
Di rumah sakit khusus di ruang persalinan, seorang wanita sedang berjuang menaruhkan nyawa untuk baby yang dia kandung selama sembilan bulan di rahim melihat dunia. Tidak hanya Aqeela yang berjuang sendiri sang suami dengan siap siaga menemani dan memberikan kata semangat pada sang istri.
"Sayang pasti bisa, demi baby kita. "
"Love you so much "
"Nyonya sudah saatnya anda mengejan " intruksi dokter, Aqeela yang mendengar itu langsung menarik nafas dalam-dalam dan langsung mengejan.
"Aaaaarrrrrrggggggg " teriakan pertama gagal, tidak menyerah Aqeela mengejan untuk ke dua kalinya, dan berhasil.
"Aaaaarrrrrrggggggg "
Oek Oek Oek
Bayi yang mereka tunggu akhirnya keluar juga, Werren bahkan sampai meneteskan air mata bahagia saat bayi yang mereka tunggu melihat dunia, selang ke 5 menit Aqeela langsung mengejan kembali.
"Aaaaarrrrrrggggggg "
Teriakan yang pertama bayi ke dua langsung lahir, Aqeela dan Werren langsung bernafas lega saat kedua baby mereka lahir dengan selamat.
Oek Oek Oek
***
Sedangkan di depan ruang persalinan, bocah kecil yang menggunakan dress bewarna pink terus mondar-mandir di depan pintu, sekali-kali dia berhenti memainkan ponsel genggam yang di kalung di lehernya, setelah selesai dia mondar mandir membuat sepasang suami istri paruh baya yang melihat itu memijat pelipis pusing.
"Sayang duduk lah, " ucap Ara, dia jadi pusing melihat sang cucu bolak balik tidak jelas. Devan membenarkan apa yang di katakan oleh istrinya, bahkan dengan refleks dia mengangguk, secara Aqeela sudah di tangani oleh dokter.
Fiona yang mendengar itu langsung menghampiri sepasang suami istri paruh baya, dengan memasang wajah cemas.
"Glandma, adik Oek Oek launching Fio tidak bisa tenang. " ujar Fio membuat mereka yang mendengar itu memaklumi, dan patut di acungi jempol dengan sikap Fiona tapi bolehkah duduk tenang?.
"Kami paham, tapi tenang lah duduk di sini, " sambil menepuk kursi kosong di samping mereka, dengan patuh Fiona menurut dan duduk di antara Devan dan Ara. Tapi bukan nya duduk diam dia malah berdiri sambil memainkan ponsel yang bergantung di lehernya, mengotak-atik ponselnya dan setelah menemukan seseorang langsung mengambil pose cantik biar seseorang di sebrang sana melihat kecantikan.
__ADS_1
***
Sedangkan di acara pernikahan yang sedang berlangsung, bocah kecil yang duduk di kursi pengantin memperhatikan banyak tamu yang tiba-tiba ponsel berdering, nama sang bestie yang tertera dengan cepat Naira menjawab panggilan sang bestie di sebrang sana.
"Hello bestie, " ucap Fiona di sebrang sana.
"Bestie duduk di kulsi laja. " lanjut Fiona di sebrang sana saat melihat Naira yang duduk di singgasana, sedangkan kedua mempelai sibuk menerima kata selamat dari para tamu.
"Iya bestie Naira tidak suka duduk di sana, di sini enak hihi " jawab Naira sambil tersenyum memperlihatkan deretan gigi putih.
"Bestie mana adik Oek Oek, Naira mau lihat? " tanya Naira pada Fiona di sebrang sana, Fiona langsung memperlihatkan wajah sedihnya membuat Naira bertanya.
"Bestie kenapa? apa adik Oek Oek tidak mau keluar ? " tanya Naira, Fiona mengangguk dengan lemah di sebrang, Naira yang melihat itu juga turut sedih, tapi hanya sebentar saat itu Fiona langsung melompat membuat Naira bertanya ada apa.
"Bestie kita lanjut nanti, adik Oek Oek sudah launching. " ucap Fiona di sebrang sana, bahkan tanpa menunggu jawaban Naira, Fiona langsung memutuskan sambungan telepon secara sepihak.
