
1 Minggu kemudian.
Akhirnya masa libur mereka berakhir, hari ini mereka akan kembali di kediaman masing-masing, meninggalkan Jerman dengan kenangan kebersamaan mereka.
"Hati-hati di jalan " ucap Narcy, ah belum juga mereka berpisah dia sudah merindu dengan tingkat laku cucunya.
"Narcy datang lah di kediaman kami " ajak Dinda, dia sangat menunggu kedatangan Narcy yang sangat sibuk di dunia bisnis kuliner, tapi satu Minggu penuh mereka hanya memantau pekerjaan memalui email ataupun laporan dari kaki tangan mereka.
Tentu saja, mereka hanya datang jika waktu mendesak saja, dan sisanya biarkan kaki tangan mereka yang menentukan, momen langka mereka bisa berkumpul, tapi hari ini mereka akan berpisah.
"Kami akan datang jika ada waktu senggang " jawab Darco, Dominic mengangguk dia paham menjadi orang berpengaruh di negara tidak lah mudah, Karna dia juga di posisi tersebut bahkan di usia yang tidak muda lagi, mereka harus memantau atau sesekali datang jika para klien ingin bertemu langsung.
Mereka sudah pensiun tapi tetap saja para klien ingin bertemu langsung pada Presdir untuk silaturahmi dan tentu saja mereka tidak keberatan hal itu menjadi nilai plus bagi mereka, Karna biar setinggi apa pun kita berada jangan pernah merasa sombong, ingat semua hanya titipan di dunia.
Para pilot dan pramugari sudah siap akan membawa anggota keluarga BENATA kembali di negara mereka.
"Hati-hati di jalan, sayang " Narcy langsung memeluk para cucu mereka, dia pasti akan merindukan cucu menggemaskan kali ini.
Satu Minggu bersama, rasanya mereka tidak sanggup berpisah padahal mereka belum pergi.
"Oma, maacih cemuanya " ucap Fiona, bagaimana tidak dia membawa satu koper mainan dang sang Oma dan opa, kalau sudah berbau mainan percaya Fiona lupa dengan segala, tapi tidak dengan uang dia tetap ingin ya, apa lagi kartun blacklist eh salah black card, itu adalah segala bagi Fiona.
"Apapun untuk mu sayang, datang lah " ujar Narcy, tidak hanya Fiona tapi semua cucu yang di berikan mainan limited edition, bahkan untuk mainan saja Darco memberikan stock terbatas pada snag cucu.
"Oma, ayo ikut, kita goyang-goyang " ajak Fio sambil menggoyangkan pinggulnya, membuat Narcy dan yang lain harus mengingat momen memalukan untuk mereka.
Narcy langsung meringis, bayangkan saja setelah itu, penderita mereka tidak berakhir, dengan harus berpakaian badut, rambut yang di ikat tinggi dengan botol di kepala mereka biar rambut mereka bisa berdiri tegak, dan masih banyak lagi, dan ini semua ulah dari bayi dalam perut Aqeela, belum lahir tapi nyaris membuat mereka kehilangan wibawa mereka.
Jadi yang belum punya bisa ngantri, nanti fio kasih banyak kartu blacklist nya, canda ✌️
***
Setelah berpamitan berakhir, sekarang mereka sedang di pesawat menuju kembali di kediaman, tapi sebelum itu mereka akan berkunjung di kediaman Werren, untuk beberapa hari, dan kebetulan perjalanan dari Jerman ke Eropa tidak memakan waktu banyak.
"Selamat datang kembali tuan, nyonya " sambut anak buah Werren saat Werren dan anggota keluarga keluarga dari dalam pesawat.
__ADS_1
Ara dan yang lain juga ikut keluar, dan yang Laing unggul hanya bocah kecil berbaju bewarna pink kaca mata pink, koper kecil berisik mainan yang dia seret dan tidak hanya itu tas ransel kecil yang isinya hanya kartu dan uang bewarna Pink, dan katakan saja dia si pinky jangan Fiona.
Jiwa raga memang wanita yang suka bewarna pink, tapi jiwa spikopat memang luar biasa, kelihatan saja yang kecil tapi cerdik mengelabui lawan.
"Uncle oom " teriak Fiona saat melihat Wilson di sana, membuat Wilson yang menunduk harus berjongkok menyamakan tinggi badan mereka.
