel, langsung menghentikan pergerakan memperhatikan Ara dengan intens, Ara yang melihat itu tersenyum saat tepat sasaran, orang yang dia cari berada di hadapannya, masih dengan posisi berdiri di hadapan wanita cantik di hadapannya, bukan menjawab dia malah melihat sekitar dan kemudian bernafas pasrah menggeser posisi duduknya saat tidak menemukan kursi kosong.


"Kau tidak bisu tapi kau tidak ingin bicara pada orang asing, kenapa kau tidak diam di hutan saja. " sindir Ara, membuat wanita di sampingnya langsung menyimpan ponsel dalam tas branded yang sangat Ara tahu berapa harga satu tas itu, mungkin satu harga mobil yang ada di grasi di mansion mereka.


"Jangan pernah menilai seseorang jika anda tidak tahu apa-apa tentang saya. " jawab Naura dengan nada tidak bersahabat.


"Kau - " belum selesai Ara bicara langsung terpotong oleh panggil yang sangat mereka kenali.


"Glandma "

__ADS_1


"Mommy "


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain, terima kasih sudah setia menunggu kelanjutan Fiona 🥰


__ADS_2