
6 bulan kemudian.
Tepat di mana usia kandungan Aqeela memasuki sembilan bulan. Dan selama itu Naura menunda pernikahan bukan apa, Anton tiba-tiba sakit membuat mereka menunda pernikahan yang sudah di sepakati bersama, Arnold dengan sabar menunggu membantu perawatan Anton selagi Naura yang mengambil alih perusahaan, dia ingin merawat Anton tapi perusahaan perlu dirinya, hanya dia pewaris satu-satunya membuat Naura mau tidak mau harus terjun di dunia bisnis. Hal yang sangat tidak dia sukai, tapi jika bukan dia siapa lagi yang mewarisi, Naira tentu tapi kapan sekarang saja Naira masih sangat kecil lalu bagaimana saat usia Naira sudah cukup perusahaan malah bangkrut, karna zaman sekarang banyak orang kepercayaan malah menusuk dari belakang apa dia tega menghancurkan jerih parah Anton dalam sekejap, tentu saja tidak dia harus mengalah dan tentu saja Naura tidak sendiri semua di bantu oleh Arnold yang memang ahli di dunia bisnis.
Hari ini adalah hari pernikahan Arnold dan Naura di laksanakan, pernikahan sederhana tidak seperti pembisnis lain nya, mereka hanya mengundang rekan kerja dan kerabat saja, semua itu demi kebaikan Anton yang baru saja pulih dari sakit jantung yang tiba-tiba kambuh. Bagaimana dengan Arnold? tentu dia tidak keberatan, pernikahan bukan di nilai dari seberapa mewah acara berlangsung tapi pernikahan sah di mata hukum dan agama itu saja sudah cukup.
Arnold sudah rapi dengan pakaian pengantin, dia tersenyum menatap pantulan diri di cermin yang sangat gagah dan tampan, dia tidak menyangka jika dia cocok dengan pakaian pengantin yang dia gunakan.
"Emmmm " deheman seseorang menghentikan penilaian Arnold pada dirinya. Dan melihat siapa yang datang. Darco pria paruh baya yang datang ke Indonesia di sela kesibukan demi putra angkat mereka yang akan melepas masa lajang.
"Uncle, " panggil Arnold.
"Dasar anak nakal kau tidak memberi tahu uncle, jika kau sudah punya seorang putri yang menggemaskan " ujar Darco langsung memeluk putra supir mereka.
__ADS_1
Ia, Arnold adalah anak dari supir pribadi Darco, tapi sayang beliau meninggal saat penyerang masion, Darco sangat marah dan menghabisi orang yang sudah berani menyerang dan membunuh supir kepercayaan mereka. dan itu sebabnya Darco mengangkat Arnold menjadi putra sebagai ganti pengabdian supir pribadi mereka.
"Mom akan menembak mu sudah menyembunyikan cucu mommy. " ucap Narcy membuat dua pria yang saling berpelukan melepaskan pelukan mereka begitu mendengar suara Narcy.
"Aun- " belum selesai Arnold bicara sudah di potong oleh Narcy.
"Mommy, Arnold sekali lagi mom akan membawa lari cucu mommy " ancam Narcy, Arnold langsung berlari memeluk tubuh wanita paruh baya yang terlihat kejam tapi tersembunyi kasih sayang yang begitu besar di berikan pada Arnold tidak memandang siapa dia berasal dari darah daging atau bukan, tapi Narcy memperlakukan Arnold seperti anaknya sendiri.
"Omaaa " teriak Fiona saat melihat wanita paruh baya di dalam ruangan pengantin.
"Cucuku, kemari " ujar Narcy langsung memeluk tubuh cucu yang sanga dia rindukan, sedangkan Naira hanya tersenyum kecut saat lagi dan lagi dia tidak merasakan mempunyai Oma, dia hanya mempunyai mom dan grandpa yang memiliki peran sekaligus.
"Sayang, sapa opa nak " ucap Arnold pada Naira, yang malu malu mendekati Darco, Karna gemes Darco langsung berjongkok dan membawa Naira di Gendong.
__ADS_1
"Liat cucu opa, cantik sekali siapa namanya? " tanya Darco.
"Naira opa. " jawab Naira malu malu meong kau Naira.
"Bestie jangan malu, opa baik nanti kita main d jelman, opa suka beli Mainan dool dool, keyen " ujar Fio dengan semangat. Naira hanya menanggapi dengan senyuman toh dia tidak tahu Mainan dool dool yang di maksud.
"Benar, nanti main di mansion Oma kita beli banyak mainan okay cucu cucu Oma " ucap Narcy membuat mereka bahagia.
"Horeeee " bahagia mereka. sudah kembali lagi malu malu meong hilang, dasar barbar memang tidak bisa tobat ya guys.
Tok Tok Tok
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang lain mohon masukan dan saran nya
__ADS_1