
Tiga bulan kemudian.
Dua bocah kecil yang asik minum susu dari botol kecil berbaring terlentang di karpet bulu, dan satu bocah kecil wanita yang masih mengunakan seragam sekolah menghampiri adik nya.
"Adik minum susu? " tanya Fiona, padahal tanpa di tanya juga dia sudah tahu jika dua adik W sedang minum susu. Suasana sepi membuat Fiona tersenyum misterius, tapi sebelum itu Fiona menyimpan tas ransel berada tidak jauh darinya. Dan memastikan sekali lagi jika kondisi aman, kamar mandi yang tertutup rapat kondisi aman, sudah saatnya Fiona melancarkan aksinya.
Oek Oek Oek
Aqeela yang sedang di pup Karna merasa perutnya tidak enak, mendengar tangis dua W dengan panik dia menyelesaikan semua nya. Tidak hanya Aqeela, kebetulan Felix yang sudah menyelesaikan ganti seram sekolah menjadi pakaian santai mendengar tangis adik W, dan langsung saja Felix menuju di mana asal suara dan.
"Astaga Fiona, " teriak mereka bersamaan, sedangkan yang di teriaki hanya tersenyum dan malah asik susu dengan dua botol secara bergantian di tangan Nya.
"Mommy, akak adik W nangis jangan belisik. " ucap Fiona tanpa dosa, padahal dia sendiri yang menyebabkan tangis adik W, tapi malah menyalahkan orang lain
"Sayang, cup cup " ucap Aqeela menenangkan dua putra mereka, sedangkan Felix langsung mengambil botol yang sudah habis di hisap oleh adiknya. Karna botol yang kecil dan sisa setengah sekali di hisap oleh bayi besar tentu saja cepat habis.
__ADS_1
"Kau sudah gede jika harus minum di belakang. " tegur Felix, membuat Fiona memasang wajah sedih, dan saat itu Ara datang dan menghempaskan mereka.
"Ada apa ? " tanya Ara, sedangkan Aqeela habis memberi asi pada dia putra yang sekarang sudah mulai tenang, dan tertidur. di mana baby sitter dua W mereka kebetulan sedang sakit dan Aqeela memberi mereka izin untuk istirahat dan jika sudah sehat baru kembali bekerja.
Fiona menunduk takut, sambil memainkan baju sekolah sebentar lagi air mata yang mengapung di mata akan menetes.
"Adik grandma dia ambil susu adik W " ujar Felix membuat Ara langsung menatap cucu perempuan yang menunduk dan menghapus air mata yang mengalir deras. Kejadian yang tidak hanya terjadi satu kali, Fiona sering melakukan hal yang sama jika tidak susu di botol dia malah makan susu bubuk di lemari, jangan di tanya bagaimana dia mendapatkan tentu saja Fiona memiliki seribu rencana menyebabkan dia bisa mendapatkan yang dia ingin.
Entah kenapa semenjak baby W lahir, Fiona akan melakukan hal aneh di luar nalar manusia, Meraka bahkan berfikir apa mereka terlalu sibuk pada dua W sampai Fiona melakukan semua itu, tapi mereka tidak pernah membedakan satu sama lain.
"Fio ingin susu? " tanya Aqeela dengan lembut, sambil menghapus air mata Fiona yang menangis deras, Fiona mengangguk kepala.
"Mau mommy buatkan? " tanya Aqeela lagi, tapi Fiona menggeleng kepala membuat mereka langsung saling pandang.
"Lalu ? " kini giliran Ara yang bertanya. Bukan menjawab Fiona malah memainkan kancing baju Aqeela.
__ADS_1
"Jangan bilang ingin susu adik. " ucap Felix membuat Fiona menyembunyikan wajah malu.
"Benarkah? " tanya Aqeela memastikan, dengan malu-malu meong Fiona mengangguk kepala. Felix langsung menepuk kening.
"Baiklah, hanya satu kali ini milik adik jika Fio ingin nanti mom buatkan di gelas. " ucap Aqeela langsung membuka kancing baju dan mengeluarkan satu pa***** yang langsung di hisap oleh Fiona. Ara yang melihat itu hanya bisa menggeleng kepala.
"Sudah gedek masih *****. " ucap Felix.
"Sudah ayo kita ke bawah sayang. " ajak Ara pada Felix yang langsung keluar dari sana.
promo novel terbaru, part ke dua alias versi dewasa Fiona.
Single Mom Yuna , di selingkuhan 🔥
__ADS_1