"Mommy, Naira mau adik Oek Oek juga. " teriak Naira membuat para tamu undangan memandang dirinya, tapi yang di tatap malah cuek cuek bebek.
***
"Daddy "
"Bagaimana keadaan Aqeela dan baby ? " tanya Devan .
Werren langsung memeluk tubuh Devan, dengan air mata bercucuran membuat Ara dan Fiona saling pandang, jika kalian bertanya di mana keberadaan yang lain dan Felix, tentu saja mereka masih berada di acara pernikahan Naura dan Arnold, mereka akan menyusul setelah acara selesai.
"Ada apa nak ? " tanya Ara .
"Aqeela selamat dan dua baby. " jawab Werren, akhirnya mereka bernafas lega saat semua selamat.
Dan saat itu dokter yang menangani Aqeela keluar, dan mengatakan jika Aqeela akan di pindahkan di ruang inap dan dua baby akan segara di bawa ke sana, Fiona yang mendengar itu sangat tidak sabar melihat adik Oek Oek, dia akan pamerkan pada snag bestie tentu nya.
***
__ADS_1
Dan akhirnya semua yang di tunggu-tunggu, semua anggota keluarga datang di ruang inap , tidak hanya keluarga besar Benata saja yang datang setelah acara pernikahan selesai, Anton dan pengantin baru juga ikut datang berkunjung di ruang inap Aqeela.
"Bestie sabal ya adik Oek Oek sedang di bungkus. " ucap Fiona membuat semua orang uang mendengar itu menganggak, yang benar saja di bungkus dia pikir barang apa, dasar Fiona.
"Naira tidak sabar ingin lihat adik Oek Oek bestie, dokter lama sekali nanti kita suntik mati saja dokter nya, siapa suruh menyembunyikan adik Oek Oek. " ujar Naira membuat mereka pening, ternyata tidak hanya Fiona saja yang membuat mereka pening ternyata Naira tidak kalah menguji.
"Iya bestie nanti kita suntik, dan dool dool. " jawab Fiona. Pucuk di cinta ulam pun tiba ruang di buka masuk dua suster dengan dua bok bayi masuk membuat dua bocah kecil berlari.
"Adik Oek Oek datang. " ucap Fiona bahagia.
"Silahkan beri asi pada kedua bayi nyonya. " beritahu suster yang mengantar kedua bayi mungil yang sudah di kerumuni oleh semua orang. Setelah Aqeela menjawab dua suster yang mengantar dua baby pamit undur diri.
Sedangkan dua bocah kecil yang menjadi pusat perhatian malah tertidur pulas, Karna gemas mereka langsung mengendong dua bayi mungil yang sangat tampan tampan, ia kedua bayi mereka laki-laki.
"Kenapa adik Oek Oek bobo telus. " protes Fiona, dia kan ingin ajak bermain tapi sang adik malah bobo, lihat sekarang Fiona bahkan menunjukkan Barbie pada salah satu adik nya.
"Adik Oek Oek laki-laki bestie dia tidak main Barbie. " beritahu Naira membuat Fiona lemah.
"Tidak apa bestie, nanti Naira minta sama mommy biar buat adik perempuan nanti kita ajak main Barbie." jawab Naira menenangkan sang bestie, yang di respon dengan girang oleh Fiona.
"Lalu siapa nama dua cucu kami? " tanya Ara yang di anggukkan oleh semua orang, tentu saja mereka sangat penasaran dengan nama kedua jagoan raja Eropa ini.
Aqeela dan Werren saling pandang, sebelum mengumumkan siapa nama kedua jagoan mereka lada semua orang yang ada di sana.
"Yang pertama William Edward Buffett putra "
"Dan yang kedua Willy Edward Buffett Putra " jawab mereka bersamaan .
"Welcome baby W " jawab mereka bersamaan.
Setelah banyak rintangan yang mereka lalui, akhirnya kebahagiaan yang semakin lengkap setelah hadirkan kedua putra mereka kedua, setelah dua F sekarang dua W , mereka akan menjadi kebanggaan mereka.
...~~ END~~...
__ADS_1
Terima kasih sudah mengikuti cerita receh otor sampai akhir, yang belum mampir di cerita Yuna di selingkuhan jangan lupa mampir, otor sangat menanti kehadiran kesayangan otor di sana 🔥😍