"Selamat datang kembali nona cantik " sambut Wilson, membuat sang tersenyum bahagia.
Sudah sangat lama dia hanya bisa menyaksikan nona kecil mereka yang lahir di tahan kelahiran sang mommy kembali ke Eropa, membuat Wilson hanya bisa menyaksikan di foto yang di pajang di mansion utama, tapi tetap saja werren melakukan Video call biar orang terdekat nya mengenal penerus nya.
"Bagaimana keadaan mu ?" tanya Werren kepala orang kepercayaan yang selalu melakukan yang terbaik demi melindungi dan rela menaruhkan nyawa demi dirinya.
Itulah sebabnya, Werren memberikan satu perusahaan untuk Wilson yang ada di Eropa tapi tetap menjadi orang kepercayaan, Wilson yang hidup sebatang kara tentu menolak, dia lebih nyama seperti sekarang mengabdi dan dekat pada anggota keluarga Werren apa lagi dua F yang sangat menggemaskan.
"Saya baik tuan " jawab Wilson dengan mengendong sang princess yang sudah sangat nyaman berada dalam gendongan nya, dan tidak lupa dengan koper di tangan kiri.
"Ayo " ajak Werren.
Aqeela langsung tersenyum saat sudah sangat lama dia meninggal mansion yang megah dan penuh cinta di dalamnya, dan akhirnya mereka kembali dengan dua bocah kecil menggemaskan, menjadi pelengkap dalam hidup mereka.
Ceklek..
Pintu otomatis terbuka untuk mempersilahkan sang tuan rumah untuk masuk, dan sebagian ruangan di renovasi, memperindah suasana.
"Wow,,kelen " kagum Fiona saat melihat desain mansion utama mereka, berbeda dengan mansion utama Benata.
Aqeela juga tidak kalah mengagumi, desain sudah berubah dengan anak tangga yang desain khusus, membuat tambah kemewahan tersendiri.
"Mom, dad istirahat, silahkan pilih kamar yang mana saja yang ada di lantai 2 " beritahu Werren.
Sedangkan para maid dan yang lain dengan sigap membawa koper mereka, mereka memilih untuk istirahat, walau perjalanan yang tidak panjang tapi mereka cukup lelah.
__ADS_1
***
"Sayang, nak gado-gado " rengek Aqeela saat sudah berada di dalam kamar, Werren yang baru saja ingin mendaratkan pantat di kasur langsung menghentikan pergerakan, apa lagi mendengar istri nya menginginkan sesuatu.
Tapi tunggu, gado-gado? jelas dia tahu dengan gado-gado, tapi selama dia tinggal di Eropa dia tidak pernah memakan gado-gado, kecuali di Indonesia.
"Sebentar, aku telpon Wilson dulu " belum juga Werren menemukan nama sang asisten, sudah di hentikan oleh istri cantiknya.
"Tunggu " Aqeela langsung bangun dari duduknya, menuju satu ruangan, entah apa yang dia cari di sana yang jelas Werren merasa tidak baik-baik saja.
"Ayo " ajak Aqeela, dengan sesuatu yang dia sembunyikan di punggung belakang nya, werren yang di tarik keluar hanya bisa pasrah, entah apa lagi yang ingin istrinya lakukan kali ini.
***
Sedangkan di kamar lain, yang semua bewarna Pink, seorang bocah kecil ke sana kemarin bermain rumah rumahan, dan jika bosan berpindah mainan lain , yang sudah di sediakan oleh sang Daddy.
"Aaaaarrrrrrggggggg "
"Holeeee "
"Nona muda hati-hati " pesan sang baby sitter, bahkan dia sampai kewalahan menghadapi kelincahan sang nona muda yang tidak bisa diam.
Fiona kegirangan saat bermain perosotan seorang diri, sedang bocah laki-laki yang duduk diam memperhatikan sang adik yang seakan tidak tertarik dengan mainan, apa pun yang yang ada di sana.
Saat asik bermain tiba-tiba dia mendengar suara aneh, seperti Guntur atau semacamnya membuat Fiona menghentikan mainan, dan langsung berlari menghampiri sang kembaran.
Duammmn
"Akakkkkk "
kira-kira suara apa itu ?
Okay, yang tidak menemukan Single Mom Yuna ?
Hanya ada di selingkuhan, Okay ✌️
__ADS_1