
"Kenapa sayang? " tanya Aqeela.
"Fio tidak mengenal Meraka my " adu Fiona, membuat Aqeela harus menghembuskan nafas kasar, dan langsung berjongkok menyamakan tinggi tubuh mereka, guna memberikan pengertian pada sang putri.
"Itu sebabnya Fio harus berkenalan dan pasti di ada teman " ucap Aqeela, dengan sabar dia memberi pengertian.
Belum juga Fiona menjawab datang seorang bocah kecil wanita cantik yang tidak kalah cantik dengan Fio membuat dia merasa tersaingi saja, tenang Fiona kau masih unggul.
"Hi kamu cantik, tapi lebih cantik aku " ucap nya membuat Fiona langsung maju, enak saja dia bandingkan, sedang Felix jangan di tanya dia sidah mengulum senyum, dia wanita pertama yang membandingkan adiknya, kita lihat apa yang Fio lakukan, apalagi wajahnya sudah merah padam menahan kesal yang teramat sangat.
"Fio lebih cantik " jawab Fiona menantang.
"Berhubung kita anak cantik ayo kita berteman, namaku Naira, dan kau? " tanya Naira, membuat Fiona langsung menatap sang mommy meminta persetujuan untuk menyambut uluran tangan bocah kecil bernama Naira, yang langsung di anggukkan kepala oleh Aqeela.
"Fiona " jawab Fiona, membuat gadis kecil bernama Naira mengangguk paham.
"Kamu cantik, ayo kita jadi bestie. " ucap Naira, membuat Nana yang mendengar itu meringis, Naira memang di kenal dengan anak yang penuh drama, dan banyak murid lain yang Naira buat jantungan, dengan tingkah laku nya.
Fiona yang mendengar itu langsung tersenyum dan merasa di bertemu dengan orang yang tepat, bahkan Fiona langsung berlalu masuk dalam kelas di ikuti oleh Felix, dan tentu saja Naira yang paling depan.
"Hi guys,,, come back come back, Naira yang cantik jelita akan memberi berita hot markotop sedunia " teriak Naira membuat semua murid di kalas langsung memandang mereka, dan apa lagi dua orang yang masuk di belakang Naira membuat mereka penasaran.
__ADS_1
Bahkan Felix langsung menutup telinga, saking kerasnya teriakan Naira yang bisa saja merusak gendang telinga nya kali ini.
"Meraka satu server " ucap Aqeela melihat tingkah laku Naira.
Nana yang melihat itu hanya bisa meringis, hal biasa dan dia sudah sangat hafal di luar kepala, dengan tingkah laku murid satu ini.
"Nyonya saya izin masuk" pamit Nana saat sidah saatnya masuk kelas.
Naira yang melihat ibu guru masuk langsung lari terbirit-birit dan duduk dengan tenang di kursinya, meninggalkan dua F di depan, menjadi pusat perhatian murid lain.
"Selamat pagi anak-anak, pagi ini kita kedatangan teman baru, ayo perkenalkan nama kalian sayang " ucap Nana.
"Nama saya Felix " ucap Felix singkat padat.
Fiona maju satu langkah dengan percaya dirinya, sebelum memperkenalkan namanya.
"Hi guys, nama aku Fiona yang cantik jelita sejagat laya, dan dia kembalan aku,,hanya beda,,, eeeemmm,,,satu, dua, tiga, enam latus,, ih pokonya beda dikit saja kalna Fio teljang teljang bial akak cepat oek Oek, balu Fiona yang oek Oek " cerita Fio membuat Felix pusing.
"Oh mereka kembar "
"Tapi kenapa mereka tidak laki-laki atau perempuan saja "
__ADS_1
Dan masih banyak lagi, kebingungan murid murid Nana yang banyak ingin tahu, Karna merek jarang menemukan kembar yang berada jenis kelamin.
Nana yang melihat itu akhirnya mengambil alih dan membantu menjawab kebingungan semua yang ada di kelapa mereka.
"Anak-anak kembar tidak mesti sama, perempuan sama perempuan jadi mereka juga bisa perempuan dan laki-laki, dan begitu pun sebaliknya, mereka tidak hanya sama wajah dan lain nya, yang pasti kembar tidak mesti sama " jelas Nana, yang langsung di anggukkan kepala oleh murid Nana.
"Fiona dan Felix silahkan duduk di kursi kosong di sana. " sambil menunjuk kuris kosong di dekat jendela.
"Bestie sini, Naira sendiri " ajak Naira, dan langsung saja Fiona duduk di samping Naira dan Felix duduk di kursi kosong lainnya.
***
Sedangkan seorang pria yang sudah selesai nelpon, bukan lanjut tidur tapi malah tidak bisa melanjutkan tidurnya, karna kepikiran dengan dengan ucapan sang putra.
"Apa ini yang di katakan filing seorang wanita " ucap Werren bermonolog sendiri.
Werren langsung menggeleng, tidak dia tidak boleh melanjutkan ini, cukup sampai disini, dia akan menjelaskan semuanya, ia dia akan menyelesaikan pekerjaannya dan kembali ke Indonesia, dia tidak ingin istri dan baby yang ada di kandungan Istrinya kenapa-kenapa karna memikirkan semua nya.
"Ia aku harus kembali " ucap Werren lagi, dia langsung bangkit dari posisi baring dan melanjutkan pekerjaan dan akan kembali ke Indonesia untuk beberapa hari kedepan.
Sebenarnya bisa saja dia menjelaskan semuanya di telpon tapi dia tidak ingin sang istri menyembunyikan sesuatu, setidaknya jika meraka saling berhadapan akan mengetahui segalanya, dari ekspresi wajah, sedih, marah, dan setidaknya sang istri akan melampiaskan padanya bukan benda mati atau pun barang lainnya
__ADS_1
Note: di ingatkan kembali yang ikut GA boleh dm sosial otor atau wa juga boleh, dan ss ke otor biar di cek ya, terima kasih 🥰